Clock By Blog Tips

Thursday, September 29, 2011

Waspadalah.....Perubahan Sikap Pria Di Awal Pernikahan


Tidak sedikit pasangan pengantin baru yang harus menghadapi 'mimpi buruk' usai pesta pernikahan. Mereka merasa tiba-tiba ada perubahan pada pasangan ketimbang saat masih pacaran. Masalah pun bisa datang dari banyak hal.

Banyaknya perubahan yang terjadi, baik yang disadari maupun yang tidak memiliki efek yang dapat berpengaruh pada kelangsungan rumah tangga. Seperti dirangkum dari Weddingku, ada baiknya Anda mulai memahami enam perubahan pria berikut ini yang paling terlihat di awal pernikahan.

Perilaku
Jika dulu si dia tidak pernah lupa mengingatkan makan, kini kalimat-kalimat perhatiannya untuk Anda sudah tidak pernah disampaikan lagi. Begitu pun dengan perilaku si di rumah yang terkadang bisa membuat Anda marah dan jengkel. Jika dulu Anda membereskan rumah sendiri dan selalu menaruh barang di tempatnya, dengan mudahnya suami menaruh barang sembarang dan mengacaukan rumah. Hal-hal kecil seperti itu sebaiknya dikomunikasikan dengan baik pada suami.

Si Dia Tidak Lagi Malu
Saat bangun di pagi hari, ia seenaknya menguap dan buang gas di dalam kamar, bahkan di tempat tidur yang sama dengan Anda. saat pacaran hal ini menjadi tabu untuk diperlihatkan, namun lihat sekarang, ia sama sekali tidak peduli dengan bau mulut yang menghinggap di hidung pasangannya. Ingin membentak, namun hati kecil tahu bahwa hal ini sangat lumrah dan manusiawi. Akhirnya, Anda mengurungkan niat Anda dalam mengatasi hal tersebut.

Sifat "Asli"
Saat berbagai kebiasaan buruk telah Anda temukan, kini ia pun mulai memperlihatkan pribadi yang menyebalkan. Sifat terbaik yang dulu sempat ditunjukkan, kini luntur bersama hadirnya si buah hati. Saat dulu, Anda melihat ia sebagai figur yang sanggup untuk dibagi kesusahan, kini tinggal Anda sendiri yang harus melaksanakannya sementara ia sibuk dengan urusannya sendiri. 

Bisa jadi pada titik ini, Anda di landa rasa penasaran, kemana sosok yang dulu sempat saya banggakan. Jangan khawatir, bila Anda termasuk orang yang peka, sifat-sifat tersebut biasanya sudah terlihat sejak masa pacaran, sekarang giliran Anda untuk menerima atau malah menyiasatinya.




Sumber : Pesatnews.com

Wednesday, September 28, 2011

Waspadalah.....Berbohong Bisa Picu 'Gangguan' Jiwa


Kebiasaan berbohong memang terkesan sepele. Namun, awas! Kebiasaan berbohong yang dilakukan terus menerus bisa mengakibatkan gangguan kejiwaan. Benarkah ?

Bohong merupakan upaya seseorang untuk mengalihkan dari fakta yang sebenarnya. Pada saat berbohong seseorang sebenarnya sedang melawan tentang apa yang sebenarnya harus disampaikan. Saat berbohong terjadi konflik batin dalam diri seseorang ingin berkata jujur atau tidak.

Apalagi jika ada upaya-upaya dari pihak luar yang berusaha untuk membuktikan kebohongan tersebut, tantangan bagi mereka yang berbohong semakin berat dan ini pasti menambah tekanan kejiwaan bagi orang yang sedang berbohong dan mempertahankan kebohongannya.

Dr.dr.Ari F Syam SpPD-kGEH,MMB,FINASIM,FACP, spesialis penyakit dalam FKUI-RSCM mengatakan tekanan jiwa ditambah lagi dengan stress-stress lain selama mempertahankan kebohongan akan menyebabkan gangguan jiwa (Neurosis) baik depresi maupun ansietas maupun gangguan fisik akibat kejiwaan berupa penyakit Psikosomatik.

Psikosomatik adalah penyakit fisik yang didasari oleh penyakit psikis. Seperti diketahui berbagai penyakit akan kambuh jika adanya faktor stress yang mencetuskan keadaan tersebut. Misalnya, asam lambung akan meningkat saat stress.

Pasien yang mengalami psikosomatik akan diare atau bisa saja sebaliknya menjadi susah buang air besar. Dalam keadaan stress tekanan darah menjadi tidak terkontrol, gula darah juga tidak terkontrol, serangan asma akan terjadi pada penderita asma yang mengalami kekambuhan karena stress.

Begitu pula dengan serangan stroke atau serangan jantung yang juga dapat dipicu oleh terjadinya stress. Pasien yang mengalami psikosomatik bisa saja mengalami gangguan fisik yang lebih menonjol tanpa menyadari bahwa faktor psikis yang mendasari kelainan fisik yang terjadi.

“Pasien bisa saja datang dengan keluhan gatal pada kulit atau bahkan berupa eksim, pegal-pegal pada bagian badan tertentu (fibromialgia), sesak nafas tanpa sebab yang jelas,sakit kepala kronis,migren, nafsu makannya menjadi terganggu umumnya menurun tetapi bisa saja meningkat. Bisa juga tidurnya menjadi terganggu,” katanya.

Nafsu makan yang menurun, terjadinya gangguan tidur tentu akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan akhirnya menyebabkan pasien yang mengalami stress tersebut rentan terhadap berbagai penyakit infeksi.




Sumber :  Inilah.com


Thursday, September 22, 2011

Waspadalah.....Jarak Cuci Darah 2 Hari Kosong Bisa Berisiko Komplikasi

(Foto: thinkstock)

Penderita gangguan ginjal kronis biasanya harus melakukan dialisis (cuci darah) secara rutin 3 kali seminggu dengan jadwal Senin, Rabu, Jumat atau Selasa, Kamis, Sabtu. Karena ada interval atau jarak mencapai 2 hari (contoh Jumat kembali lagi ke Senin ada 2 hari kosong) padahal biasanya selang 1 hari, maka ini akan menimbulkan risiko komplikasi.

Peneliti dari US Renal Data System (USRDS) dan University of Minnesota, menyimpulkan pasien lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena komplikasi jika memberikan interval atau jarak 2 hari antara sesi dialisis dibandingkan dengan jarak 1 hari.

"Hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara interval 2 hari dari sesi dialisis dengan risiko kesehatan," ujar peneliti Dr Robert Foley, wakil direktur USRDS Coordinating Center seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (22/9/2011).

Hemodialisis adalah salah satu bentuk dialisis yang paling umum, proses ini biasanya dilakukan pada orang yang fungsi ginjalnya tinggal 15 persen atau kurang. Perawatan ini menggunakan mesin untuk menghilangkan racun dan cairan berlebih dari darah.

Sebagian besar pasien melakukan dialisis 3 kali seminggu untuk sesi sekitar 4 jam, biasanya jadwalnya pada hari Senin, Rabu dan Jumat atau Selasa, Kamis dan Sabtu, jadi dalam 1 hari seminggu pasien memiliki jarak dialisis selama 2 hari.

Studi yang dilaporkan dalam New England Journal of Medicine ini melibatkan sekitar 32.065 pasien yang rata-rata berusia 62 tahun dan sedikitnya sudah melakukan dialisis selama 2 tahun.

Diketahui bahwa tingkat risiko terkena jantung lebih tinggi pada orang yang memiliki interval jarak dialisis 2 hari dibanding yang 1 hari, serta tingkat kematian akibat jantung juga tinggi.

Hal ini kemungkinan karena semakin lama menunggu waktu untuk menghilangkan kelebihan cairan atau kelainan elektrolit yang ada, mungkin berhubungan dengan kadar potasium yang tinggi sehingga berbahaya bagi jantung.



"Pesan dari studi ini adalah interval 2 hari yang panjang bisa menjadi titik risiko untuk gangguan jantung dan kemungkinan masuk rumah sakit. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah kita perlu memeriksa kembali jadwal dialisis 3 hari dalam seminggu?" ujar Dr. Martin Zand, seorang profesor kedokteran di divisi nefrologi di University of Rochester Medical Center di New York.

Dr Zand menuturkan pasien harus menanyakan pilihan dialisis lainnya pada dokter seperti dialisis peritoneal di rumah atau menambahkan waktu dialisis, atau dengan meminimalkan asupan cairan dan makanan yang asin serta tinggi kalium seperti pisang dan alpukat.

Dengan jarak interval 1 hari yang lebih aman maka penderita ginjal akan lebih baik melakukan cuci darah tanpa dijadwal hari tapi melihat selang 1 hari-nya saja.




Sumber : detik

Monday, September 19, 2011

Waspadalah.....Bintik Kuning di Mata Tanda Penyakit Jantung


Bercerminlah dan perhatikan mata Anda. Segera periksakan diri ke dokter jika terdapat garis atau bintik kuning di kulit sekitar kelopak mata. Itu karena garis tersebut bisa jadi penanda penyakit jantung.

Hal tersebut merupakan hasil  penelitian yang dilakukan tim dari University of Copenhagen, Denmark, dengan melibatkan lebih dari 12 ribu orang. Seseorang dengan kondisi yang juga dikenal sebagai xanthelasmata ini, cenderung mendapat serangan jantung atau meninggal dunia dalam waktu 10 tahun.

Bintik atau garis kuning merupakan endapan kolesterol, tidak menimbulkan rasa sakit ataupun mengganggu penglihatan. Tetapi banyak orang ke dokter kulit untuk bisa menyamarkan atau menghilangkannya. Menurut penelitian yang dipublikasi secara online di British Medical Journal, orang dengan xanthelasma harus memeriksakan ke dokter.

Seseorang dengan xanthelasmata berisiko 12 persen lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan seseorang yang tidak mengalami kondisi ini. Bintik kuning di sekitar kelopak mata ini lebih bisa diandalkan sebagai tanda penyakit jantung pada wanita.

"Prevelensi xanthelasmata tidak jauh berbeda antara pria dan wanita. Tetapi, pada wanita tanda ini bisa jadi prediksi yang lebih baik dibandingkan pada pria," kata Profesor Anne Tybjaerg-Hansen dari University of Copenhagen, seperti dikutip dari Daily Mail.

Hal ini, menurut Anne, dapat menjelaskan fakta bahwa pria dan wanita memiliki faktor risiko yang sama dalam hal penyakit jantung.  Tim peneliti mengungkap, temuan ini secara jelas menemukan untuk pertama kalinya bahwa orang dengan xanthelasmata memiliki peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Studi ini juga menemukan garis warna putih atau abu-abu di sekitar kornea, yang dalam istilah medis dikenal sebagai arcus corneae, tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Dalam penelitian ini, Profesor Anne mencatat riwayat kesehatan 12.745 responden dari 1976 hingga Mei 2009. Usia mereka antara 20 hingga 93 tahun dan tidak terkena penyakit jantung pada awal proyek penelitian.





Sumber : vivanews

Wednesday, September 14, 2011

Waspadalah..... Penyakit THT Mengancam saat Kemarau


Pada musim kemarau tahun ini, masyarakat diharapkan waspada terhadap serangan penyakit di sekitar Telingan, Hidung dan Tenggorokan (THT).

"Radang tenggorokan dan hidung kerap meningkat pada saat musim kemarau. Peningkatannya bisa mencapai 50%," ujar ahli THT yang juga Rektor Unisba M Thaufiq Siddiq Boesoirie usai acara silaturahmi keluarga besar Unisba di Kampus Unisba, Jalan Tamansari Kota Bandung, Kamis (8/9/2011).

Dengan intensitas hujan yang kurang, jelas Thaufiq, penyakit radang tenggorokan dan hidung akan dengan mudah menyergap. Meski demikian, dia mengaku pada tahun ini jumlah penderita penyakit tersebut menurun drastis.

"Mungkin akibat puasa jadi jumlah penderita menurun. Karena menurut penelitian, saat puasa detoksasi kenetralan racun meningkat dan imun tubuh pun meningkat," tambahnya.

Untuk menangkalnya, tands Thaufiq, masyarakat diharapkan banyak mengonsumsi protein yang tinggi, seperti telur, daging ayam, dan daging sapi. "Hal ini karena protein yang tinggi sebagai dasar pembentukan antibodi," pungkasnya.




Sumber : inilah.com




Monday, September 12, 2011

Waspadalah....Hasil Studi: Orang Narsis Bisa Jadi Bos yang 'Mengerikan'


Meski narsis berguna untuk remaja guna menaikkan rasa percaya diri, tapi orang yang narsis tak cocok menjadi bos atau pemimpin. Menurut studi terbaru, orang narsis bisa menjadi bos yang 'mengerikan' karena hanya mementingkan diri sendiri.

Studi terbaru yang akan dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science menunjukkan bahwa sifat narsis sebenarnya baik untuk dapat meningkatkan karir seseorang karena orang narsis biasanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi serta dominasi, yang membantu karirnya terus menanjak.

Tapi ketika menjadi pemimpin, baik pemimpin bisnis ataupun politik, maka orang narsis bisa menjadi bos yang 'mengerikan' dengan otoritas tinggi dan mementingkan diri sendiri.

"Para pemimpin yang narsis memiliki efek yang sangat negatif pada kinerja mereka. Mereka menghambat komunikasi karena mementingkan diri sendiri dan otoritarianisme," jelas penulis studi Barbora Nevicka, Ph.D, seperti dilansir Healthday, Senin (12/9/2011).

Menurut Nevicka, di tempat kerja komunikasi seperti berbagi informasi, perspektif dan pengetahuan sangat penting untuk membuat keputusan yang baik. Dalam sebuah kelompok, tim proyek, komite pemerintah, setiap orang membawa sesuatu yang baru. Itulah manfaat dari tim yang dapat menciptakan hasil yang baik.

"Orang yang narsis sangat meyakinkan. Mereka cenderung dipilih menjadi pemimpin. Tapi ada bahayanya," lanjut Nevicka.

Peneliti mempelajari 150 orang yang diminta untuk membuat keputusan dalam tiga kelompok, untuk menunjukkan bahwa orang yang narsis mementingkan diri sendiri dapat menghambat ide-ide kreatif yang merupakan bagian penting dari kelompok pengambil keputusan yang efektif dan berkinerja.

Dalam studi tersebut, setiap kelompok diminta untuk memilih calon pekerja. Hasilnya, kelompok-kelompok dengan 'bos' paling narsis selalu memilih calon yang terburuk.

Narsis atau yang dalam istilah ilmiah disebut Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan psikologis ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.

Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang menderita gangguan narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu.



Sumber : detik

Waspadalah.....Kenali Ciri-Ciri Zat Berbahaya Pada Makanan

 
Zat-zat berbahaya yang bisa menyebabkan penyakit mematikan seperti kanker bisa saja terdapat pada jajanan pasar atau jajanan anak-anak di sekolah. Apa saja zat-zat berbahaya itu, ciri-cirinya jika terkandung dalam makanan dan apa efeknya jika tubuh mengonsumsinya?

Pewarna Kuning Metanil (Methanil Yellow)
Kuning metanil adalah zat warna sintesis berwarna kuning kecokelatan dan berbentuk padat atau serbuk. Pewarna ini digunakan untuk pewarna tekstil dan cat. Kuning metanil merupakan bahan yang dilarang untuk digunakan sebagai pewarna pangan.

Kuning Metanil akan berbahaya jika terhirup, mengenai kulit, mengenai mata dan tertelan. Akibat yang ditimbulkan bisa iritasi pada saluran pernapasan, gangguan pada mata dan bahaya kanker pada kandung dan saluran kemih.

Apabila tertelan, bisa menyebabkan mual, muntah , sakit perut, diare, panas, rasa tidak enak dan tekanan darah rendah.
 

Penyalahgunaan kuning metanil untuk pangan telah ditemukan untuk beberapa jenis pangan di antaranya, kerupuk, mie, pangan jajanan berwarna kuning dan banyak juga sebagai pewarna pada tahu. Ciri pangan dengan pewarna kuning metanil biasanya, berwarna kuning menyolok dan cenderung berpendar, banyak memberikan titik-titik warna karena tidak homogen (misalnya pada kerupuk). Pewarna Rhodamin B

Ini juga merupakan pewarna sintesis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas. Bentuknya serbuk kristal merah keunguan dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar. Zat warna ini juga dilarang digunakan untuk makanan.

Rhodamin B juga berbahaya jika terhirup, mengenai kulit, mengenai mata dan tertelan. Akibatnya yang ditimbulkan bisa iritasi pada saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi pada mata, iritasi saluran pencernaan dan bahaya kanker hati.

Jika tertelan selain menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan, cirinya air seni akan berwarna merah atau merah muda. Penyalahgunaan rhodamin B untuk pewarna pangan telah banyak ditemukan pada panganan seperti kerupuk, terasi, dan beberapa jajanan yang berwarna merah.

Perlu diketahui juga, ciri-ciri pangan dengan pewarna ini adalah: berwarna merah menyolok dan cenderung berpendar, banyak memberikan titik-titik warna karena tidak homogen (misalnya pada kerupuk dan es puter).

Formalin
Formalin adalah larutan yang tidak berwana dan baunya sangat menusuk. Di dalam formalin terkandung sekitar 37 % formaldehid dalam air. Biasanya ditambah metanol hingga 15 % sebagai pengawet. Barang ini biasa digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis dan disinfektan untuk peralatan rumahsakit serta untuk pengawet mayat. Formalin juga dilerang keras digunakan untuk pengawet makanan.

Bahaya formalin jika terhirup, mengani kulit dan tertelan, bisa menyebabkan luka bakar, iritasi pada saluran pernafasan, reaksi alergi, dan bahaya kanker pada manusia. Bila tertelan sebanyak 2 sendok makan saja atau 30 mL formalin bisa menyebabkan kematian.
 

Gejala yang ditimbulkan jika formalin tertelan maka mulut, tenggorokan dan perut terasa terbakar, sakit menelan, mual, muntah, diare, kemungkinan terjadi perdarahan, sakit perut yang hebat, sakit kepala, hipotensi, kejang, tidak sadar hingga koma. Selain itu, juga bisa menyebabkan kerusakan hati, jantung, otak, limpa, pankreas, sistem susunan syaraf pusat dan ginjal.

Beberapa makanan yang ditemukan mengandung formalin sebagai pengawet di anataranya mie basah, tahu, baso, ayam dan ikan serta beberapa hasil laut lainnya.

Untuk mengetahui apakah beberapa makanan seperti mie, tahu dan baso berformalin, berikut ciri-cirinya.

Ciri-ciri mie basah berformalin: tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar (25 derajat celcius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius). Tidak lengket dan mie lebih mengkilap dibandingkan mie normal. Bau agak menyengat seperti bau formalin.

Ciri-ciri tahu berformalin: Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar 25 derajat Celsius dan bisa tahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius). Tahu terlampau keras, kenyal namun tidak padat. Bau agak menyengat.

Ciri-ciri ikan segar atau hasil laut berformalin: tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar (25 derajat C). Warna insang merah tua tidak cemerlang, bukan merah segar dan warna daging ikan putih bersih. Bau formalin atau agak menyengat.

Ciri-ciri ikan asin berformalin: tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu 25 derajat celsius. Bersih cerah dan tidak berbau khas ikan asin. Tidak dihinggapi lalat di area berlalat.

Ciri-ciri baso berformalin: Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar 25 derajat celsius, teksturnya sangat kenyal dan bau formalin agak menyengat.

Ciri-ciri ayam berformalin: Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar 25 derajat Celsius, teksturnya kencang dan bau formalin tercium.

Boraks
Boraks adalah senyawa berbentuk kristal, warna putih, tidak berbau dan stabil pada suhu tekanan normal.

Boraks merupakan senyawa kimia berbahaya untuk pangan dengan nama kimia natrium tetrabonat (NaB4O7 10H2O). Dapat dijumpai dalam bentk padat dan jika larut dalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat (H3BO3). Boraks atau asam borat biasa digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, bersifat antiseptik dan mengurangi kesadahan air. Bahan berbahaya ini haram digunakan untuk makanan.
 

Bahaya boraks jika terhirup, mengenai kulit dan tertelan bisa menyebabkan iritasi saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi mata dan kerusakan ginjal. Jika boraks 5-10 gram tertelan oleh anak-anak bisa menyebabkan shock dan kematian.

Efek akut dari boraks bisa menyebabkan badan berasa tidak enak, mual, nyeri hebat pada perut bagian atas, perdarahan gastro-enteritis disertai muntah darah, diare, lemah, mengantuk, demam dan sakit kepala.

Penyelahgunaan boraks untuk makanan telah ditemukan pada mie basah, baso, kerupuk dan jajanan lainnya.

Untuk mengetahui makanan mengandung boraks ciri-cirinya sebagai berikut:
- Ciri-ciri mie basah mengandung boraks: Teksturnya kenal, lebih mengkilat, tidak lengket, dan tidak cepat putus.

- Ciri baso mengandung boraks: teksturnya sangat kenal, warna tidak kecokelatan seperti penggunaan daging namun lebih cenderung keputihan.

-Ciri-ciri jajanan (seperti lontong) mengandung boraks: teksturnya sangat kenyal, berasa tajam, seprti sangat gurih dan membuat lidah bergetar dan meberikan rasa getir.

- Ciri-ciri kerupuk mengandung boraks: teksturnya renyah dan bisa menimbulkan rasa getir.
 
 
 
 
Sumber : Suara Media

Wednesday, September 7, 2011

Waspadalah.....Inilah Cara Kerja Penipu Rampok ATM Anda


Peneliti menemukan, penipu mampu mengetahui nomer PIN Anda cukup melalui jejak panas jari di ATM. Mengejutkannya, kesempatan keberhasilan metode ini mencapai 80%.

Para ilmuwan mengaku, melalui metode ini, kesempatan mengidentifikasi secara benar empat nomer PIN menggunakan pindai inframerah di ATM mencapai 80%. Bahkan, cukup semenit, semua nomor yang telah ditekan bias tampak dengan jelas oleh mata para penipu.

Selanjutnya, para penipu ini tinggal mencuri kartu ATM orang untuk bisa mengambil uang. Menurut gambar para peneliti, tombol plastik ATM menunjukkan angka yang benar dengan waktu singkat saat digunakan pindai inframerah.

“Dengan tombol plastik, deteksi bisa dilakukan dengan mudah namun masih sulit untuk menentukan kombinasi angkanya,” ujar mahasiswa doktoral sains komputer Keaton Mowery di University of Caliornia at San Diego (UCSD) seperti dikutip Dailymail.

Beruntungnya, cara ini tak akan berhasil pada ATM dengan tombol besi. Seperti diketahui, para penipu menggunakan banyak cara mendapat nomor PIN orang yang menggunakan ATM. Termasuk, perangkat ‘skimming’ yang memungkinkan penjahat menyalin dan membaca detail bank serta PIN saat orang mengambil uang di ATM.




Sumber : inilah.com

Tuesday, September 6, 2011

Waspadalah.....Wadah Plastik Ternyata Berbahaya


Sebagian besar wadah plastik atau pembungkuas yang digunakan untuk menyimpan makanan ternyata berbahaya. Benarkah?

Beberapa kelompok peneliti dan lingkungan di Amerika Serikat mengatakan, wadah atau pembungkus yang membuat hidup lebih mudah ternyata mengandung zat kimia membahayakan kesehatan.

Ini karena kandungan Bisphenol-A (BPA) pada banyak plastik keras, dan Phthalates yang biasa digunakan pada plastik-plastik lunak. Konon bahan-bahan kimia ini bisa pindah ke makanan yang disimpan di dalamnya, apalagi makanan itu dipanaskan bersama wadah plastik.

Lalu bagaimana mengetahui wadah plastik yang kita gunakan itu aman?
Wadah plastik yang berkualitas mencantumkan kode keamanan yang sudah disepakati secara internasional.
Kode itu biasanya dicetak di bawah wadah berupa simbol segitiga dengan angka di dalamnya serta tulisan di bawah segitiga. Apa saja kode-kode tersebut?

PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate)

Berwarna transparan seperti botol air mineral, jus dan hampir seluruh botol minuman lainnya. Botol berjenis ini hanya dipakai sekali saja dan tidak digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas.

HDPE (High Density Polyhylene)

Tanda ini digunakan untuk botol susu, wadah makanan tebal, dan galon air minum. HDPE lebih tahan suhu tinggi. Meski aman, plastik HDPE digunakan untuk mengemas makanan atau minuman dianjurkan untuk sekali pemakaian.

PVC (Polyvinul Chloride)

Jenis ini sering digunakan sebagai plastik pembungkus. PVC akan memiliki potensi berbahaya terhadap ginjal, hati, dan berat badan apabila digunakan untuk membungkus makanan.

LDPE (Low Density Polyethylene)

Plastik ini terbuat dari minyak bumi dan biasa dipakai untuk wadah makanan, plastik kemasan, dan botol-botol lunak. LDPE adalah plastik yang sulit dihancurkan, namun baik untuk menjadi tempat makanan.

PP (Polypropylene)

Botol ini berwarna transparan namun tidak jernih. Bahan ini memiliki daya tembus uap yang rendah, tahan terhadap lemak, stabil dengan suhu tinggi dan cukup mengilap. Bahan ini merupakan jenis bahan plastik terbaik untuk wadah makanan serta minuman.

PS (Polystyrene)

Polystyrene adalah polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene jika bersentuhan dengan makanan. Jadi plastik ini termasuk berbahaya karena dapat mengganggu hormon estrogen pada wanita dan berakibat pada masalah reproduksi dan pertumbuhan sistem syaraf.



Sumber : inilah.com

Monday, September 5, 2011

Waspadalah.....Gangguan Tidur Dapat Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak


Gangguan tidur ternyata bisa menyerang anak-anak. Gangguan yang dialami bukan hanya tidak bisa tidur, melainkan adanya masalah seperti sering mengalami mimpi buruk.

Sebaiknya kenali masalahnya, karena jika dibiarkan bisa mengganggu perkembangan anak. "Anak saya selalu rewel setiap malam, tidak bisa tidur, tapi enggak tahu penyebabnya," cerita Ira Handayani yang memiliki anak berusia enam bulan dengan gangguan tidur.

Masalah yang dialami Ira ternyata dialami beberapa ibu lainnya. Setiap orang mengalami waktu tidur yang berbeda-beda, dan berapa lama waktu tidur bergantung pada usia seseorang. Bayi misalnya. Seorang bayi yang baru lahir hingga usia tiga bulan akan memerlukan waktu tidur hampir seharian lamanya, sekitar 20 jam per hari.

Sementara itu, anak-anak akan memerlukan waktu tidur selama 8–14 jam, bergantung pada usia anak tersebut. Sama halnya dengan waktu tidur, gangguan tidur yang dialami orang pun berbeda-beda.
Saat anak tertidur dan terbangun pada malam hari, memang sudah menjadi hal yang biasa. Namun, yang harus diperhatikan adalah seperti apa gangguan tersebut menyerang.

Dokter ahli RPSGT (Registered Polysomnographic Technologist) dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Dr Andreas A Prasaja atau yang akrab disapa Dr Ade, mengatakan bahwa gangguan tidur harus dipahami.

Artinya, gangguan tersebut bukan hanya tidak bisa tidur saja. "Banyak gangguan tidur lain yang justru menyebabkan anak mengantuk," ungkap dokter lulusan Universitas Atma Jaya pada 2002 ini.

Dr Ade menuturkan, gangguan tidur pada anak lainnya yakni Sindrom kematian mendadak pada bayi, yaitu sudden infant death syndrome (SIDS), ada pula sleep apnea, henti napas saat tidur, anak menolak untuk tidur, atau sleep walking (berjalan sambil tidur), night terrors sampai mengompol.

"Semua gangguan tidur disebabkan faktor yang berbeda-beda,"  ujar dokter yang mengambil pendidikan Sleep Medicine & Technology Sydney University di Australia ini. Dr Ade menjelaskan, SIDS tidak diketahui pasti penyebabnya, tetapi bisa dikenali tandanya, yakni turunnya tekanan darah hingga melambatnya denyut jantung bahkan bisa sampai berhenti.

Faktor-faktor risiko timbulnya gangguan jenis ini di antaranya adalah ibu yang merokok, bayi prematur, riwayat kelainan jantung pada keluarga, dan tidur telungkup dengan mulut-hidung tertutup.

"Gangguan tidur jenis ini bisa dicegah dengan menghindari rokok selama kehamilan dan setelah melahirkan lalu membiasakan bayi untuk tidur telentang. Sebaiknya jangan biarkan selimut, boneka, atau bantal menghalangi hidung dan mulut bayi saat tidur," tandas dokter pertama di Indonesia yang mengambil bidang ini.

Dikatakan Dr ade, anak usia sekolah sering kali menolak untuk tidur karena ingin menonton film di televisi, permainan, atau bahkan pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai. Sementara itu, anak balita lebih sering menolak tidur karena masih ingin bermain.

"Jadi, dengan kebiasaan tidur yang baik, anak-anak akan terbiasa untuk mengenali waktu untuk tidur," sarannya. Ada pula gangguan tidur sleep walking, yaitu ngelindur atau mengigau bahkan berjalan dalam tidur. Dr Ade mengatakan bahwa sleep walking terjadi saat anak akan tidur.

"Walaupun penyebab pasti belum diketahui, kita tahu bahwa sleep walking bisa dipicu oleh excitement sebelum tidur dan kondisi kurang tidur," tutur dokter yang menerbitkan buku berjudul "Ayo Bangun! Dengan Bugar karena Tidur yang Benar".

Sleep walking biasanya terjadi dalam dua jam awal tidur, saat utang tidur masih menumpuk tinggi. Ini sebabnya penanganan utama sleep walking adalah dengan mencukupi kebutuhan tidur anak.

Selain itu, ada pula gangguan tidur night terrors dan pavor nocturnus, merupakan gangguan tidur yang menakutkan dam sering menyerang anak usia prasekolah. Saat tidur, anak dapat tiba-tiba menangis dengan histeris. Terkadang dia sampai terduduk dan memfokuskan pandangan pada satu sudut.

Salah satu ciri khas gangguan tersebut adalah si anak tidak merespons belaian orangtua untuk menenangkan, malah menangisnya bertambah keras. Setelah beberapa waktu, dia akan terdiam dan kembali tidur, atau terbangun dengan pandangan bingung karena tidak tahu apa yang terjadi.

"Kondisi ini akan berkurang dan akhirnya akan hilang sendiri. Yang terpenting bagi orangtua, adalah untuk menjaga anak jangan sampai menyakiti dirinya sendiri, dan menenangkannya jika ia terbangun. Pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang baru terjadi, hanya akan membingungkannya," jelasnya.

Selanjutnya, gangguan tidur epilepsi, merupakan serangan epilepsi yang memang terjadi pada saat tidur. Anak akan mengalami serangan kejang saat tidur. Pengobatan yang dilakukan sama layaknya penanganan epilepsi. Sementara itu,  sleepapnea terjadi karena penyempitan saluran napas di bagian atas. Terhadap anak, biasanya hal ini disebabkan pembengkakan amandel yang dialami anak.
 
 
 
Sumber : Suara Media

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran