Clock By Blog Tips

Friday, October 7, 2011

Waspadalah..... Jika Pipis Lebih dari 8 Kali


Jika sering bolak-balik ke toilet pada siang hari atau malam hari, Anda patut waspada. Kemungkinan besar ada masalah di saluran kencing Anda. “Untuk kondisi normal di siang hari ini maksimal delapan kali. Harus hati-hati apalagi jika disertai susah menahan keinginan pipis,” ujar ahli urologi Rumah Sakit Asri Dr. Harrina E. Rahardjo saat Edukasi Media tentang Lakukan Tindakan Tepat untuk Mengatasi Inkontinensia Urin di Jakarta, Senin 3 Oktober 2011.

Tanda-tanda sering pipis dan susah menahan pipis ini bisa menjadi penanda inkontinensi atau pipis yang tak terkontrol. Harrina mengatakan tubuh butuh minum antara 2-2,5 liter air. Tubuh mempunyai sistem untuk mengeluarkan cairan. Dalam kondisi normal seseorang akan mengeluarkan urine atau kencing setiap 3-4 jam sekali. “Kandung kencing bisa menampung 300-400 cc dan setiap keluar harus habis,” ujarnya.

Namun Harrina juga mengingatkan jenis minuman bisa memicu seseorang lebih sering ke kamar kecil. Dia mencontohkan minuman kafein atau soda. Minuman yang mengandung kafein akan mempengaruhi pola buang air kecil.

Jika seseorang merasa beser atau sering pipis bolak-balik, harus dipastikan apakah karena kebanyakan minum atau memang ada sesuatu yang tidak normal. Demikian juga pada malam hari, jika seseorang bolak-balik terbangun untuk kencing. Selain dicurigai ada masalah, hal ini juga bisa menimbulkan gangguan fisik dan psikologis.

Setelah ditemukan sumber masalahnya, terapi bisa banyak dilakukan. Mulai dari pengobatan, perubahan perilaku, hingga operasi. Terapi pengobatan dan perilaku cukup efektif untuk mengatasi masalah ngompol ini. Terapi perilaku yang banyak dilakukan seperti mengurangi minum di malam hari, mengubah pola makan yang lebih kaya serat untuk mengurangi mengejan, melakukan senam kegel, dan penguatan otot dasar panggul.

Ahli Urologi lain, Dr. Arry Rodjani, juga meminta untuk rajin berolahraga terutama yang memperkuat otot dasar panggul. Jika semua terapi seperti pengobatan dan perubahan perilaku tak mempan, alternatif operasi harus dilakukan. Dia pun menguraikan beberapa teknik operasi. Cara operasi terbaru yakni dengan memasangkan semacam pita untuk menyangga kantong kemih. “Pada dasarnya ini menguatkan kantong kemih supaya tidak turun akibat lemahnya otot dasar panggul,” ujar dia.




Sumber : Tempointeraktif

Thursday, October 6, 2011

Waspadalah.....Sembarangan Duduk Saat Bekerja Picu Penuaan Dini


Pernah memperhatikan bagaimana posisi duduk Anda saat bekerja di kantor?  Hati-hati bila Anda memiliki kebiasaan duduk atau berdiri yang kurang baik karena hal ini dapat memicu penuaan dini. Postur tubuh yang kurang baik tersebut akan menyebabkan nyeri di bagian leher dan pundak, sakit di punggung bawah, dan sakit kepala.

Menurut penelitian, sejak usia 25 tahun, kita sudah mengidap sarcopenia atau kehancuran massa otot. Secara rata-rata, kita kehilangan seperlima dari setiap 450 gram otot setiap tahun. Masalah utamanya adalah melemahnya otot-otot perut yang disebabkan oleh kondisi duduk membungkuk selama bertahun-tahun, yang menyebabkan tekanan yang tidak seimbang pada tulang belakang bagian bawah. Demikian menurut Carolyn Hewison, manajer fisioterapi untuk rumah sakit dari grup Nuffield.

Untuk menghindari postur tubuh yang buruk, cobalah untuk berdiri tegak beberapa kali dalam sehari. Caranya dengan berdiri menempel di dinding, termasuk pundak, pinggang, dan kepala, untuk mendorong postur yang lebih baik. "Cobalah menjaga posisi tersebut saat Anda berjalan. Semakin sering Anda melakukannya, semakin terbiasa otot-otot perut dan punggung Anda dalam memberikan dukungan yang diperlukan (untuk menyangga tubuh)," tuturnya.

Memang tidak ada cara untuk mencegah sarcopenia ini sepenuhnya. Namun, Anda bisa mencoba mencegah kondisi tersebut dengan melakukan latihan beban secara teratur untuk mendapatkan kekuatan otot.

"Fungsi otot bisa meningkat dengan latihan daya tahan, bahkan setelah awal serangan sarcopenia," ujar Robert Wolfe, profesor bidang geriatrik (ilmu tentang orangtua) di University of Arkansas.

Menurut dia, jauh lebih efektif untuk memulainya sebelum proses penuaan tersebut dimulai pada usia 40 tahun. Dengan kata lain, bila ingin awet muda, biasakan menjaga postur tubuh yang baik dengan berdiri tegak.



Sumber : TribunNews.com

Monday, October 3, 2011

Waspadalah.....Kondisi Ozon Memburuk, Manusia Kian Terancam


Para ahli memperingatkan, angka kematian akan meningkat pada dekade mendatang. Ini dipicu memburuknya kondisi ozon dan perubahan iklim.

Sebuah laporan yang dipresentasikan di pertemuan tahunan European Respiratory Society di Amterdam, Belanda, meprediksi, Belgia, Prancis, Spanyol dan Portugis akan mengalami perubahan iklim terbesar terkait kematian ozon dalam 50-60 tahun mendatang.

Penulis studi memanfaatkan skenario gas emisi dan model iklim global guna mensimulasi bagaimana tingkat ozon masa depan di bagian atmosfer yang lebih rendah di wilayah yang berbeda akan dipengaruhi perubahan iklim.

Hasil menunjukkan, peningkatan terbesar selama dekade mendatang akan terjadi negara tersebut yakni antara 10-14%.

“Ozon merupakan polutan oksidatif tinggi terkait perawatan dan kematian karena masalah sistem pernapasan,” ujar ahli polusi udara Hans Orru.

Selain itu, ahli dari Estonia itu mengatakan, ozon di tingkat bawah terbentuk akibat meningkatnya suhu bersamaan perubahan iklim. “Efek perubahan iklim mampu mempengaruhi tingkat ozon dan perubahan ini akan berdampak pada kesehatan warga,” ujarnya seperti ditulis UPI.

Di sisi lain, meski ozon di lapisan bawah berbahaya, ozon di atas atmosfer membantu melindungi permukaan Bumi dari kerusakan radiasi elektromagnetik. 



Sumber : Inilah.com

Thursday, September 29, 2011

Waspadalah.....Perubahan Sikap Pria Di Awal Pernikahan


Tidak sedikit pasangan pengantin baru yang harus menghadapi 'mimpi buruk' usai pesta pernikahan. Mereka merasa tiba-tiba ada perubahan pada pasangan ketimbang saat masih pacaran. Masalah pun bisa datang dari banyak hal.

Banyaknya perubahan yang terjadi, baik yang disadari maupun yang tidak memiliki efek yang dapat berpengaruh pada kelangsungan rumah tangga. Seperti dirangkum dari Weddingku, ada baiknya Anda mulai memahami enam perubahan pria berikut ini yang paling terlihat di awal pernikahan.

Perilaku
Jika dulu si dia tidak pernah lupa mengingatkan makan, kini kalimat-kalimat perhatiannya untuk Anda sudah tidak pernah disampaikan lagi. Begitu pun dengan perilaku si di rumah yang terkadang bisa membuat Anda marah dan jengkel. Jika dulu Anda membereskan rumah sendiri dan selalu menaruh barang di tempatnya, dengan mudahnya suami menaruh barang sembarang dan mengacaukan rumah. Hal-hal kecil seperti itu sebaiknya dikomunikasikan dengan baik pada suami.

Si Dia Tidak Lagi Malu
Saat bangun di pagi hari, ia seenaknya menguap dan buang gas di dalam kamar, bahkan di tempat tidur yang sama dengan Anda. saat pacaran hal ini menjadi tabu untuk diperlihatkan, namun lihat sekarang, ia sama sekali tidak peduli dengan bau mulut yang menghinggap di hidung pasangannya. Ingin membentak, namun hati kecil tahu bahwa hal ini sangat lumrah dan manusiawi. Akhirnya, Anda mengurungkan niat Anda dalam mengatasi hal tersebut.

Sifat "Asli"
Saat berbagai kebiasaan buruk telah Anda temukan, kini ia pun mulai memperlihatkan pribadi yang menyebalkan. Sifat terbaik yang dulu sempat ditunjukkan, kini luntur bersama hadirnya si buah hati. Saat dulu, Anda melihat ia sebagai figur yang sanggup untuk dibagi kesusahan, kini tinggal Anda sendiri yang harus melaksanakannya sementara ia sibuk dengan urusannya sendiri. 

Bisa jadi pada titik ini, Anda di landa rasa penasaran, kemana sosok yang dulu sempat saya banggakan. Jangan khawatir, bila Anda termasuk orang yang peka, sifat-sifat tersebut biasanya sudah terlihat sejak masa pacaran, sekarang giliran Anda untuk menerima atau malah menyiasatinya.




Sumber : Pesatnews.com

Wednesday, September 28, 2011

Waspadalah.....Berbohong Bisa Picu 'Gangguan' Jiwa


Kebiasaan berbohong memang terkesan sepele. Namun, awas! Kebiasaan berbohong yang dilakukan terus menerus bisa mengakibatkan gangguan kejiwaan. Benarkah ?

Bohong merupakan upaya seseorang untuk mengalihkan dari fakta yang sebenarnya. Pada saat berbohong seseorang sebenarnya sedang melawan tentang apa yang sebenarnya harus disampaikan. Saat berbohong terjadi konflik batin dalam diri seseorang ingin berkata jujur atau tidak.

Apalagi jika ada upaya-upaya dari pihak luar yang berusaha untuk membuktikan kebohongan tersebut, tantangan bagi mereka yang berbohong semakin berat dan ini pasti menambah tekanan kejiwaan bagi orang yang sedang berbohong dan mempertahankan kebohongannya.

Dr.dr.Ari F Syam SpPD-kGEH,MMB,FINASIM,FACP, spesialis penyakit dalam FKUI-RSCM mengatakan tekanan jiwa ditambah lagi dengan stress-stress lain selama mempertahankan kebohongan akan menyebabkan gangguan jiwa (Neurosis) baik depresi maupun ansietas maupun gangguan fisik akibat kejiwaan berupa penyakit Psikosomatik.

Psikosomatik adalah penyakit fisik yang didasari oleh penyakit psikis. Seperti diketahui berbagai penyakit akan kambuh jika adanya faktor stress yang mencetuskan keadaan tersebut. Misalnya, asam lambung akan meningkat saat stress.

Pasien yang mengalami psikosomatik akan diare atau bisa saja sebaliknya menjadi susah buang air besar. Dalam keadaan stress tekanan darah menjadi tidak terkontrol, gula darah juga tidak terkontrol, serangan asma akan terjadi pada penderita asma yang mengalami kekambuhan karena stress.

Begitu pula dengan serangan stroke atau serangan jantung yang juga dapat dipicu oleh terjadinya stress. Pasien yang mengalami psikosomatik bisa saja mengalami gangguan fisik yang lebih menonjol tanpa menyadari bahwa faktor psikis yang mendasari kelainan fisik yang terjadi.

“Pasien bisa saja datang dengan keluhan gatal pada kulit atau bahkan berupa eksim, pegal-pegal pada bagian badan tertentu (fibromialgia), sesak nafas tanpa sebab yang jelas,sakit kepala kronis,migren, nafsu makannya menjadi terganggu umumnya menurun tetapi bisa saja meningkat. Bisa juga tidurnya menjadi terganggu,” katanya.

Nafsu makan yang menurun, terjadinya gangguan tidur tentu akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan akhirnya menyebabkan pasien yang mengalami stress tersebut rentan terhadap berbagai penyakit infeksi.




Sumber :  Inilah.com


Thursday, September 22, 2011

Waspadalah.....Jarak Cuci Darah 2 Hari Kosong Bisa Berisiko Komplikasi

(Foto: thinkstock)

Penderita gangguan ginjal kronis biasanya harus melakukan dialisis (cuci darah) secara rutin 3 kali seminggu dengan jadwal Senin, Rabu, Jumat atau Selasa, Kamis, Sabtu. Karena ada interval atau jarak mencapai 2 hari (contoh Jumat kembali lagi ke Senin ada 2 hari kosong) padahal biasanya selang 1 hari, maka ini akan menimbulkan risiko komplikasi.

Peneliti dari US Renal Data System (USRDS) dan University of Minnesota, menyimpulkan pasien lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena komplikasi jika memberikan interval atau jarak 2 hari antara sesi dialisis dibandingkan dengan jarak 1 hari.

"Hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara interval 2 hari dari sesi dialisis dengan risiko kesehatan," ujar peneliti Dr Robert Foley, wakil direktur USRDS Coordinating Center seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (22/9/2011).

Hemodialisis adalah salah satu bentuk dialisis yang paling umum, proses ini biasanya dilakukan pada orang yang fungsi ginjalnya tinggal 15 persen atau kurang. Perawatan ini menggunakan mesin untuk menghilangkan racun dan cairan berlebih dari darah.

Sebagian besar pasien melakukan dialisis 3 kali seminggu untuk sesi sekitar 4 jam, biasanya jadwalnya pada hari Senin, Rabu dan Jumat atau Selasa, Kamis dan Sabtu, jadi dalam 1 hari seminggu pasien memiliki jarak dialisis selama 2 hari.

Studi yang dilaporkan dalam New England Journal of Medicine ini melibatkan sekitar 32.065 pasien yang rata-rata berusia 62 tahun dan sedikitnya sudah melakukan dialisis selama 2 tahun.

Diketahui bahwa tingkat risiko terkena jantung lebih tinggi pada orang yang memiliki interval jarak dialisis 2 hari dibanding yang 1 hari, serta tingkat kematian akibat jantung juga tinggi.

Hal ini kemungkinan karena semakin lama menunggu waktu untuk menghilangkan kelebihan cairan atau kelainan elektrolit yang ada, mungkin berhubungan dengan kadar potasium yang tinggi sehingga berbahaya bagi jantung.



"Pesan dari studi ini adalah interval 2 hari yang panjang bisa menjadi titik risiko untuk gangguan jantung dan kemungkinan masuk rumah sakit. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah kita perlu memeriksa kembali jadwal dialisis 3 hari dalam seminggu?" ujar Dr. Martin Zand, seorang profesor kedokteran di divisi nefrologi di University of Rochester Medical Center di New York.

Dr Zand menuturkan pasien harus menanyakan pilihan dialisis lainnya pada dokter seperti dialisis peritoneal di rumah atau menambahkan waktu dialisis, atau dengan meminimalkan asupan cairan dan makanan yang asin serta tinggi kalium seperti pisang dan alpukat.

Dengan jarak interval 1 hari yang lebih aman maka penderita ginjal akan lebih baik melakukan cuci darah tanpa dijadwal hari tapi melihat selang 1 hari-nya saja.




Sumber : detik

Monday, September 19, 2011

Waspadalah.....Bintik Kuning di Mata Tanda Penyakit Jantung


Bercerminlah dan perhatikan mata Anda. Segera periksakan diri ke dokter jika terdapat garis atau bintik kuning di kulit sekitar kelopak mata. Itu karena garis tersebut bisa jadi penanda penyakit jantung.

Hal tersebut merupakan hasil  penelitian yang dilakukan tim dari University of Copenhagen, Denmark, dengan melibatkan lebih dari 12 ribu orang. Seseorang dengan kondisi yang juga dikenal sebagai xanthelasmata ini, cenderung mendapat serangan jantung atau meninggal dunia dalam waktu 10 tahun.

Bintik atau garis kuning merupakan endapan kolesterol, tidak menimbulkan rasa sakit ataupun mengganggu penglihatan. Tetapi banyak orang ke dokter kulit untuk bisa menyamarkan atau menghilangkannya. Menurut penelitian yang dipublikasi secara online di British Medical Journal, orang dengan xanthelasma harus memeriksakan ke dokter.

Seseorang dengan xanthelasmata berisiko 12 persen lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan seseorang yang tidak mengalami kondisi ini. Bintik kuning di sekitar kelopak mata ini lebih bisa diandalkan sebagai tanda penyakit jantung pada wanita.

"Prevelensi xanthelasmata tidak jauh berbeda antara pria dan wanita. Tetapi, pada wanita tanda ini bisa jadi prediksi yang lebih baik dibandingkan pada pria," kata Profesor Anne Tybjaerg-Hansen dari University of Copenhagen, seperti dikutip dari Daily Mail.

Hal ini, menurut Anne, dapat menjelaskan fakta bahwa pria dan wanita memiliki faktor risiko yang sama dalam hal penyakit jantung.  Tim peneliti mengungkap, temuan ini secara jelas menemukan untuk pertama kalinya bahwa orang dengan xanthelasmata memiliki peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Studi ini juga menemukan garis warna putih atau abu-abu di sekitar kornea, yang dalam istilah medis dikenal sebagai arcus corneae, tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Dalam penelitian ini, Profesor Anne mencatat riwayat kesehatan 12.745 responden dari 1976 hingga Mei 2009. Usia mereka antara 20 hingga 93 tahun dan tidak terkena penyakit jantung pada awal proyek penelitian.





Sumber : vivanews

Wednesday, September 14, 2011

Waspadalah..... Penyakit THT Mengancam saat Kemarau


Pada musim kemarau tahun ini, masyarakat diharapkan waspada terhadap serangan penyakit di sekitar Telingan, Hidung dan Tenggorokan (THT).

"Radang tenggorokan dan hidung kerap meningkat pada saat musim kemarau. Peningkatannya bisa mencapai 50%," ujar ahli THT yang juga Rektor Unisba M Thaufiq Siddiq Boesoirie usai acara silaturahmi keluarga besar Unisba di Kampus Unisba, Jalan Tamansari Kota Bandung, Kamis (8/9/2011).

Dengan intensitas hujan yang kurang, jelas Thaufiq, penyakit radang tenggorokan dan hidung akan dengan mudah menyergap. Meski demikian, dia mengaku pada tahun ini jumlah penderita penyakit tersebut menurun drastis.

"Mungkin akibat puasa jadi jumlah penderita menurun. Karena menurut penelitian, saat puasa detoksasi kenetralan racun meningkat dan imun tubuh pun meningkat," tambahnya.

Untuk menangkalnya, tands Thaufiq, masyarakat diharapkan banyak mengonsumsi protein yang tinggi, seperti telur, daging ayam, dan daging sapi. "Hal ini karena protein yang tinggi sebagai dasar pembentukan antibodi," pungkasnya.




Sumber : inilah.com




Monday, September 12, 2011

Waspadalah....Hasil Studi: Orang Narsis Bisa Jadi Bos yang 'Mengerikan'


Meski narsis berguna untuk remaja guna menaikkan rasa percaya diri, tapi orang yang narsis tak cocok menjadi bos atau pemimpin. Menurut studi terbaru, orang narsis bisa menjadi bos yang 'mengerikan' karena hanya mementingkan diri sendiri.

Studi terbaru yang akan dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science menunjukkan bahwa sifat narsis sebenarnya baik untuk dapat meningkatkan karir seseorang karena orang narsis biasanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi serta dominasi, yang membantu karirnya terus menanjak.

Tapi ketika menjadi pemimpin, baik pemimpin bisnis ataupun politik, maka orang narsis bisa menjadi bos yang 'mengerikan' dengan otoritas tinggi dan mementingkan diri sendiri.

"Para pemimpin yang narsis memiliki efek yang sangat negatif pada kinerja mereka. Mereka menghambat komunikasi karena mementingkan diri sendiri dan otoritarianisme," jelas penulis studi Barbora Nevicka, Ph.D, seperti dilansir Healthday, Senin (12/9/2011).

Menurut Nevicka, di tempat kerja komunikasi seperti berbagi informasi, perspektif dan pengetahuan sangat penting untuk membuat keputusan yang baik. Dalam sebuah kelompok, tim proyek, komite pemerintah, setiap orang membawa sesuatu yang baru. Itulah manfaat dari tim yang dapat menciptakan hasil yang baik.

"Orang yang narsis sangat meyakinkan. Mereka cenderung dipilih menjadi pemimpin. Tapi ada bahayanya," lanjut Nevicka.

Peneliti mempelajari 150 orang yang diminta untuk membuat keputusan dalam tiga kelompok, untuk menunjukkan bahwa orang yang narsis mementingkan diri sendiri dapat menghambat ide-ide kreatif yang merupakan bagian penting dari kelompok pengambil keputusan yang efektif dan berkinerja.

Dalam studi tersebut, setiap kelompok diminta untuk memilih calon pekerja. Hasilnya, kelompok-kelompok dengan 'bos' paling narsis selalu memilih calon yang terburuk.

Narsis atau yang dalam istilah ilmiah disebut Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan psikologis ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.

Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang menderita gangguan narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu.



Sumber : detik

Waspadalah.....Kenali Ciri-Ciri Zat Berbahaya Pada Makanan

 
Zat-zat berbahaya yang bisa menyebabkan penyakit mematikan seperti kanker bisa saja terdapat pada jajanan pasar atau jajanan anak-anak di sekolah. Apa saja zat-zat berbahaya itu, ciri-cirinya jika terkandung dalam makanan dan apa efeknya jika tubuh mengonsumsinya?

Pewarna Kuning Metanil (Methanil Yellow)
Kuning metanil adalah zat warna sintesis berwarna kuning kecokelatan dan berbentuk padat atau serbuk. Pewarna ini digunakan untuk pewarna tekstil dan cat. Kuning metanil merupakan bahan yang dilarang untuk digunakan sebagai pewarna pangan.

Kuning Metanil akan berbahaya jika terhirup, mengenai kulit, mengenai mata dan tertelan. Akibat yang ditimbulkan bisa iritasi pada saluran pernapasan, gangguan pada mata dan bahaya kanker pada kandung dan saluran kemih.

Apabila tertelan, bisa menyebabkan mual, muntah , sakit perut, diare, panas, rasa tidak enak dan tekanan darah rendah.
 

Penyalahgunaan kuning metanil untuk pangan telah ditemukan untuk beberapa jenis pangan di antaranya, kerupuk, mie, pangan jajanan berwarna kuning dan banyak juga sebagai pewarna pada tahu. Ciri pangan dengan pewarna kuning metanil biasanya, berwarna kuning menyolok dan cenderung berpendar, banyak memberikan titik-titik warna karena tidak homogen (misalnya pada kerupuk). Pewarna Rhodamin B

Ini juga merupakan pewarna sintesis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas. Bentuknya serbuk kristal merah keunguan dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar. Zat warna ini juga dilarang digunakan untuk makanan.

Rhodamin B juga berbahaya jika terhirup, mengenai kulit, mengenai mata dan tertelan. Akibatnya yang ditimbulkan bisa iritasi pada saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi pada mata, iritasi saluran pencernaan dan bahaya kanker hati.

Jika tertelan selain menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan, cirinya air seni akan berwarna merah atau merah muda. Penyalahgunaan rhodamin B untuk pewarna pangan telah banyak ditemukan pada panganan seperti kerupuk, terasi, dan beberapa jajanan yang berwarna merah.

Perlu diketahui juga, ciri-ciri pangan dengan pewarna ini adalah: berwarna merah menyolok dan cenderung berpendar, banyak memberikan titik-titik warna karena tidak homogen (misalnya pada kerupuk dan es puter).

Formalin
Formalin adalah larutan yang tidak berwana dan baunya sangat menusuk. Di dalam formalin terkandung sekitar 37 % formaldehid dalam air. Biasanya ditambah metanol hingga 15 % sebagai pengawet. Barang ini biasa digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis dan disinfektan untuk peralatan rumahsakit serta untuk pengawet mayat. Formalin juga dilerang keras digunakan untuk pengawet makanan.

Bahaya formalin jika terhirup, mengani kulit dan tertelan, bisa menyebabkan luka bakar, iritasi pada saluran pernafasan, reaksi alergi, dan bahaya kanker pada manusia. Bila tertelan sebanyak 2 sendok makan saja atau 30 mL formalin bisa menyebabkan kematian.
 

Gejala yang ditimbulkan jika formalin tertelan maka mulut, tenggorokan dan perut terasa terbakar, sakit menelan, mual, muntah, diare, kemungkinan terjadi perdarahan, sakit perut yang hebat, sakit kepala, hipotensi, kejang, tidak sadar hingga koma. Selain itu, juga bisa menyebabkan kerusakan hati, jantung, otak, limpa, pankreas, sistem susunan syaraf pusat dan ginjal.

Beberapa makanan yang ditemukan mengandung formalin sebagai pengawet di anataranya mie basah, tahu, baso, ayam dan ikan serta beberapa hasil laut lainnya.

Untuk mengetahui apakah beberapa makanan seperti mie, tahu dan baso berformalin, berikut ciri-cirinya.

Ciri-ciri mie basah berformalin: tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar (25 derajat celcius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius). Tidak lengket dan mie lebih mengkilap dibandingkan mie normal. Bau agak menyengat seperti bau formalin.

Ciri-ciri tahu berformalin: Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar 25 derajat Celsius dan bisa tahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius). Tahu terlampau keras, kenyal namun tidak padat. Bau agak menyengat.

Ciri-ciri ikan segar atau hasil laut berformalin: tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar (25 derajat C). Warna insang merah tua tidak cemerlang, bukan merah segar dan warna daging ikan putih bersih. Bau formalin atau agak menyengat.

Ciri-ciri ikan asin berformalin: tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu 25 derajat celsius. Bersih cerah dan tidak berbau khas ikan asin. Tidak dihinggapi lalat di area berlalat.

Ciri-ciri baso berformalin: Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar 25 derajat celsius, teksturnya sangat kenyal dan bau formalin agak menyengat.

Ciri-ciri ayam berformalin: Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar 25 derajat Celsius, teksturnya kencang dan bau formalin tercium.

Boraks
Boraks adalah senyawa berbentuk kristal, warna putih, tidak berbau dan stabil pada suhu tekanan normal.

Boraks merupakan senyawa kimia berbahaya untuk pangan dengan nama kimia natrium tetrabonat (NaB4O7 10H2O). Dapat dijumpai dalam bentk padat dan jika larut dalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat (H3BO3). Boraks atau asam borat biasa digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, bersifat antiseptik dan mengurangi kesadahan air. Bahan berbahaya ini haram digunakan untuk makanan.
 

Bahaya boraks jika terhirup, mengenai kulit dan tertelan bisa menyebabkan iritasi saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi mata dan kerusakan ginjal. Jika boraks 5-10 gram tertelan oleh anak-anak bisa menyebabkan shock dan kematian.

Efek akut dari boraks bisa menyebabkan badan berasa tidak enak, mual, nyeri hebat pada perut bagian atas, perdarahan gastro-enteritis disertai muntah darah, diare, lemah, mengantuk, demam dan sakit kepala.

Penyelahgunaan boraks untuk makanan telah ditemukan pada mie basah, baso, kerupuk dan jajanan lainnya.

Untuk mengetahui makanan mengandung boraks ciri-cirinya sebagai berikut:
- Ciri-ciri mie basah mengandung boraks: Teksturnya kenal, lebih mengkilat, tidak lengket, dan tidak cepat putus.

- Ciri baso mengandung boraks: teksturnya sangat kenal, warna tidak kecokelatan seperti penggunaan daging namun lebih cenderung keputihan.

-Ciri-ciri jajanan (seperti lontong) mengandung boraks: teksturnya sangat kenyal, berasa tajam, seprti sangat gurih dan membuat lidah bergetar dan meberikan rasa getir.

- Ciri-ciri kerupuk mengandung boraks: teksturnya renyah dan bisa menimbulkan rasa getir.
 
 
 
 
Sumber : Suara Media

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran