Clock By Blog Tips

Thursday, April 21, 2011

Waspadalah.....Ini Dia Penyebab Kepala Kliyengan


Kepala pusing atau terasa seperti kliyengan sering dialami banyak orang yang kadang dapat mengganggu aktivitasnya. Sebenarnya apa penyebab kepala merasa kliyengan?

Kliyengan atau pusing sering digunakan untuk menjelaskan suatu perasaan seperti ingin pingsan atau merasa lemah dan goyah. Arti dari kliyengan sendiri adalah pusing, pening, sakit kepala.

Berbeda dengan pusing yang membuat seseorang berpikir bahwa lingkungannya berputar atau bergerak maka itu disebut dengan vertigo.

Keluhan ini menjadi alasan yang paling umum bagi seseorang untuk mengunjungi dokter karena bisa jadi merupakan gejala dari kondisi serius. Pengobatan yang diberikan tergantung pada penyebabnya.

Beberapa hal bisa menyebabkan seseorang merasa klinyengan seperti dikutip dari Mayo Clinic, Rabu (20/4/2011) yaitu:

Merasa kliyengan seperti ingin pingsan (Presyncope)
Presyncope adalah istilah medis untuk kondisi merasa pingsan dan pusing tapi tanpa kehilangan kesadaran. Kadang kondisi ini diikuti dengan mual, kulit pucat dan gejala lain yang berkaitan dengan pingsan.

Penyebabnya meliputi:
  1. Tekanan darah yang rendah (hipotensi ortostatik), kondisi ini terjadi karena adanya penurunan drastis tekanan darah sistolik (angka atas dalam membaca tekanan darah). Hal ini dapat terjadi jika seseorang duduk atau berdiri terlalu cepat dan juga pada orang yang diketahui memiliki penyakit tekanan darah rendah.
  2. Kurangnya asupan darah yang keluar dari jantung, kondisi ini seperti salah satu penyakit otot jantung (cardiomyopathy), irama jantung abnormal (aritmia) atau penurunan volume darah yang membuat alirannya dari jantung tidak memadai.

Kehilangan keseimbangan (disequilibrum)
Kondisi ini adalah hilangnya keseimbangan atau perasaan goyang saat berjalan.
Kemungkinan penyebabnya termasuk:
  1. Masalah pada bagian dalam telinga atau inner ear (vestibular), kelainan pada bagian dalam telinga bisa membuat seseorang merasa goyang saat berjalan terutama dalam gelap.
  2. Gangguan sensori, kegagalan dalam penglihatan dan kerusakan saraf di kaki bisa mengakibatkan seseorang sulit menjaga keseimbangan yang membuatnya merasa kliyengan.
  3. Kondisi neurologis, berbagai gangguan saraf bisa menyebabkan hilangnya keseimbangan

Penyebab kliyengan lainnya
Beberapa penyebab lainnya juga bisa membuat seseorang merasa kliyengan atau kepala pusing sambil berasa goyang.

Beberapa penyebab lain adalah:
  1. Obat-obatan, beberapa pengobatan diketahui bisa menimbulkan perasaan pening atau kliyengan dan akan hilang jika berhenti mengonsumsinya. Obat penurun tekanan darah juga bisa menyebabkan kliyengan jika tekanan darah yang diturunkan terlalu banyak.
  2. Gangguan kecemasan seperti serangan panik, merasa sangat grogi atau mengalami fobia tertentu bisa menyebabkan orang merasa pusing atau kliyengan.

Jika kliyengan muncul secara tiba-tiba, cobalah untuk duduk atau mencari pegangan agar tidak terjatuh serta tetap tenang. Dan jika terjadi terus menerus segeralah periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab
pastinya.




detik

Tuesday, April 19, 2011

Waspadalah.....Bahaya Anemia pada Anak


Kekurangan zat besi bisa berakibat fatal. Bagi ibu hamil, kondisi ini tak hanya memicu anemia yang mengganggu aktivitas, tapi juga akan menurunkan kekurangan zat besi pada janin yang berdampak buruk pada tumbuh kembangnya.

Anemia adalah turunnya kadar hemoglobin, yaitu zat dalam sel darah merah yang mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Setiap kelompok usia memiliki nilai normal hemoglobin dalam tubuh. Menurut WHO, anak usia kurang dari enam tahun memiliki batas normal 11g/dL, anak usia lebih dari enam tahun 12g/dL, wanita 12g/dL, wanita hamil 11g/dL, dan pria 13g/dL.

"Dikatakan anemia jika kadar besi dalam darah berkurang. Sedangkan jika kadar besi hanya berkurang di bagian otak, otot, dan cairan tubuh lain maka dikata kekurangan besi atau Anemia Defisiensi Besi (ADB)," ujar Soedjatmiko, Sp.A(K), Msi, dokter spesialis anak dan konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial, dalam sebuah seminar di Gedung Prodia, Jakarta.

Menurutnya, pengukuran zat besi saat ini tidak dapat hanya pemeriksaan dalam darah. Pengukuran besi dalam anggota tubuh yang lain dapat memberikan solusi pencegahan anemia.

Berdasarkan data WHO, Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) dilakukan di Indonesia pada 2001. Hasilnya, 47 persen balita dan 40,1 persen wanita mengidap kekurangan zat besi. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih menderita gizi buruk dan gizi kurang.

Bagi orang dewasa, kekurangan besi dapat menyebabkan lemah, letih, dan lesu. Kekurangan besi yang menahun dapat mengakibatkan perubahan perilaku seperti mudah marah, bahkan gangguan perilaku. Sedangkan kekurangan besi berakibat fatal bagi anak karena dapat mengganggu tumbuh kembang otak.

Prof dr Djajadiman Gatot dari Divisi Hematologi Onkologi, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM, mengatakan, kekurangan besi pada anak dapat disebabkan oleh kurangnya produksi hemoglobin, kegagalan sumsum tulang, gangguan pematangan sel darah merah, dan gangguan pada usus seperti cacingan.

Dampak kekurangan besi pada anak membuat melambatnya pertumbuhan percabangan sel otak (dendrit), sehingga hubungan antar sel otak kurang kompleks dan proses informasi melambat, juga terganggunya proses myelinisasi (selubung sel saraf) sehingga memicu gangguan penglihatan, pendengaran, dan perilaku.

Terjadi pula gangguan metabolisme di pusat kendali emosi dan pusat kendali kognitif. Menurunkan aktivitas enzim triptofan dan tirosin hidroksilase yang mengakibatkan gangguan produksi serotonin dan dopamin. Ini membuat anak tidak mampu mengendalikan diri dan perasaan, tidak mampu memusatkan perhatian, mengikuti pembelajaran dengan baik, dan gangguan perilaku.

Untuk dapat mengatasinya, wanita hamil dan menyusui dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen penambah besi. Anak berusia 6-24 bulan pun dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen besi karena usia dua tahun pertama bagi anak adalah masa penting bagi pertumbuhan otaknya.

Anak yang memperoleh nutrisi lengkap, kasih sayang, dan stimulus yang baik dari orang tua maka proses informasi dapat cepat dilakukan, memiliki perilaku positif, tidak rewel, interaksi sosial yang baik, mudah ditenangkan, dan cepat tumbuh. 





• VIVAnews 

Saturday, April 16, 2011

Waspadalah..... Efek Buruk Menolak Ajakan Bercinta


Apakah Anda sering menolak ajakan bercinta suami? Perlu Anda tahu, menolak ajakan bercinta terlalu sering dan berulang bisa membuat suami benar-benar hilang gairah bercinta.

Seperti dikutip dari Shine, mayoritas pria yang tak lagi tertarik bercinta dengan istri akan menjawab dengan alasan, "Itu karena dia (istri) selalu berkata 'tidak' saat diajak bercinta.”

Seorang pakar seks mengatakan, bagi pria, penolakan yang terjadi secara berulang adalah hal yang sangat menjengkelkan. Bahkan jika sang istri tidak bermaksud untuk menolak, secara pribadi pria akan merasa tersinggung.

Mendiskusikan masalah yang sedang terjadi penting. Sebab, wanita seringkali tak sadar bahwa penolakannya untuk bercinta bisa membuat pria merasa tak bergairah. Diskusi itu juga akan mengantarkan pasangan pada solusi terbaik demi keharmonisan hubungan.

Hilangnya gairah seksual pasangan suami istri tak boleh dianggap remeh. Membiarkan kondisi ini berlarut-larut bisa menjadi bencana rumah tangga.

Pikirkan baik-baik jawaban Anda saat suami mengajak bercinta. Jawaban jujur seperti lelah atau sakit bahkan bisa memengaruhi napsu suami. Sebisa mungkin, hindari jawaban 'tidak' yang terlampau sering.

Bahkan sesekali, jangan ragu memulai ajakan. Katakan padanya Anda ingin bercinta, tunjukkan padanya Anda siap. Ini akan membuat suami tersanjung.




vivanews

Waspadalah.....Gara-gara Bau Badan, Orang Bisa Tersingkir dari Pergaulan

 
Bau badan telah menjadi masalah besar buat banyak orang. Gara-gara bau badan, orang bisa tersingkir dari pergaulan. Alhasil, sejuta cara dilakukan untuk membasmi bau badan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan bila tak ingin bau badan.

Keringat manusia sebenarnya tidak menimbulkan bau, karena bau badan disebabkan oleh bakteri dalam tubuh yang berkembang biak di beberapa daerah tertentu. Itulah sebabnya bau badan lebih tercium di daerah yang lembab seperti di bawah ketiak, antara jari kaki, dan diantara lipatan paha.
 


Bakteri yang menyerang kelenjar keringat adalah bakteri anaerob yang tumbuh baik di daerah lembab atau daerah tubuh yang tidak mendapatkan oksigen cukup. Bau juga bisa menandakan tubuh sedang berupaya menghilangkan racun.


Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang memiliki bau badan, antara lain seperti dilansir Lifemojo, Sabtu (16/4/2011), yaitu:


  1. Kondisi medis (penyakit ginjal dan hati, infeksi jamur, gula darah rendah, diabetes)
  2. Konsumsi alkohol
  3. Penggunaan tembakau (merokok dan mengunyah tembakau)
  4. Masalah gigi
  5. Kekurangan vitamin dan mineral
  6. Masalah kebersihan
  7. Melakukan kegiatan fisik dan olahraga yang berat
  8. Racun (di rumah, diet, atau lingkungan)
  9. Stres
  10. Hormon (khususnya selama menopause)
  11. Obat-obatan tertentu.

Apa yang harus dilakukan untuk menghindari atau menghilangkan bau badan?

Langkah berikut dinilai paling efektif untuk mencegah dan menghilangkan bau badan yang tidak sedap, antara lain:

  1. Minum segelas air putih di pagi hari pada waktu perut masih kosong
  2. Gunakan baking soda pada ketiak dan kaki untuk mengurangi keringat
  3. Untuk mengurangi pH kulit dan menghilangkan bau ketiak, gunakan sari cuka apel bukan deodoran. Masukkan ke dalam segelas air dan gunakan untuk membilas ketiak saat mandi.
  4. Saat musim panas, setidaknya mandi tiga kali sehari untuk menghilangkan keringat yang cenderung lebih banyak.
  5. Hindari makanan olahan seperti minyak terhidrogenasi dan makanan olahan lainnya. Makan makanan sehat yang mengandung banyak serat seperti biji-bijian, gandum, produk kedelai dan sayuran berdaun hijau. Juga kurangi daging dan produk susu.
  6. Hindari juga makanan yang memicu keringat berlebih seperti makanan pedas dan panas.
  7. Kurangi makanan yang dapat menyebabkan bau seperti bawang dan kari. Sering konsumsi makanan yang mengandung bawang putih (lehsun), kari dan jintan (jeera) dapat menyebabkan beberapa bau sangat kuat yang berasal dari pori-pori hingga 24 jam setelah dikonsumsi.
  8. Gunakan pakaian berbahan katun yang dapat lebih banyak menyerap keringat sehingga tidak segera bercampur dengan bakteri yang menyebabkan bau. Sering ganti baju bila sedang banyak berkeringat.




detik

Friday, April 15, 2011

Waspadalah.....Inilah Yang Sering Terjadi Pada Kulit Saat Wanita Hamil


Saat hamil, wanita mengalami perubahan drastis pada fisik dan emosional. Selain terjadi perubahan bentuk tubuh, kulit pun sering mengalami perubahan. Apa saja?

Banyak wanita hamil yang mengeluh bahwa kulitnya mengalami perubahan saat hamil, mulai dari kusam, lebih gelap dan tidak bercahaya. Hal ini bisa terjadi karena adanya perubahan hormon dan fisik, yang biasanya akan hilang setelah melahirkan meski ada beberapa yang berlangsung lama.

Berikut beberapa perubahan pada kulit yang sering terjadi pada saat wanita hamil, seperti dilansir Lifemojo, Kamis (14/4/2011):

1. Pregnancy mask atau bercak coklar pada kulit wajah
Tubuh akan meningkatkan produksi hormon selama masa kehamilan. Jika produksi hormon berlebihan hasilnya bisa menyebabkan pigmentasi pada kulit juga meningkat, yang muncul sebagai bintik-bintik atau bercak coklat pada kulit wajah, terutama bagian dahi.

Bercak coklat ini dikenal sebagai melasma dan chlosma. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya pregnancy mask ini adalah memastikan kulit tidak banyak terkena sinar matahari.

2. Banyak jerawat dan wajah mengkilap
Meski ada beberapa orang yang memang rentan terhadap jerawat, tapi berhati-hatilah selama kehamilan. Hormon tambahan akan mengaktifkan kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak minyak dan hasilnya kulit terutama wajah akan lebih mudah berjerawat dan mengkilap. Cobalah untuk mencegahnya dengan menjaga kulit benar-benar bersih dan pastikan mencuci muka dua kali sehari.

3. Varises
Saat usia kehamilan bertambah, Anda mungkin akan melihat pembuluh darah kecil menjadi lebih menonjol pada wajah, dada dan bagian tubuh bawah seperti kaki. Hal ini terjadi karena tubuh menyesuaikan diri dengan meningkatkan aliran daarh ekstra ke bayi. Tak perlu khawatir, tonjolan pembuluh darah yang disebut varises ini biasanya akan hilang setelah Anda melahirkan.

4. Linea nigra
Selama bulan keempat atau kelima kehamilan, Anda akan melihat garis hitam sepanjang pusar ke tulang kemaluan yang disebut Linea Nigra. Linea nigra akan berangsur hilang setelah melahirkan. Hal ini biasanya terjadi karena ketidakseimbangan hormon dan akan menghilang sendiri setelah melahirkan.

5. Stretch mark
Hal ini merupakan hal yang umum terjadi pada kehamilan. Saat perut mulai membesar, Anda akan melihat garis-garis merah di daerah perut. Para ahli merekomendasikan melakukan latihan serta menerapkan lotion yang memiliki asam alfa hidroksil dan vitamin E. Sayangnya sebagian besar stretch mark adalah perubahan permanen yang tidak hilang usai melahirkan.

6. Kulit gatal
Hal ini biasanya terbatas pada daerah perut. Hal ini sangat dimengerti karena perut membesar untuk tempat tumbuh bayi, kulit akan mengencangkan dan peru membesar. Anda bisa menggunakan pelembap perut dan gunakan lotion kalamin untuk mengurangi gatal. Gatal-gatal dapat meningkatkan tingkat keparahan dan mungkin juga menyebar ke lengan dan kaki. Kondisi ini dikenal sebagai pruritic urticarial papules dan plague.






detik

Wednesday, April 13, 2011

Waspadalah.....Sering 'Pakai' Ponsel Picu Tumor Otak


Sebuah penelitian menunjukan, paparan gelombang mikro ponsel dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko tumor otak.

Tumor otak merupakan salah satu penyakit yang menyerang otak. Karena otak merupakan salah satu organ tubuh paling penting, organ lainnya dapat terganggu sehingga kematian dapat terjadi.

Tumor otak bisa menyerang siapa saja, bahkan anak-anak dan remaja. Namun pada umumnya tumor menyerang orang usia produktif atau dewasa.

Penelitian yang dilakukan para ahli di kalangan Universitas Apeejay College of Engineering menemukan dampak paparan gelombang mikro dari ponsel dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko serangan tumor otak.

Dalam penelitian ini ditemukan, bahwa mereka yang menggunakan ponsel dalam waktu cukup lama juga memiliki risiko terserang glioma ganas dan juga neuromas akustik.

"Kami menyimpulkan bahwa standar paparan gelombang mikro dari ponsel tidak aman untuk digunakan dalam jangka waktu panjang dan diperlukan penelitian mendalam mengenai hal ini," kata pimpinan penelitian, RB Dubey.

Penelitian lainnya yang dipimpin oleh Dr Lennart Hardell menemukan risiko dari tumor otak akan meningkat seiring semakin seringnya seseorang menggunakan ponsel.

Risiko itu juga berbanding lurus dengan lamanya penggunaan ponsel. Sedangkan pada anak-anak, gelombang mikro yang dihasilkan oleh ponsel akan memiliki efek lebih brutal terhadap otak.





Inilah.com

Monday, April 11, 2011

Waspadalah.....Kurang Zat Besi pada Ibu Hamil Bisa Merusak Paru-paru Anak


Nutrisi seimbang adalah kebutuhan yang harus diprioritaskan bagi ibu hamil, karena sangat mempengaruhi kesehatan janin. Bila ibu hamil mengalami anemia karena kekurangan zat besi, besar kemungkinan anaknya kelak akan menderita asma.

Risiko ini terungkap dalam sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Annals of Allergy, Asthma and Immunology. Penelitian tersebut melibatkan 597 ibu hamil, sebagian di antaranya memiliki riwayat asma dan sebagian lainnya sehat namun pernah melahirkan anak yang memiliki asma.

Para partisipan diperiksa darahnya dan ditemukan 12 persen di antaranya mengalami anemia atau kurang darah. Sebagian besar disebabkan oleh kekurangan zat besi (iron deficiency anemia) dan sisanya karena sebab lain seperti kekurangan vitamin B12 dan kerusakan sel darah merah.

Setelah diamati hingga anaknya lahir, didapati 22 persen anak yang dilahirkan oleh partisipan dengan riwayat anemia saat hamil akhirnya didiagnosis asma pada usia dini yakni 1-2 tahun. Sekitar 17 persen lainnya mulai menderita asma pada usia 6 tahun.

Ketika dikonversikan dengan faktor lain seperti berat badan dan riwayat keluarga, disimpulkan bahwa risiko asma pada usia 1-2 tahun meningkat 3 kali lipat jika ibunya punya riwayat anemia saat hamil. Peningkatan risiko asma pada usia 6 tahun hanya tercatat 50 persen.

Dengan kata lain, anemia pada ibu hamil berisiko memicu asma pada usia dini yakni 1-2 tahun atau disebut sebagai early-onset wheezing. Bisa juga, gejala asma baru muncul ketika anak sudah tumbuh lebih besar yakni pada usia 6 tahun namun peluangnya lebih kecil.

"Belum bisa dipastikan mengapa anemia bisa mempengaruhi kesehatan paru-paru anak, tapi jelas ada hubungannya," ungkap sang peneliti, Elizabeth Triche, PhD dari Brown University seperti dikutip dari Rodale, Senin (11/4/2011).

Anemia adalah kondisi kekuarangan sel darah merah atau hemoglobin (Hb) yang dipicu oleh banyak hal, sebagian besar karena kekurangan zat besi. Kondisi ini menyebabkan transport oksigen tidak lancar, sehingga penderita anemia cepat merasa letih dan sering mengalami kepala pusing.

Anemia akibat kekuarangan zat besi bisa dicegah dengan memperbanyak makanan yang mengandung zat besi, misalnya jeroan ayam dan sayuran berwarna hijau. Bisa juga dengan mengkonsumsi suplemen zat besi, terutama dalam masa pemulihan kondisi setelah sakit.




 detik

Thursday, April 7, 2011

Waspadalah.....Jeratan Utang Kartu Kredit


Banyak masyarakat masih tak paham tentang cara bijak menggunakan kartu kredit sehingga pada akhirnya terjebak jeratan utang yang besar. Masyarakat juga belum paham mengenai hitungan bunga berbunga kartu kredit sehingga bisa menyebabkan tagihan melonjak.

Lonjakan tagihan kartu kredit itulah yang akhir-akhir ini mencuat kasusnya karena menyebabkan meninggalnya seorang nasabah kartu kredit.  Adalah Sekjen Partai Pemersatu Bangsa (PPB) Irzen Octa (50) yang tewas dalam proses pelunasan kredit kepada debt collector Citibank.

Korban pada Selasa (29/3/2011) pagi mendatangi kantor Citibank untuk mempertanyakan tagihan kartu kreditnya yang membengkak. Menurut korban, tagihan kartu kredit Rp 48 juta. Namun pihak bank menyatakan tagihan kartu kreditnya mencapai Rp 100 juta. Di situ, korban kemudian dibawa ke satu ruangan dan ditanya-tanya oleh 3 orang yang merupakan 2 orang debt collector dan 1 orang karyawan bagian penagihan Citibank. Dalam proses tersebut, Irzen tewas dan polisi kini sedang melakukan investigasi.

Meninggalnya Irzen itu juga menimbulkan kegalauan masyarakat seputar perilaku jasa penagih utang atau debt collector yang acap kali berlaku kasar. Nasabah umumnya tidak nyaman karena terkadang debt collector berperilaku tidak manusiawi, sementara bank mengaku membutuhkan jasa tersebut untuk menyelesaikan piutangnya.

Bagaimana menghindari agar tagihan kartu kredit itu tidak membengkak? Dan bagaimana jika ternyata tanpa disadari pemakaian kartu kredit sudah melebihi kemampuan bayar? Berikut penjelasan dari Ketua Tim Mediasi Perbankan Direktorat Investigasi dan Mediasi Perbankan Bank Indonesia, Sondang Martha Samosir yang ditemui detikFinance di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (5/4/2011)

Belajar dari kasus kekerasan debt collector menurut anda mengenai hal ini? Bagaimana sebaiknya nasabah dan bank menyikapi tunggakan tagihan?

Sesuai dengan ketentuan transparansi produk, bank harus menyampaikan informasi jelas mengenai kewajiban yang akan dibebankan kepada nasabah akibat adanya tunggakan kredit nasabah.

Sebaiknya nasabah harus paham betul kewajiban yang melekat pada penggunaan kartu kredit sehingga apabila mempunyai tunggakan dan mengalami kesulitan pembayaran maka sebaiknya nasabah segera menghubungi pihak bank untuk menginformasikan hal tersebut dan mengajukan permohonan restrukturisasi misalnya perpanjangan masa pembayaran, pengurangan denda, atau bunga. Hal yang terpenting adalah itikad baik dari nasabah untuk melunasi kewajibannya.

Bagaimana harusnya nasabah menggunakan kartu kredit agar tidak terjerat tagihan yang tinggi?

Sebaiknya nasabah menggunakan kartu kredit secara bijak dan dewasa yaitu menggunakan sesuai keperluan dan kemampuan bayarnya dimana kartu kredit hanya berperan sebagai sarana penundaan pembayaran yang harus segera dilunasi pada waktunya.

Harus dipahami oleh nasabah memiliki kartu kredit bukan berarti memiliki tambahan penghasilan. Disamping itu nasabah juga perlu memperhatikan kelonggaran pendapatan/penghasilan yang digunakan untuk mengcover tagihan yang harus dibayar.

Setiap kali menggunakan kartu kredit untuk membayar sesuatu maku berarti nasabah telah menambah utang yang jika tidak segera dibayar akan ada penghitungan bunga yang ditanggung sebagai akibat terlambat membayar tagihan atau membayar kurang dari total tagihan.

Jadi yang perlu diingat adalah setiap kali menggunakan kartu kredit akan ada penambahan utang, usahakan melunasi sebelum jatuh tempo.

Apakah memiliki kartu kredit banyak itu baik?

Sebaiknya nasabah lebih dewasa dan bijak dalam memiliki kartu kredit dengan tetap mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan kemampuannya untuk melunasi kartu kredit yang telah digunakan. Sehingga nasabah menyadari akan ada konsekuensi dari kepemilikan kartu kredit dibandingkan dengan kemampuan bayarnya.

Bagaimana BI menanggapi keluhan nasabah terkait debt collector ini?

Pihak bank dan nasabah harus memerhatikan etika dalam berbisnis dan mematuhi perundang-undangan yang berlaku. Didalam aturan kami sudah dijelaskan prinsip yang harus diacu dalam menjalankan kegiatan penagihan utang kartu kredit yaitu tidak boleh dilaksanakan bertentangan dengan peraturan hukum yang berlaku antara lain dengan jelas melarang praktek kekerasan, ancaman, dan perlakuan tidak pantas lainnya dalam bernegosiasi. Walaupun bank menyerahkan pelaksanaan penagihan kepada pihak ketiga, namun tanggung jawab bank pemberi amanat.



Ketika nasabah merasa dirugikan bank apa yang sebaiknya dilakukan nasabah?

Nasabah perlu melakukan klarifikasi dengan bank terlebih dahulu. Dalam hal upaya penyelesaian di bank tidak memuaskan nasabah maka nasabah dapat mengajukan permohonan mediasi perbankan.

Jika ada masalah antara bank dengan nasabah bagaimana sebaiknya nasabah bersikap?

Sesuai PBI No.7/7/PBI/2005 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah sebagaimana telah diubah dengan PBI No.10/10/PBI/2008 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah, nasabah dapat menyampaikan pengaduan permasalahannya kepada bank. Selanjutnya, dalam hal tidak puas dengan penyelesaian di bank, nasabah dapat mengajukan permohonan mediasi perbankan (apabila sengketa memenuhi syarat-syarat sebagaimana diatur dalam PBI No.8/5/PBI/2006 tentang mediasi perbankan sebagaimana telah diubah dengan PBI No. 10/1/PBI/2008).

Apakah betul jika seseorang menggunakan jasa pengacara jalanan atau street lawyer dalam pelunasannya?

Menggunakan jasa pengacara merupakan hak setiap warga negara, namun demikian perlu dipertimbangkan berbagai aspek sebelum menggunakan jasa pengacara tersebut. Disamping itu, penyelesaian pelunasan antara nasabah dengan bank pada umumnya tergantung dari hasil negosiasi antara nasabah dengan bank dimana pemberian/penolakan restrukturisasi merupakan kewenangan bank sepenuhnya.

Apa saran-saran anda ketika cebt collector datang ke nasabah?

Sampaikan permasalahan kesulitan pembayaran yang dihadapi dengan santun, dan tetap menyempaikan adanya itikad baik nasabah untuk melunasi utangnya.

Dan apa yang harus dilakukan sebelum debt collector datang ke nasabah?

Nasabah sebaiknya melakukan komunikasi yang baik dengan pihak bank mengenai permasalahan kesulitan pembayaran yang dihadapi dan mengajuka negosiasi pembayaran tagihan.

Tanggapan anda mengenai kartu kredti, apa yang harus disiapkan nasabah pertama kali sebelum menggunakan kartu kredit?

Urgensi dari penggunaan kartu kredit tersebut. Artinya, nasabah perlu bersikap bijaksana untuk menentukan apakah transaksi dengan kartu kredit diperlukan atau tidak. Dalam prakteknya, nasabah menggunakan kartu kredit dengan alasan untuk memperoleh diskon atau kemudahan pembayaran cicilan pada suatu produk. Hal tersebut perlu dipertimbangkan lagi oleh nasabah mengingat risiko pembebanan bunga maupun denda yang terus melekat pada setiap transaksi yang telah dilakukan dengan menggunakan kartu kredit.






detik

Waspadalah.....Ini Akibatnya Jika Anak Cepat Puber


Sering nonton sinetron, banyak makan makanan junk food, faktor genetik atau beberapa penyakit bisa membuat anak mengalami pubertas dini. Ini membuat anak tumbuh dewasa sebelum usianya. Apa bahayanya bila anak pubertas dini?

Secara umum, tanda awal pubertas yang normal mulai muncul pada anak perempuan pada usia 8-13 tahun, sedangkan pada anak laki-laki pada usia 9-14 tahun.

Bila tanda seksual sekunder pada anak perempuan muncul sebelum usia 8 tahun dan anak laki-laki sebelum usia 9 tahun, hal itu disebut pubertas prekoks atau pubertas dini, seperti dikutip dari tulisan dr Aditya Suryansyah Semendawai, Sp.A, dalam buku yang berjudul 'Panik Saat Puber? Say No!!!' terbitan Dian Rakyat.

Pada anak perempuan, pubertas dini ditandai dengan timbulnya pembesaran payudara, pertumbuhan tinggi badan yang cepat dibanding anak seumurnya dan tumbuh rambut kemaluan lebih awal. Sementara itu, pada anak laki-laki diawali dengan pembesaran buah zakar (testis) kemudian diikuti pembesaran penis.

"Perubahan hormon dalam tubuh pasti akan mempengaruhi struktur tubuh. Jadi kalau anak pubertas dini, pasti akan ada dampaknya," jelas dr Aditya Suryansyah Semendawai, Sp.A, dalam acara Talkshow Media dan Peluncuran Buku 'Panik Saat Puber? Say No!!!' di Magenta Cafe, Pacific Place, Jakarta, Rabu (6/4/2011)

Seseorang menjadi penyandang pubertas prekoks tergantung dari berbagai faktor, seperti faktor genetik atau penyakit tertentu yang dapat merangsang produksi hormon gonad, seperti tumor ovarium atau tumor testis.

Menurut dr Aditya, pubertas dini pada anak perempuan sering disebabkan karena gangguan hormon di otak yaitu di hipotalamus dan hipofise, sedangkan pada anak laki-laki karena tumor.

"Anak yang sering nonton sinetron atau sering makan makanan yang mengandung hormon seperti junk food

Dalam bukunya dr Aditya menjelaskan, kalau pubertas timbul lebih awal maka tidak hanya ditandai dengan pertumbuhan tubuh yang besar dan menjadi lebih cepat tinggi, tapi tulang juga akan lebih cepat menutup.

Jadi, bila seorang remaja mengalami pubertas dini, awalnya pertumbuhan badannya akan lebih tinggi, tetapi karena tulang menutup lebih cepat maka menyebabkan tubuhnya lebih pendek dari teman lainnya yang mengalami pubertas normal.

Di samping itu, bila terlalu cepat mengalami pubertas maka hormonnya akan tinggi dan itu akan menjadikan anak 'dewasa lebih cepat', padahal mentalnya belum siap menjadi dewasa.

Pada akhirnya, anak tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Hal yang ditakutkan yaitu bila ia menyenangi lawan jenis yang dapat menimbulkan peristiwa yang tidak diharapkan akibat dorongan hormonalnya tersebut.

"Anak yang pubertas dini akan menjadi salah tingkah, tidak bisa menempatkan diri, dandanan menjadi dewasa, mudah cemas, peragu dan menjadi tidak percaya diri. Ini karena mereka belum siap dan ketika terjadi pubertas dini mereka tidak menyadarinya," jelas dra Louise Maspaitella M.Psi, Psikolog Klinis Keluarga dari RSAB Harapan Kita.

Tidak hanya secara psikologis dan pertumbuhan badan, dr Aditya juga mengatakan bahwa pubertas dini dapat meningkatkan risiko kanker dan tumor di kemudian hari.

"Pubertas dini artinya hormonnya akan semakin cepat. Ini bisa mempengaruhi struktur tubuh dan meningkatkan risiko tumor. Pada perempuan misalnya bisa memicu kanker payudara. Pada laki-laki juga bisa meningkatkan risiko tumor testis dan tumor prostat," tutur dr Aditya yang mendalami masalah hormon pertumbuhan.

Pubertas dini meningkatkan risiko kanker dan tumor karena tingkat hormon estrogen, progesteron (pada perempuan) dan testosteron (pada laki-laki) dapat memicu beberapa tumor yang bisa menjadi ganas.

Bagaimana mengatasinya?

Sebelum mengobati atau menghentikan pubertas dini, harus ditentukan terlebih dahulu penyebabnya.

Pubertas prekoks atau pubertas dini berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi dua, yaitu pubertas prekoks sentral dan perifer.

Pada pubertas prekoks sentral maka akan melibatkan semua hormon di otak. Sementara itu, pada pubertas prekoks perifer, keterlibatan hanya di tempat tertentu, biasanya karena tumor.

Dalam bukunya, dr Aditya menjelaskan, bila penyebabnya sentral maka diberikan hormon antagonis yang bertujuan untuk menghambat pubertas. Tetapi, bila penyebabnya perifer maka tumornya harus diangkat atau diobati apa yang menjadi penyebabnya.
juga bisa mengalami pubertas dini," lanjur dr Aditya yang merupakan spesialis anak di RSAB Harapan Kita.





detik



Monday, April 4, 2011

Waspadalah.....Kaki Bengkak-bengkak Karena Doyan Garam!


Sebagian besar masyarakat tahu jika mengonsumsi banyak garam akan meningkatkan kadar tekanan darah. Tapi tak banyak yang tahu bahwa konsumsi garam berlebih juga bisa menyebabkan kaki bengkak.

Konsumsi garam berlebih memang menimbulkan banyak dampak buruk bagi kesehatan seseorang seperti tekanan darah tinggi, meningkatnya risiko aterosklerosis dan penyakit jantung.

Konsumsi garam berlebih juga bisa menyebabkan masalah pembengkakan kaki terutama pada orang yang memiliki gangguan jantung atau ginjal.

Clevelend Clinic menuturkan pembengkakan pada kaki bisa disebabkan oleh kondisi yang dikenal sebagai edema. Kondisi ini terjadi ketika cairan tubuh terperangkap dalam ruang di sekitar sel (ruang ekstraseluler).

Edema umumnya terjadi pada kaki, pergelangan kaki dan betis karena gravitasi secara alami menarik cairan turun ke daerah-daerah bawah. Karena itu kondisi ini sebagian besar terjadi di daerah kaki.

Orang yang sering mengonsumsi garam dengan kadar tinggi bisa menyebabkan kasus-kasus ringan dari edema atau pembengkakan kaki, seperti dikutip dari MayoClinic, Senin (4/4/2011).

Asupan garam yang tinggi membuat konsentrasi natrium dalam darah menjadi naik. Peningkatan kadar natrium ini menyebabkan tubuh menahan air lebih banyak untuk membantu mengencerkan natrium.

Kondisi ini membuat volume darah meningkat dan memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah kecil (kapiler) yang bisa menyebabkan kebocoran. Cairan yang bocor dari kapiler akan masuk ke ruang ekstraseluler sehingga membuat tubuh menjadi bengkak.

Jika konsumsi garam berlebih membuat kaki atau bagian tubuh bengkak, maka orang tersebut harus mengurangi jumlah natrium yang dikonsumsi. Salah satu sumber utama natrium berasal dari garam dapur, tapi bisa juga ditemukan dalam bentuk tambahan makanan tertentu seperti monosodium glutamat, natrium bikarbonat, natrium nitrat dan natrium benzoat.

Tapi jika kaki sudah bengkak, maka cobalah mengangkat atau menjaga posisi kaki agar lebih tinggi dari jantung untuk membantu mengalirkan cairan dan mengurangi pembengkakan serta memperhatikan asupan natrium atau garam dalam makanannya.






detik

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran