Clock By Blog Tips

Friday, November 11, 2011

Waspadalah.....Kurang Minum Air Picu Diabetes ?


Sebuah studi baru menyebutkan, orang sedekit atau kurang mengkonsumsi air putih per hari kemungkinan besar akan mengembangkan kondisi kadar gula darah tinggi yang memicu timbulnya penyakit diabetes. Benarkah ?

Dalam studi ini, para ilmuwan menemukan bahwa orang dewasa yang hanya minum setengah liter air, sekitar dua gelas atau kurang setiap hari lebih mungkin untuk mengalami peningkatan kadar gula darah dalam kisaran pra-diabetes jika dibandingkan orang yang minum lebih banyak air.

Tapi apakah hanya minum air akan mengurangi risiko masalah gula darah masih dipertanyakan. Sebuah hormon yang disebut vasopressin disebut-sebut memainkan peran penting dalam kaitan ini, menurut para peneliti.

Vasopressin yang juga dikenal sebagai hormon antidiuretik membantu mengatur retensi air tubuh. Ketika kita mengalami dehidrasi, kadar vasopresin naik, menyebabkan ginjal untuk menghemat air. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa tingkat vasopressin lebih tinggi juga dapat meningkatkan gula darah.

Reseptor vasopressin terdapat dalam hati, organ yang bertanggung jawab untuk memproduksi glukosa (gula) dalam tubuh. Studi ini juga menemukan bahwa orang sehat yang disuntikkan vasopresin mengalami lonjakan gula darah sementara.

Seperti dikutip dari Reuters, temuan ini didasarkan studi terhadap 3.615 orang dewasa Prancis yang berusia antara 30 dan 65 tahun dan memiliki tingkat gula darah normal pada awalnya. Sekitar 19 persen mengatakan mereka minum kurang dari setengah liter air setiap hari, sedangkan sisanya minum sampai 1 liter atau lebih.

Selama sembilan tahun berikutnya, 565 peserta studi mengalami kadar gula darah tinggi yang abnormal dan sebanyak 202 partisipan mengalami diabetes tipe 2.

Ketika peneliti melihat risiko peserta sesuai dengan asupan air, mereka menemukan bahwa orang yang minum setidaknya 17 ons air per hari 28 persen berisoko lebih rendah mengembangkan gula darah tinggi jika dibandingkan mereka yang minum kurang dari jumlah tersebut.

Memang Tidak ada hubungan statistik yang kuat antara asupan air dan risiko diabetes, namun satu penjelasan untuk kaitan tersebut yakni sedikit minum air dan terlalu banyak minum minuman manis bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan mengganggu sistem gula darah.



Sumber : Inilah.com

Wednesday, November 9, 2011

Waspadalah.....Pewangi Ruangan Ternyata Berbahaya


Sebuah studi baru menunjukkan pewangi ruangan yang mamupu mengusir bau tak sedap ternyata berdampak buruk bagi kesehatan terlebih pada anak-anak.

Para ilmuwan dan beberapa dokter ahli alergi mengingatkan bahwa penggunaan pewangi ruangan justru memicu masalah pernapasan dan memperburuk asma dan alergi.

Kebanyakan produk pewangi ruangan memberikan wangi yang segar. Hal ini jangan lantas membuat Anda terkecoh. Menurut Dr. Stanley Fineman, produk-produk itu mengandung senyawa organik volatil, yang hanya mampu menutupi bau tak sedap dan bukan menghilangkannya.

Pewangi ruangan juga mengandung formaldehyde, petroleum distillates, limonene, esters and alkohol.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa senyawa organik volatil menjadi pemicu risiko asma pada anak-anak.

Tingginya kandungan senyawa tersebut juga menyebabkan masalah iritasi sistem pernafasan, sakit kepala, pusing dan bahkan kerusakan ingatan.
Dr. Fineman juga menegaskan hampir sepertiga dari 20 jenis senyawa organik volatil merupakan racun dan sangat berbahaya.

"Sekitar 20 persen dari populasi dan 34 persen penderita asma melaporkan masalah kesehatan terkait pewangi ruangan. Kita tahu wewangian tersebut dapat memicu gejala alergi, memburuknya alergi dan asma yang sudah ada," ungkap Dr. Fineman.




Sumber : Inilah.com

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran