Clock By Blog Tips

Monday, September 5, 2011

Waspadalah.....Gangguan Tidur Dapat Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak


Gangguan tidur ternyata bisa menyerang anak-anak. Gangguan yang dialami bukan hanya tidak bisa tidur, melainkan adanya masalah seperti sering mengalami mimpi buruk.

Sebaiknya kenali masalahnya, karena jika dibiarkan bisa mengganggu perkembangan anak. "Anak saya selalu rewel setiap malam, tidak bisa tidur, tapi enggak tahu penyebabnya," cerita Ira Handayani yang memiliki anak berusia enam bulan dengan gangguan tidur.

Masalah yang dialami Ira ternyata dialami beberapa ibu lainnya. Setiap orang mengalami waktu tidur yang berbeda-beda, dan berapa lama waktu tidur bergantung pada usia seseorang. Bayi misalnya. Seorang bayi yang baru lahir hingga usia tiga bulan akan memerlukan waktu tidur hampir seharian lamanya, sekitar 20 jam per hari.

Sementara itu, anak-anak akan memerlukan waktu tidur selama 8–14 jam, bergantung pada usia anak tersebut. Sama halnya dengan waktu tidur, gangguan tidur yang dialami orang pun berbeda-beda.
Saat anak tertidur dan terbangun pada malam hari, memang sudah menjadi hal yang biasa. Namun, yang harus diperhatikan adalah seperti apa gangguan tersebut menyerang.

Dokter ahli RPSGT (Registered Polysomnographic Technologist) dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Dr Andreas A Prasaja atau yang akrab disapa Dr Ade, mengatakan bahwa gangguan tidur harus dipahami.

Artinya, gangguan tersebut bukan hanya tidak bisa tidur saja. "Banyak gangguan tidur lain yang justru menyebabkan anak mengantuk," ungkap dokter lulusan Universitas Atma Jaya pada 2002 ini.

Dr Ade menuturkan, gangguan tidur pada anak lainnya yakni Sindrom kematian mendadak pada bayi, yaitu sudden infant death syndrome (SIDS), ada pula sleep apnea, henti napas saat tidur, anak menolak untuk tidur, atau sleep walking (berjalan sambil tidur), night terrors sampai mengompol.

"Semua gangguan tidur disebabkan faktor yang berbeda-beda,"  ujar dokter yang mengambil pendidikan Sleep Medicine & Technology Sydney University di Australia ini. Dr Ade menjelaskan, SIDS tidak diketahui pasti penyebabnya, tetapi bisa dikenali tandanya, yakni turunnya tekanan darah hingga melambatnya denyut jantung bahkan bisa sampai berhenti.

Faktor-faktor risiko timbulnya gangguan jenis ini di antaranya adalah ibu yang merokok, bayi prematur, riwayat kelainan jantung pada keluarga, dan tidur telungkup dengan mulut-hidung tertutup.

"Gangguan tidur jenis ini bisa dicegah dengan menghindari rokok selama kehamilan dan setelah melahirkan lalu membiasakan bayi untuk tidur telentang. Sebaiknya jangan biarkan selimut, boneka, atau bantal menghalangi hidung dan mulut bayi saat tidur," tandas dokter pertama di Indonesia yang mengambil bidang ini.

Dikatakan Dr ade, anak usia sekolah sering kali menolak untuk tidur karena ingin menonton film di televisi, permainan, atau bahkan pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai. Sementara itu, anak balita lebih sering menolak tidur karena masih ingin bermain.

"Jadi, dengan kebiasaan tidur yang baik, anak-anak akan terbiasa untuk mengenali waktu untuk tidur," sarannya. Ada pula gangguan tidur sleep walking, yaitu ngelindur atau mengigau bahkan berjalan dalam tidur. Dr Ade mengatakan bahwa sleep walking terjadi saat anak akan tidur.

"Walaupun penyebab pasti belum diketahui, kita tahu bahwa sleep walking bisa dipicu oleh excitement sebelum tidur dan kondisi kurang tidur," tutur dokter yang menerbitkan buku berjudul "Ayo Bangun! Dengan Bugar karena Tidur yang Benar".

Sleep walking biasanya terjadi dalam dua jam awal tidur, saat utang tidur masih menumpuk tinggi. Ini sebabnya penanganan utama sleep walking adalah dengan mencukupi kebutuhan tidur anak.

Selain itu, ada pula gangguan tidur night terrors dan pavor nocturnus, merupakan gangguan tidur yang menakutkan dam sering menyerang anak usia prasekolah. Saat tidur, anak dapat tiba-tiba menangis dengan histeris. Terkadang dia sampai terduduk dan memfokuskan pandangan pada satu sudut.

Salah satu ciri khas gangguan tersebut adalah si anak tidak merespons belaian orangtua untuk menenangkan, malah menangisnya bertambah keras. Setelah beberapa waktu, dia akan terdiam dan kembali tidur, atau terbangun dengan pandangan bingung karena tidak tahu apa yang terjadi.

"Kondisi ini akan berkurang dan akhirnya akan hilang sendiri. Yang terpenting bagi orangtua, adalah untuk menjaga anak jangan sampai menyakiti dirinya sendiri, dan menenangkannya jika ia terbangun. Pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang baru terjadi, hanya akan membingungkannya," jelasnya.

Selanjutnya, gangguan tidur epilepsi, merupakan serangan epilepsi yang memang terjadi pada saat tidur. Anak akan mengalami serangan kejang saat tidur. Pengobatan yang dilakukan sama layaknya penanganan epilepsi. Sementara itu,  sleepapnea terjadi karena penyempitan saluran napas di bagian atas. Terhadap anak, biasanya hal ini disebabkan pembengkakan amandel yang dialami anak.
 
 
 
Sumber : Suara Media

Thursday, August 25, 2011

Waspadalah.....Kereta Dorong Bayi Ternyata Berbahaya


Kereta dorong bayi yang banyak digunakan kaum ibu untuk memudahkan membawa anak-anak saat berjalan-jalan ternyata diklaim berbahaya karena bisa menjadi pemicu stres bagi bayi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Universitas Dundee, Skotlandia, bayi yang sering menggunakan stroller bisa terganggu pertumbuhannya. Hal itu terjadi saat orangtua mendorong anak dengan posisi stroller menghadap ke depan (tidak menghadap wajah ibu mereka).

Cara ini cenderung membuat anak menjadi cemas dengan keberadaan orang dewasa yang tidak mereka kenal.

Seorang profesor keperawatan dan kesehatan keluarga di Australia, Cathrine Fowler mengklaim anak-anak akan ketakutan jika dibawa dalam gendongan atau didorong di kereta bayi tanpa terlihat dari orang tua.

Seperti dikutip dari Dailymail, Folwer menjelaskan bayangkan jika Anda sendiri diikat ke dada seseorang dengan kaki dan tangan menggapai-gapai, tanpa kontrol ke dalam satu pusat perbelanjaan yang padat, itu pastinya akan menakutkan.

Oleh karenanya, ia menyimpulkan menggendong bayi menghadap depan akan menciptakan situasi yang sangat stress bagi anak.

Penelitian Profesor Fowler itu tak hanya diterapkan untuk bayi yang baru lahir, tetapi juga anak-anak sampai usia satu tahun.

Komentar itu dilontarkannya berdasarkan studi pada 2008 yang menemukan bahwa bayi akan menderita bila mereka tal dapat melihat orang tua mereka saat berada di dalam kereta dorong.

Dalam penelitian oleh University of Dundee itu, akademisi menemukan bahwa kereta bayi yang menghadapi ke depan bisa membuat anak menjadi mudah cemas saat dewasa.

Anak-anak akan merasa sulit mendapatkan perhatian orang tua mereka.

Sebaliknya, metode tradisional dengan menggunakan kereta bayi yang menghadap orang tua membuat bayi akan lebih mungkin untuk tertawa, mendengarkan ibu mereka berbicara, dan mudah tidur. Itu otomatis yang menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah.

Sementara itu, Dr Suzanne Zeedyk, seorang psikolog dan peneliti menambahkan data penelitian menunjukkan bahwa bagi banyak bayi yang dibawa dengan kereta bayi akan megalami stres. Hal itu karena mereka jarang diajak berkomunikasi dengan sang ibu. 


Sumber : inilah.com

Tuesday, August 23, 2011

Waspadalah.....Jangan Pakai Sembarang Minyak untuk Pijat Payudara


Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperlancar pemberian ASI adalah melakukan pemijatan pada payudara. Tapi para ibu sebaiknya tidak sembarangan menggunakan minyak untuk memijat payudara.

Pemijatan pada payudara bisa membantu melancarkan saluran susu sehingga ASI yang mengalir lebih bebas dan membantu mengosongkan payudara. Kondisi ini akan memicu produksi ASI yang lebih banyak lagi.

Pijat ini juga penting dalam menjaga kesehatan payudara, karena jika payudara tidak dipijat atau tidak mendapatkan stimulasi maka memicu terjadinya penumpukan cairan yang nantinya menyebabkan masalah pada payudara seperti payudara nyeri, dan bengkak.

Terapi pemijatan payudara ini sebaiknya menggunakan minyak alami yang aman untuk kesehatan. Untuk itu cek terlebih dahulu kandungan dalam minyak tersebut apakah aman untuk bayi atau tidak terutama jika tertelan. Karenanya dianjurkan menggunakan minyak alami yang khusus diperuntukkan bagi ibu menyusui.

Pemijatan yang dilakukan setiap hari juga berfungsi meningkatkan kadar hormon oksitosin yang bisa membantu menenangkan dan membuat ibu rileks, sehingga secara otomatis ASI pun akan keluar.

Selain itu minyak alami yang digunakan untuk pemijatan juga bisa membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada payudara yang biasa terjadi pada ibu-ibu menyusui, serta melembutkan kulit payudara dan membuatnya tetap sehat saat sudah tidak menyusui lagi.

Berikut ini beberapa tahapan yang bisa dilakukan dalam proses pemijatan payudara yaitu:
Cuci dan keringkan tangan sebelum melakukan pemijatan, Berikan beberapa tetes minyak di tangan lalu mulailah memijat dari daerah puting dengan memberikan gerakan lembut dan halus, setiap tekanan yang diberikan akan memperlancar aliran darah pembuluh limfatik. 

Lakukan pijat lembut pada payudara dengan gerakan meremas seperti gerakan mengangkat dan menekan Secara perlahan-lahan pijat payudara ke arah jarum jam dan berlawanan jarum jam, tapi jangan menekan terlalu keras karena bisa merusak jaringan kelenjar Lakukan pijatan secara teratur setiap harinya Cussons First Years New Mum Breast Lactation Oil



Sumber : detik

Thursday, August 18, 2011

Waspadalah.....Sindrom 'Putri Tidur' Bikin Tidur Sebulan


Seorang mahasiswa mengaku melewatkan ulang tahun dan ujian universitasnya karena ia cepat tertidur. Menarik atau menyeramkannya, ia bisa tidur selama sebulan penuh.

Lily Clarke (21) memiliki kondisi langka yang disebut sindrom Kleine-Levin yang membuatnya mampu tidur selama sebulan. Ia hanya bangun untuk makan dan minum sebelum kembali tidur. Selama tiga tahun, ia telah menemui tujuh konsultan berbeda.

Selain itu, ia juga menjalani serangkaian uji medis. Kondisi ini akhirnya berhasil terdiagnosa setelah ibunya membaca kasus serupa di Dailymail pada Februari 2010.

"Setelah mengetahui gejalanya, saya mengetahuinya,” ungkap Adele Clarke (47).

Menurut ibu Lily, kondisi ini muncul pertama saat keluarganya sedang bermain ice skating pada November 2007.

"Lily tak biasanya diam dan mengatakan, ‘kepala saya terasa aneh dan tak enak badan’. Awalnya saya mengira ia terkena demam,” ujarnya.

Setelah itu Lily terus tidur dan melewatkan makanannya serta menolak beranjak dari tempat tidur hingga 25 hari ke depan tanpa makan dan minum. Ia tidur selama 23 jam sehari dan tak tahan bising serta cahaya.

Menurut dokter, kondisi bisa dari migraine hingga ME serta depresi. Menurut konsultan neuropsikiatris, Lily menderita ‘recurrent depressive episodes’. Ia pun diberi obat antidepressant dan menjalani terapi perilaku kognitif.

Namun pada Februari 2010, saat ibu Lily menemukan artikel tersebut dan menghubungi media tersebut, ia mendapat rekomendasi untuk menemui Profesor David Nutt di Chelsea and Westminster Hospital.

Namun seperti dilaporkan Dailymail, ahli tersebut mengatakan tak ada obat untuk kondisi ini.




Sumber : inilah.com

Monday, August 15, 2011

Waspadalah.....Jangan Pakai Sembarang Minyak untuk Pijat Payudara


Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperlancar pemberian ASI adalah melakukan pemijatan pada payudara. Tapi para ibu sebaiknya tidak sembarangan menggunakan minyak untuk memijat payudara.

Pemijatan pada payudara bisa membantu melancarkan saluran susu sehingga ASI yang mengalir lebih bebas dan membantu mengosongkan payudara. Kondisi ini akan memicu produksi ASI yang lebih banyak lagi.

Pijat ini juga penting dalam menjaga kesehatan payudara, karena jika payudara tidak dipijat atau tidak mendapatkan stimulasi maka memicu terjadinya penumpukan cairan yang nantinya menyebabkan masalah pada payudara seperti payudara nyeri, dan bengkak.

Terapi pemijatan payudara ini sebaiknya menggunakan minyak alami yang aman untuk kesehatan. Untuk itu cek terlebih dahulu kandungan dalam minyak tersebut apakah aman untuk bayi atau tidak terutama jika tertelan. Karenanya dianjurkan menggunakan minyak alami yang khusus diperuntukkan bagi ibu menyusui.

Pemijatan yang dilakukan setiap hari juga berfungsi meningkatkan kadar hormon oksitosin yang bisa membantu menenangkan dan membuat ibu rileks, sehingga secara otomatis ASI pun akan keluar.

Selain itu minyak alami yang digunakan untuk pemijatan juga bisa membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada payudara yang biasa terjadi pada ibu-ibu menyusui, serta melembutkan kulit payudara dan membuatnya tetap sehat saat sudah tidak menyusui lagi.

Berikut ini beberapa tahapan yang bisa dilakukan dalam proses pemijatan payudara yaitu:
Cuci dan keringkan tangan sebelum melakukan pemijatan, Berikan beberapa tetes minyak di tangan lalu mulailah memijat dari daerah puting dengan memberikan gerakan lembut dan halus, setiap tekanan yang diberikan akan memperlancar aliran darah pembuluh limfatik. 

Lakukan pijat lembut pada payudara dengan gerakan meremas seperti gerakan mengangkat dan menekan Secara perlahan-lahan pijat payudara ke arah jarum jam dan berlawanan jarum jam, tapi jangan menekan terlalu keras karena bisa merusak jaringan kelenjar Lakukan pijatan secara teratur setiap harinya Cussons First Years New Mum Breast Lactation Oil





Sumber : detik

Waspadalah.....Kekurangan Zat Besi Saat Menstruasi


Banyak perempuan yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami kekurangan zat besi. Kondisi ini sebaiknya lebih diwaspadai oleh perempuan terutama ketika sedang menstruasi.

Kekurangan zat besi paling umum terjadi pada perempuan saat mengalami menstruasi terutama jika ia tergolong menstruasi berat. Padahal zat besi penting untuk mempertahankan warna merah pada darah dan juga menjaga fungsi-fungsi dari organ yang ada di tubuh agar tetap bekerja optimal.

Zat besi merupakan bahan utama yang digunakan dalam pembuatan sel darah merah, ia akan membuat hemoglobin substansi yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen ke jaringan yang ada di tubuh.

Semua perempuan yang masih mengalami menstruasi berisiko kekurangan zat besi akibat adanya darah yang hilang selama periode tersebut, karena saat tubuh kehilangan darah maka ia kehilangan zat besi pula, seperti dikutip dari Mayo Clinic, Senin (15/8/2011).

Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab terjadinya anemia, dan anemia karena kekurangan zat besi terjadi jika jumlah sel darah merah atau hemoglobin berada di bawah normal. Untuk itu menjaga kadar zat besi agar tetap ideal adalah hal yang sangat penting, karena jika terjadi anemia yang parah, maka kondisi ini bisa mengancam jiwa.

Anemia yang dialami saat menstruasi diakibatkan oleh kurangnya mengonsumsi makanan yang mengandung kadar zat besi tinggi. Gejala yang muncul biasanya pucat, lemas, berkurangnya kekuatan otot, adanya perubahan kognitif serta terjadinya penurunan kinerja.

Untuk mencegah terjadinya anemia karena kekurangan zat besi, sebaiknya perempuan mengonsumsi makanan yang mengandung kaya zat besi selama menstruasi seperti kacang-kacangan, telur, unggas, daging merah, makanan laut, sayuran berdaun hijau tua (bayam).

Selain itu perempuan menstruasi juga perlu mengonsumsi makanan yang mengandung kadar vitamin C tinggi untuk membantu proses penyerapan zat besi di dalam tubuh seperti brokoli, jeruk dan juga paprika.



Sumber : detik

Tuesday, August 9, 2011

Waspadalah.....Rokok Pemicu Utama Kanker Mulut


Kanker mulut bisa jadi merupakan jenis kanker yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Tapi ternyata pemicu utama terjadinya kanker mulut adalah akibat rokok dan produk tembakau lainnya.

Kanker mulut adalah jenis kanker yang ditemukan dalam rongga mulut (daerah mulut) dan orofaring (bagian tenggorokan di belakang mulut). Kanker mulut dapat terjadi pada bibir, gusi, gigi, lidah, di dalam lapisan pipi, area kecil di belakang gigi bungsu serta langit-langit dan dasar mulut (di bawah lidah).

Penyebab utama dari kanker mulut ini yaitu penggunaan tembakau, yang diperkirakan sekitar 80-90 persen kanker mulut disebabkan oleh merokok, cerutu, pipa, mengunyah tembakau dan mencelupkan tembakau, seperti dikutip dari University of Maryland Medical Center, UMM.edu, Selasa (9/8/2011).

Hal ini karena semua produk tembakau mengandung zat beracun, karsinogen (agen penyebab kanker) dan nikotin (zat adiktif). Karenanya semua produk tembakau dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker mulut yaitu:

1. Rokok
Rokok merupakan bentuk paling umum dari tembakau yang banyak digunakan. American Cancer Society menuturkan bahwa sekitar 80 persen orang dengan kanker mulut adalah pengguna tembakau. Hal ini karena ada lebih dari 60 zat karsinogen yang bisa menyebabkan mutasi pada DNA.

2. Cerutu dan pipa
Cerutu dan pipa sering dianggap kurang berbahaya dibanding dengan rokok, padahal risikonya sama saja. Perokok pipa mengalami peningkatan risiko untuk kanker bibir yang mana menjadi tempat diletakkannya tangkai pipa, sedangkan cerutu umumnya membakar tembakau lebih lama dan kandungannya lebih besar sehingga meningkatkan jumlah paparan asap rokok.

3. Mengunyah tembakau
Mengunyah tembakau bisa dalam bentuk daun (dalam kemasan) atau bentuk bubuk yang biasanya dijual dalam kaleng. Meskipun produk ini dianggap tanpa asap, tapi bahan kimia berbahaya seperti nikotin tetap tertelan, dan lebih dari 28 bahan kimia penyebab kanker ditemukan pada tembakau yang tidak berasap.

Produk tembakau ini bisa menyebabkan kanker pada pipi, gusi dan bibir, yang seringkali dimulai sebagai leukoplakia (luka berwarna putih yang berkembang di dalam mulut atau tenggorokan) atau eritroplakia (luka berwarna merah yang berkembang di dalam mulut). Masalah lain yang bisa timbul adalah penyakit periodontal, perubahan warna gigi dan bau mulut.

Kanker mulut terjadi ketika sel-sel di bibir atau mulut mengalami perubahan mutasi dalam DNAnya. Mutasi ini memungkinkan sel-sel kanker tumbuh dan membelah tanpa terkontrol ketika sel-sel sehat mati.

Kanker ini paling sering diawali di sel squamous yang melapisi bibir dan bagian dalam mulut. Sel-sel ini terakumulasi dan seiring waktu menyebar ke daerah lain dari mulut. Kebanyakan jenis kanker mulut yang ada adalah karsinoma sel squamous.




Sumber : detik


Monday, August 8, 2011

Waspadalah.....Sering Minum Manis-manis, Risiko Diabetes


Makanan dan minuman manis itu seperti candu yang membuat orang ketagihan. Hati-hati jika punya kebiasaan minum satu atau dua minuman manis dalam soda, minuman energi, teh manis dan vitamin setiap hari, karena berisiko menaikkan potensi terkena diabetes tipe-2 hingga 25 persen.

Memang minuman manis seperti soda hanya mengandung 150 kalori yang dapat dibakar dengan berjalan cepat selama setengah jam. Tapi jika tidak sempat dibakar dan tiap hari tubuh ditimbun minuman manis, maka berisiko menghasilkan lebih banyak lemak perut. Lemak yang terakumulasi di perut terkait erat dengan tekanan darah tinggi dan masalah jantung lainnya.

Minuman manis ini membuat kalori menumpuk yang menyebabkan pertambahan berat badan. Sementara berat badan merupakan faktor risiko untuk penyakit diabetes.

"Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa minuman manis sangat terkait dengan berat badan," kata penulis Vasanti Malik, seorang peneliti di Departemen Gizi Harvard School of Public Health seperti dikutip dari USNews, Senin (8/8/2011).

Peneliti mengidentifikasi delapan penelitian dan memeriksa hubungan antara minuman manis dengan diabetes tipe 2. Mereka juga memeriksa tiga penelitian serupa yang berkaitan sindrom metabolik.

Penelitian diabetes terbesar diikuti lebih dari 91.000 perempuan Amerika berusia 24-44 selama 8 tahun juga memerkuat kesimpulan itu. Efek yang paling utama adalah lonjakan glukosa darah dan insulin, karena minuman manis sering dikonsumsi secara cepat dalam jumlah besar dan kadar gulanya cepat diserap.

Lonjakan glukosa tersebut dapat menyebabkan resistensi (penolakan) insulin, peradangan dan hipertensi. Tingginya kadar gula dalam sirup jagung, gula, dan minuman manis lebih berisiko daripada gula lain karena menghasilkan lebih banyak lemak perut.

"Di Amerika, konsumsi minuman manis naik menjadi rata-rata 142 kalori atau hampir satu 12-ons kaleng soda per hari pada tahun 2006 dari 65 kalori pada akhir tahun 1970. Ini menempatkan mereka pada risiko diabetes yang lebih besar," catat Frank Hu, profesor gizi dan epidemiologi di Harvard.

Sebuah laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merilis perkiraan bahwa pada tahun 2050, 1 dari 3 orang Amerika akan terkena penyakit diabetes. "Konsumsi minuman ringan memiliki implikasi yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat dalam hal epidemi diabetes," kata Hu.

Pada awal 2010, American Heart Association mengeluarkan rekomendasi yang menyarankan konsumen untuk menetapkan batas minuman manis 450 kalori seminggu, atau 12 ons soda dalam makanan 2.000 kalori.

Menghitung kalori adalah cara mudah untuk melacak kemungkinan risiko, tetapi terkadang dapat menyesatkan. "Konsumen kadang terlalu terfokus pada kalori, namun tidak memperhitungkan komponen-komponen lain. 12 ons kaleng soda setara dengan 15 sendok teh gula, dan mereka pikir hal itu tidak buruk," kata Constance Brown-Riggs, juru bicara American Dietetic Association.

Dalam sebuah studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association terhadap 88.000 perempuan selama 24 tahun, mereka yang menenggak 2 atau lebih minuman manis sehari memiliki risiko penyakit arteri koroner 35 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak.

"Anda tidak mendapat manfaat dari minum minuman soda ini karena ini menambahkan daftar kerusakan tambahan berupa gigi berlubang," kata Vasanti Malik.




Sumber : detik

Thursday, August 4, 2011

Waspadalah.....Nyeri Kepala Bagian Belakang Gejala Awal Tumor Otak


Hampir setiap orang pernah merasakan nyeri atau sakit kepala. Data menunjukkan bahwa 90% populasi manusia pernah mengalami gangguan ini sekali atau dua kali dalam setahun. Sakit kepala juga menjadi alasan terbanyak kedua seseorang untuk mengunjungi dokter. 

Penyebab dan macam sakit kepala memang cukup banyak. Karenanya, mengetahui dengan pasti penyebab dan jenisnya merupakan langkah awal untuk penyembuhannya. Berikut ini beberapa jenis gangguan nyeri kepala yang sering diderita:

• Sakit kepala karena tegang. Gejalanya diawali dengan ketegangan di otot leher, bahu, dan tengkorak akibat tekanan emosional. Sakitnya selalu berawal dari kepala belakang, merambat ke depan, lalu ke kedua sisi kepala.

• Sakit kepala migren. Umumnya sakit kepala yang dirasakan lebih berat ketimbang sakit kepala akibat ketegangan. Migren selalu dirasakan pada satu sisi kepala saja dan sering juga di belakang salah satu mata. Maka muncullah istilah “sakit kepala sebelah”. Penderita migren pada wanita kira-kira tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan pria. Penyebabnya terutama karena perubahan hormonal.

• Sakit kepala dengan beragam gejala. Gangguan ini terutama menyerang kaum pria. Gejalanya berupa nyeri luar biasa dan umumnya terfokus di sekitar rongga mata dengan mata berair dan hidung meler.

• Sakit kepala pasca-trauma. Ini sering muncul sebagai dampak dari suatu kecelakaan, meski hanya terjadi sedikit cedera di kepala. Rasa sakitnya kadang-kadang muncul setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah cedera dan dapat berlangsung sampai setahun setelah trauma.

• Sakit kepala alergi. Gangguan ini sering ditemani dengan gejala hidung meler, mata berair, dan kerongkongan sakit. Kemunculannya dapat ditimbulkan oleh makanan tertentu atau segala sesuatu yang bisa menimbulkan alergi.

• Sakit kepala sinus. Gangguan ini mudah diketahui dari gejalanya. Lubang hidung tertutup satu atau keduanya dan nyeri meluas ke atas pipi dan dahi. Bagian-bagian tersebut terasa sangat peka sehingga disentuh saja akan kontan terasa nyeri.

• Di samping sakit kepala yang penyebabnya spesifik itu, ada pula sakit kepala yang timbul semata-mata sebagai gejala sekunder dari kondisi tubuh yang tidak beres dan memerlukan penanganan medis.

Petunjuk berikut ini bisa dijadikan acuan untuk memecahkan masalah sakit kepala, yaitu:
• Jika sakit kepala dirasakan lebih parah di pagi hari ketimbang siang hari, pertanda adanya tekanan darah tinggi.

• Bila sakit kepala dibarengi oleh rasa nyeri di mata, telinga atau gigi, menunjukkan terjadinya infeksi.

• Seandainya sakit kepala selalu terjadi setelah melakukan tugas yang mengandalkan indera penglihatan seperti membaca atau menjahit, pertanda ada ketidakberesan pada mata.

• Tumor, stroke, atau mungkin sulit tidur dapat menjadi penyebab sakit kepala mendadak yang amat nyeri. Akibatnya, tubuh terasa lemah dan dibarengi dengan penglihatan yang kabur. Sakit kepala ini berawal sebagai nyeri kecil dan semakin parah di pagi hari. Diperlukan pemeriksaan sesegera mungkin untuk mengetahui penyebabnya.

• Jika sakit kepala dibarengi dengan demam dan leher pegal, kemungkinan Anda terserang meningitis. Penanganan medis sangat diperlukan.

• Bila sakit kepala muncul tiba-tiba dan sangat nyeri, pertanda adanya pembuluh darah arteri di otak yang pecah. Hal ini dapat mengancam jiwa. Penanganan medis harus segera dilakukan.

Nyeri kepala adalah nyeri yang paling banyak dikeluhkan penderita selain nyeri pinggang saat berobat ke dokter, dan nyeri kepala merupakan gejala awal yang diderita sekitar 30 persen penderita tumor otak.

“Gejala tumor otak tergantung letak dan kecepatan pertumbuhannya. Namun gejalanya muncul secara tersamar yang biasanya dimulai dengan gangguan mental ringan yang hanya dapat dirasakan oleh orang yang berhubungan dekat dengan penderita, seperti mudah tersinggung, emosinya labil, pelupa, lamban dan kurang inisiatif, serta depresi,” kata dokter ahli saraf di Lampung, dr Ruth Mariva SpS di Bandarlampung, belum lama ini, seperti diberitakan Antara.

Dalam seminar sehari tentang nyeri kepala yang diselenggarakan RS Imanuel Way Halim, di Bandarlampung itu, Ruth mengatakan nyeri kepala biasanya sulit digambarkan dan bervariasi, mulai dari yang ringan dan episodik sampai berat dan berdenyut atau meletup, yang umumnya bertambah berat pada malam, saat bangun pagi dan saat perubahan posisi.

Pada awalnya, nyeri kepala tumor disebabkan pembengkakan lokal sekitar tumor atau akibat kerusakan pembuluh darah sekitar tumor, dan akhirnya disebabkan oleh tekanan tinggi di dalam kepala.

Selain nyeri kepala, katanya, pada tumor otak juga ditemukan gejala mual muntah terutama jika lokasi tumor di bagian belakang, kejang- kejang, dan mengalami gangguan penglihatan dan kelemahan saraf lainnya.

“Penderita biasanya datang ke dokter dengan keluhan nyeri kepala di daerah depan (dahi) dan kepala belakang, yang biasanya sudah berlangsung lama dan progresif,” katanya.

Berdasarkan penelitian IHS (International Headache Society) tahun 1988 dan disepakati oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI), terdapat 13 kelompok nyeri kepala, di antaranya adalah migren, nyeri kepala tipe tegang, nyeri kepala akibat trauma kepala, nyeri kepala akibat infeksi, dan nyeri kepala akibat gangguan metabolik.

Jika dilihat dari waktu dan lamanya serangan, nyeri kepala dapat dibagi atas nyeri kepala akut dan kronis. Menurut dr Ruth, nyeri kepala akut dan hebat memerlukan penanganan segera karena merupakan gejala dari penyakit-penyakit berbahaya, seperti penyakit pada pembuluh darah otak (stroke, thrombosis, hipertensi maligna), infeksi otak (meningitis, ensefalitis, abses) dan keracunan karbon monoksida.

Disebutkannya, kebanyakan nyeri kepala merupakan gejala yang ringan, namun dapat juga sebagai gejala suatu penyakit yang serius atau berbahaya, misalnya apabila nyeri kepala hebat secara tiba-tiba, bertambah berat dan progresif, disertai kejang dan pingsan, terjadi saat aktifitas dan gangguan penglihatan.

Ruth menambahkan, nyeri kepala harus ditangani secara komprehensif, tidak hanya mengobati gejala/ keluhannya saja dengan memberikan obat penghilang nyeri, tetapi juga dengan mendeteksi dan menyingkirkan penyebab terjadinya keluhan tersebut. Penggunaan obat nyeri kepala yang tidak tepat dan berlebihan akan menimbulkan ketergantungan dan nyeri kepala susulan yang berkepanjangan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyebutkan bahwa 20 persen pasien yang berobat ke Poliklinik Saraf RS Imanuel Bandarlampung, Januari-Juni 2007, adalah penderita nyeri kepala. Sekitar 65 persen penderitanya adalah perempuan dan lebih dari 50 persen menderita nyeri kepala tegang. 
Sumber : Suara Media

Waspadalah.....Sering Pakai Helm Ternyata Berbahaya


Helm merupakan perlengkapan yang ditujukan untuk melindungi kepala, khususnya otak para pengendara motor.

Namun, kini muncul beberapa kasus yang menunjukkan bahwa helm juga bisa menyebabkan gangguan pendengaran. Benarkah?

Memang hingga kini penyebab pastinya belum diketahui. Meski deru khas mesin seperti dari motor Harley terbilang keras bagi pendengaran, penelitian telah mengungkapkan sumber terbesar dari kebisingan untuk pengendara sepeda motor sebenarnya dihasilkan oleh udara mendesing di atas helm pengendara'. Bahkan bila diukur, suara itu bisa melebihi kadar aman.

Seperti dikutip dari Times of India, para ilmuwan menemukan hal baru. Peneliti dari University of Bath dan Bath Spa University melakukan uji coba dengan memakaikan helm sepeda motor di kepala manekin lalu ditempatkan dalam sebuah terowongan angin dan dinyalakanlah kipas.

Dengan menaruh mikrofon di di helm dan di telinga boneka, para peneliti menemukan bahwa area bawah helm dan dekat dagu merupakan sumber signifikan dari suara yang mencapai gendang telinga pengendara paling sensitif.

Temuan ini mungkin suatu hari digunakan untuk desain helm yang lebih tenang dan hemat bagi telinga pengendara untuk menikmati suara deru motor yang keras.

Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Acoustical Society of America.






Sumber : Inilah.com

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran