Clock By Blog Tips

Wednesday, August 3, 2011

Waspadalah.....Tanda-tanda Bayi Harus Dibawa ke Dokter


Setiap orangtua selalu berusaha menjaga bayinya agar sehat, namun kadang kondisi demam dan infeksi tidak dapat dihindarkan. Tidak perlu panik ketika bayi Anda sakit, pahamilah kapan bayi sakit perlu diperiksakan ke dokter.

Saat bayi menangis, bahkan orangtua yang memiliki banyak pengalaman pun tetap sulit membedakan kerewelan normal atau bayi menangis karena sakit. Inilah saatnya untuk menghubungi dokter untuk mengetahui apakah bayi memerlukan penangan darurat atau tidak seperti yang dikutip dari MayoClinic, Rabu (3/8/2011).

Jika mengarah pada gejala penyakit yang memerlukan penanganan serius, setidaknya tidak terlambat untuk mendapatkan penanganan dari dokter. Tanda dan gejala yang perlu diperhatikan pada bayi, antara lain:

1. Penurunan nafsu makan
Jika bayi mengalami penurunan nafsu makan selama beberapa hari dan semakin parah, maka periksakanlah ke dokter.

2. Perubahan suasana hati
Jika bayi lesu, selama beberapa hari dan semakin memburuk, maka periksakanlah ke dokter.

3. Kemerahan pada daerah pusar dan daerah kemaluan
Jika pada daerah pusar dan kemaluan bayi kemerahan atau bahkan mengeluarkan cairan atau berdarah, segera periksakan ke dokter.

4. Demam
Demam ringan pada bayi memang sering terjadi dan biasanya tidak berbahaya, namun sebaiknya suhu tubuh bayi tetap dipantau. Jika bayi Anda lebih muda dari usia 3 bulan, hubungi dokter untuk demam apapun. Jika bayi Anda usia 3 bulan atau lebih dan memiliki suhu mulut lebih rendah dari 102 F (38,9 C), kondisikan bayi untuk banyak istirahat dan banyak asupan cairan.

Hubungi dokter jika bayi Anda tampak sangat mudah marah, lesu atau tidak nyaman. Jika bayi Anda memiliki suhu mulut dari 102 F (38,9 C) atau lebih tinggi, berikan bayi Anda asetaminofen (Tylenol atau yang lain). Hubungi dokter jika demam tidak turun atau berlangsung lebih lama dari satu hari.

5. Diare
Jika feses (kotoran) bayi sangat encer atau berair, maka periksakanlah ke dokter.

6. Muntah
Sesekali muntah masih normal, tetapi jika bayi sampai memuntahkan sebagian besar pemberian makanan dan minuman atau muntah banyak setelah menyusui, segera periksakanlah ke dokter.

7. Dehidrasi
Jika bayi tidak mengompol selama 6 jam atau bayi menangis tanpa mengeluarkan air mata dan kondisi rongga mulutnya kering (seperti tidak ada air minum), segera periksakanlah ke dokter.

8. Sembelit
Jika bayi Anda buang air besar lebih sedikit dari biasanya selama beberapa hari, maka periksakan ke dokter.

9. Pilek
Jika bayi pilek hingga mengganggu pernapasannya dan berlangsung lebih dari dua minggu, atau disertai dengan batuk parah, maka segera periksakan ke dokter.

10. Telinga bermasalah
Jika bayi tidak memiliki respon normal terhadap suara atau memiliki cairan mengalir dari telinganya, segera periksakanlah ke dokter.

11. Ruam
Jika ruam mencakup area yang luas, terutama jika ruam disertai dengan demam, maka segera periksakanlah ke dokter.

12. Keluar lendir dari mata
Jika satu atau kedua mata kemerahan dan berlendir, segera periksakanlah ke dokter.

Tidak ada salahnya untuk selalu membawa bayi Anda check up ke dokter, saat check up setidaknya akan diketahui kondisi kesehatan bayi dan saat ada kelainan akan dapat ditangani sedini mungkin.



Sumber : detik

Tuesday, August 2, 2011

Waspadalah.....Diet Iseng Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan


Diet dengan mengatur pola makan dan hidup sehat memang dapat menjauhkan Anda dari berbagai risiko penyakit mematikan. Tapi bila diet dilakukan secara iseng, aneh dan tidak berkelanjutan, justru dapat berbahaya bagi kesehatan.

Diet yang sehat memang penting untuk menangkal berbagai berbahaya penyakit seperti penyakit jantung, diabetes dan beberapa jenis kanker.

Namun laporan dari Future Foundation menunjukkan bahwa kebanyakan warga Inggris mengikuti diet rendah lemak dengan mengurangi vitamin dan mineral yang diperlukan. Diet ini juga tidak dilakukan secara berkelanjutan, kadang dilakukan dengan cara aneh dan hanya sekedar iseng.

"Diet seperti ini tidak berkelanjutan, sering memiliki efek samping buruk dan dalam beberapa kasus yang sebenarnya sangat tidak sehat," ujar Jenny Allan, ahli gizi klub penurunan berat badan Slimming World, seperti dilansir dari Netdoctor.

Meskipun banyak pendidikan baru yang mengkampanyekan makan sehat, kenyataannya masih banyak orang yang melakukan diet harian yang di luar keseimbangan gizi.

"Apakah ini karena terobsesi dengan menghitung kalori, sedang berjuang membayar untuk makan sehat atau kurangnya waktu untuk berpikir tentang apa yang dimakan, jika terus dilakukan dengan cara ini, akan berdampak serius pada kesehatan kita, baik dalam jangka pendek maupun panjang di masa depan," jelas Dr Frankie Phillips, seorang ahli gizi.

Jenny Allan juga mengatakan ia telah melihat di beberapa klub terjadi peningkatan jumlah orang yang mencoba diet 'aneh' atau diet iseng dalam upaya menurunkan berat badan dengan cepat.

Diet yang dilakukan karena sekedar iseng juga biasa disebut dengan diet yoyo. Diet yoyo adalah orang yang melakukan diet untuk menurunkan berat badannya, tapi kemudian bertambah lagi berat badannya setelah berhenti diet. Program diet tubuh yang tidak konsisten bisa memberikan efek buruk bagi tubuh.

Ada bahaya yang dapat ditimbulkan dari diet yoyo, antara lain seperti dilansir Weightlosscenter.net:
  1. Gangguan frustasi dan depresi
  2. Membuat bentuk tubuh seseorang lebih buruk dibandingkan sebelumnya
  3. Gangguan metabolisme tubuh
  4. Jumlah lemak dalam tubuh akan semakin bertambah
  5. Bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh.



Sumber : detik

Militerania | Taksi

Monday, August 1, 2011

Waspadalah.....Sakit Perut Bisa Mengganggu Aktifitas Sehari-hari


Masalah sakit perut sering mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi kondisi tersebut dapat diminimalkan dengan beberapa pilihan seperti dengan obat atau makanan.

Seperti dilansir Foxnews, Senin (1/8/2011) pilihan untuk mengatasi sakit perut bisa dilakukan antara lain:

1. Antasida yang dijual bebas
Pergunakanlah Antasida ketika perut merasa bergolak.

Bagaimana cara kerja antasida?
Antasida mengandung unsur seperti kalsium atau magnesium untuk menetralkan asam yang dikeluarkan oleh lambung (asam lambung). Produk seperti Pepcid dan Zantac yang disebut juga H2 blocker, juga membantu mengurangi jumlah asam lambung dan mengurangi gejala refluks.

Pastikan untuk menggunakan antasida sesuai petunjuk. Tidak ada salahnya membawa Antasida ketika bepergian untuk berjaga-jaga. Namun, apabila telah sering atau rutin mengonsumsi Antasida, maka berkonsultasilah dengan dokter mengenai kondisi perut selama beberapa waktu terakhir.

2. Bismuth Subsalicylate

Bagaimana cara kerja Bismuth Subsalicylate?
Obat ini termasuk obat yang dijual bebas dengan beberapa merk paten, seperti Kaopectate dan Pepto-Bismolyang berfungsi ganda sebagai antasida dan anti-inflamasi. Efek samping yang biasa terjadi dari penggunaan obat ini adalah sembelit.

Catatan: Obat ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak karena obat yang mengandung Salisilat, meskipun dalam kasus yang jarang telah terbukti menyebabkan sindrom Reye.

3. Makanan ringan
Makanlah makanan ringan atau snack setelah mengalami sakit perut atau diare.

Apa pengaruh makanan ringan?
"Diet Bratt telah digunakan selama bertahun-tahun untuk membantu mengobati diare," ujar Lauren Slayton, seorang ahli diet di New York City.

Pisang, nasi, saus apel dan roti bakar, ditambah teh, adalah satu paket makanan ringan yang dapat menenangkan kram perut dan merupakan makanan yang mudah dicerna. Yogurt juga merupakan alternatif minuman yang aman.

4. Minum
Minumlah ketika sakit perut atau setelah muntah.

Apa pengaruh minum saat sakit perut dan setelah muntah?
Setelah muntah maka tubuh akan kehilangan banyak cairan dan juga kehilangan elektrolit dan nutrisi lainnya, sehingga sangat perlu untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dengan segera. Minuman seperti kacang hijau atau blackberry atau minuman yang memiliki kandungan antioksidan mempunyai efek menenangkan pada tingkat emosional.

5. Obat herbal

Kapan perlu menggunakan obat herbal?
Jika perut terasa sakit atau kembung, gunakanlah secara rutin jika memang mempunyai masalah perut yang kronis, namun sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter mengenai penggunaan obat herbal tersebut.

Tanaman herbal seperti jahe, peppermint dan adas dapat digunakan sebagai alternatif solusi dari bahan alami untuk sakit perut. Peppermint dapat membantu pencernaan karena mempunyai sifat dapat menghilangkan gas dan mengurangi kram. Biji adas dapat mengurangi kembung dan meminimalkan produksi gas. Minum jahe, peppermint, atau teh adas setelah makan makanan yang terlalu pedas dapat berfungsi untuk menghindari gangguan pencernaan. Jika menderita sakit perut secara rutin, berkonsultasilah dengan dokter.

6. Probiotik

Kapan perlu mengunakan probiotik?
Jika sering mengalami sakit perut atau gangguan pencernaan secara rutin, tidak ada salahnya mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung probiotik setiap hari.

Probiotik adalah bakteri menguntungkan yang membantu mempertahankan saluran pencernaan yang sehat.

Belum diketahui secara pasti bagaimana cara kerja probiotik untuk mengatasi sakit perut atau gangguan pencernaan, namun biasanya setelah seseorang mengonsumsi probiotik ketika sakit perut, kebanyakan dari mereka merasa lebih baik.

Produk susu seperti yogurt, kefir, dan buttermilk, juga mengandung strain yang berbeda dari acidophilus yang merupakan probiotik yang kuat. Probiotik dalam yogurt benar-benar telah terbukti memperpendek durasi sakit perut.




Sumber : detik

Thursday, July 28, 2011

Waspadalah.....Parasit pada Kucing Diduga Meningkatkan Risiko Kanker Otak


Parasit toksoplasma sering dijumpai pada kotoran kucing dan bisa menempel di mana-mana lalu menular ke manusia. Bukan cuma berbahaya bagi ibu hamil, parasit ini diduga juga bisa meningkatkan risiko kanker otak pada orang yang tertular.

Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari CNRS Institute di Montpellier mengungkap, negara-negara dengan tingkat infeksi toksoplasma tinggi cenderung lebih banyak memiliki kasus kanker otak. Padahal hasil pengamatan ini sudah disesuaikan dengan faktor lain, termasuk tingkat penghasilan.

Pada binatang, infeksi toksoplasma memang sudah terbukti mempengaruhi otak. Selain memicu kanker, infeksi parasit ini juga menyebabkan peribahan perilaku, misalnya pada tikus jadi tidak punya rasa takut sehingga mudah diterkam dan dimangsa oleh kucing.

Sementara pada manusia, selama ini yang dinilai berisiko hanya ibu hamil karena dikhawatirkan bisa berakibat fatal pada kesehatan janin. Dengan hasil penelitian terbaru tersebut, maka orang dewasa juga bisa mengalami peningkatan risiko yang fatal akibat infeksi toksoplasma.

Meski demikian, para peneliti mengaku baru melihat adanya hubungan namun belum membuktikan bahwa kucing bekserta parasit toksoplasma pada kotorannya merupakan pemicu kanker otak. Bagaimanapun, untuk menyimpulkan hal itu harus ada penelitian lebih lanjut.

"Setidaknya dengan mengetahui adanya hubungan antara toksoplasma dengan kanker otak, ada peluang lebih besar untuk menekan risiko kanker otak," ungkap salah seorang peneliti, Frederich Thomas seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (27/7/2011).

Sedangkan untuk mengurangi risiko infeksi toksoplasma pada manusia, para peneliti menyarankan untuk sering-sering membersihkan kucing maupun hewan peliharaan lainnya. Selain itu, hindari makan daging setengah matang dan menghirup debu atau apapun yang mungkin terkontaminasi kotoran kucing.







Sumber : detik

Tuesday, July 26, 2011

Waspadalah.....Berenang dengan Perut Kenyang Lebih Berisiko Mati Tenggelam


Langsung beraktivitas atau berolahraga seusai makan akan membuat perut terasa tidak nyaman, apalagi jika olahraganya adalah berenang. Menurut penelitian, berenang dalam kondisi perut kenyang dapat meningkatkan risiko mati tenggelam.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Tokyo Womens's Medical University mengungkap bahwa jeda waktu antara makan dengan berenang berhubungan dengan risiko kemtaian. Makin pendek jedanya, makin besar risiko terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan kematian.

Para peneliti mengungkap hal itu setelah menganalisis 536 kasus kematian yang terjadi antara April 2000 hingga Desember 2007. Analisis dilakuka berdasarkan hasil otopsi yang mengungkap kondisi dan penyebab kematian yang dialami oleh para korban.

Kondisi yang diamati antara lain kadar alkohol dalam darah serta residu atau sisa makanan padat di dalam perut korban yang teramati dengan mata telanjang. Adanya residu makanan padat menunjukkan bahwa korban mengongumsi makanan tidak terlalu lama sebelum tewas.

Di antara kasus kematian akibat faktor kecelakaan, sebanyak 79,4 persen atau sekitar 27 dari 34 kasus terjadi dalam kondisi perut terisi penuh makanan. Artinya sebagian besar kasus kecelakaan yang mengakibatkan korban mati tenggelam masih berkaitan dengan aktivitas makan sesaat sebelumnya.

Sementara dari 111 kasus kematian yang diduga bermotif upaya bunuh diri, 51 kasus di antaranya dilakukan dengan cara menenggelamkan diri. Sebanyak 43,1 persen kasus bunuh diri yang dilakukan dengan cara menenggelamkan diri terjadi dalam kondisi perut penuh.

Berdasarkan persentase pada kasus tenggelam karena kecelakaan dengan persentase pada kasus bunuh diri, maka kondisi isi perut lebih berkaitan dengan kematian saat korban tenggelam yang tidak disengaja. Pada kasus bunuh diri, isi perut tidak berpengaruh karena upaya mengakhiri hidup bisa dilakukan kapan saja.

"Penelitian ini membuktikan apa yang sudah kami yakini selama ini, berdasarkan pengamatan kasus per kasus," tulis Prof Peter Venesis dalam sebuah editorial di jurnal Medicine, Science and the Law seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Selasa (26/7/2011).

Prof Venesis mengungkap, kondisi perut kenyang meningkatkan risiko mati tenggelam dengan beberapa cara antara lain sebagai berikut.

1. Rasa kenyang memicu mintahan isi perut saat tenggelam, yang jika menyumbat kerongkongan dapat menyebabkan sesak napas.
2. Aliran darah terpusat di perut untuk menjalankan proses pencernaan, sehingga otak kekurangan darah dan mudah kehilangan kesadaran.

Selain kondisi isi perut, penelitian ini juga mengungkap bahwa kadar alkohol dalam darah turut meningkatkan risiko mati tenggelam. Makin tinggi kadar alkohol dalam darah, makin besar risiko terjadinya kecelakaan saat berenang yang dapat memicu kematian.






Sumber : detik

Monday, July 25, 2011

Waspadalah.....Jenis Pekerjaan Perusak Paru-Paru


Setiap pekerjaan yang dilakukan oleh manusia pastilah memiliki risiko terhadap kesehatan, tidak terkecuali kesehatan paru-paru.


Seperti dikutip dari Health, pada 2008, Departemen Tenaga Kerja di Amerika Serikat memperkirakan hampir dari 23.000 pekerjaan mengidap penyakit yang berhubungan dengan paru-paru. Ironisnya, lebih dari 16.000 orang meninggal dunia dari penyakit itu setiap tahunnya,


Walaupun menurut Kepala UCLA Occupation and Environmental, and Medicine DivisionProfesor Philip Harber, MD, sebagian besar jenis penyakit paru-paru akibat pekerjaan bisa dicegah, langkah-langkah sederhana dalam pengendalian bisa mengurangi paparan dan resiko.


Berikut beberapa pekerjaan yang ditengarai membahayakan kesehatan paru-paru.


Manufaktur


Pekerja pabrik bisa terkena debu, bahan kimia dan juga gas yang dapat meningkatkan risiko PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik). Bahan kimia tertentu seperti perasa diacetyl yang digunakan dalam microwave popcorn, pabrik anggur dan makanan bisa menyebabkan penyakit yang merusak yaitu bronchiolitis obliterans.


Langkah sederhana seperti memakai masker saat menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya bisa mengurangi risiko.


Konstruksi


Pekerja bisa menghirup debu dari kegiatan pembongkaran atau renovasi yang berisiko terkena kanker paru-paru, mesothelioma dan asbestos, yaitu suatu penyakit yang menyebabkan jaringan parut dan kaku di paru-paru.


Untuk itu diperlukan pakaian pelindung termasuk respirator (masker khusus) saat bekerja di sekitar bangunan dan menghindari rokok.


Pekerja transportasi


Supir truk, angkutan umum dan orang-orang yang bertugas di bagian bongkar muat berisiko terkena PPOK. Kondisi ini akibat seringnya terkena polusi udara dari kendaraan bermotor terutama knalpot diesel.


Pertambangan


Para penambang berisiko tinggi terhadap sejumlah penyakit paru-paru seperti PPOK (akibat paparan debu) dan juga silicosis (penyakit bekas luka di paru-paru akibat airbone silica).


Sedangkan penambang batu bara berisiko terkena penyakit paru yang disebut pneumokoniosis (paru-paru hitam). Penyakit ini merupakan investasi jangka panjang, karenanya penggunaan masker yang bisa menyaring debu dengan baik, bisa membantu.


Petugas pemadam kebakaran


Petugas pemadam kebakaran berisiko menghirup asap dan berbagai bahan kimia yang mungkin ada di dalam gedung yang terbakar. Paparan bahan beracun dan asbes adalah risiko yang sering terjadi setelah api padam.


Untuk itu alat pelindung pernapasan harus selalu digunakan pada semua tahap pemadaman kebakaran, termasuk saat petugas menyisir puing-puing untuk memastikan api tidak menyala lagi.


Industri otomotif


Pekerja otomotif khususnya bagian yang memperbaiki bodi mobil sangat berisiko mengalami asma. Hal ini karena produk cat semprot seperti isocyanate dan polyurethane bisa menimbulkan iritasi kulit, alergi, sesak napas dan menyebabkan kesulitan bernapas yang parah.

Penggunaan respirator, sarung tangan, kacamata dan ventilasi yang baik, sangat membantu. 









Sumber : Inilah.com

Friday, July 22, 2011

Waspadalah.....Teh Herbal yang Tercampur Rerumputan Bisa Picu Alergi


Sebuah penelitian menemukan, 1 dari 3 kemasan teh herbal mengandung campuran yang tidak diinginkan misalnya rumput-rumputan dan ranting tanaman lain. Meski tidak beracun, pada sebagian orang cemaran tersebut bisa memicu reaksi alergi.

Teh herbal memang sering ditambahi daun atau bagian dari tanaman tertentu selain teh, lalu diberi nama sesuai tambahannya misalnya teh melati atau teh chamomile. Namun dalam sebuah penelitian di New York, seringkali campuran teh herbal lebih banyak dari yang tertera pada namanya.

Penelitian yang dilakukan oleh sejumlah anak SMA ini menemukan, 3 dari 70 kemasan teh mengandung campuran yang tidak disebutkan dalam nama maupun labelnya. Campuran yang tidak diinginkan itu antara lain pakis, rumput, gulma, benalu dan bahkan tanaman hias.

Sementara dari kelompok teh herbal, 21 dari 60 atau kurang lebih 33 persen tercampur herbal lain yang juga tidak disebutkan dalam nama maupun label kemasannya. Sebagai contoh, para siswa menemukan banyak teh tercemar herbal chamomile meski namanya bukan teh chamomile.

"Saya pikir tidak ada cemaran yang benar-benar berbahaya, namun seperti chamomile misalnya, diketahui bisa memicu alergi pada beberapa orang sehingga kandungan ini harus dicantumkan," ungkap Cactherine Gamble, 18 tahun, dari Trinity School seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/7/2011).

Puluhan sampel teh herbal yang digunakan dalam penelitian ini diproduksi oleh 33 pabrik yang berbeda dan berasal dari sekiar 17 negara. Sayangnya, penelitian ini tidak menyebutkan secara rinci merek dan asal sampel yang tercemar dan berpotensi memicu alergi.

Mark Stoeckle, ilmuwan dari Rockefeller University yang mendampingi penelitian ini menganjurkan badan pengawas untuk lebih ketat memeriksa kandungan teh herbal. Apalagi pemeriksaan kode DNA (Deoxuribo Nucleic Acid) seperti yang dilakukan anak-anak SMA ini biayanya tidak mahal, hanya US$ 15/sampel atau sekitar Rp 128 ribu.

"Kadang-kadang perusahaan sengaja mencampurkan tanaman lain seperti chamomile untuk memperbaiki rasa dan warna, atau tanaman lain yang tidak berkhasiat sekedar untuk menjadikannya tampak lebih banyak," ungkap Stoeckle yang melaporkan hasil penelitian anak-anak SMA ini dalam jurnal Scientific Reports.





Sumber : detik

Wednesday, July 20, 2011

Waspadalah.....Jangan Sembarangan Minum Multivitamin untuk Usir Rasa Lelah


Tubuh memerlukan vitamin untuk dapat berfungsi dengan baik yang sebenarnya dapat diperoleh dari makanan yang sehat. Namun bila pola makan tidak seimbang, Anda bisa memperolehnya dari suplemen multivitamin. Tapi jangan sembarangan minum multivitamin, terlebih untuk mengusir rasa lelah.

Banyak kasus orang yang mengonsumsi multivitamin untuk meningkatkan stamina dan mengusir rasa lelah, terutama pada pekerja lapangan yang memang memerlukan stamina ekstra. Tapi sebaiknya jangan asal sembarangan minum multivitamin tanpa identifikasi yang jelas atau tanpa resep dokter.

"Sembarangan minum multivitamin untuk mengusir kelelahan dapat membuat beban fungsi ginjal meningkat, fungsi hati meningkat hingga lebih dari 3 kali lipat," ujar Dr. Kasyunnil Kamal, MS., SpOK, dari Program Studi Magister Kedokteran Kerja FKUI, dalam acara Seminar Manajemen Stres & Kelelahan Kerja dalam Peningkatan Produktivitas Perusahaan di Prodia Tower, Jakarta, Selasa (19/7/2011).

Menurut Dr Kasyunnil, minum multivitamin juga memerlukan dosis yang jelas dan tidak boleh sembarangan. Multivitamin tanpa dosis yang jelas justru dapat menyebabkan kerusakan tubuh, karena menambah beban fungsi pada ginjal dan hati.

"Sebaiknya konsultasi dulu ke dokter. Bukan karena saya seorang dokter, tetapi orang minum multivitamin itu harus ada identifikasi yang jelas dan seberapa banyak vitamin yang dibutuhkan tubuh," lanjut Dr. Kasyunnil yang juga tergabung dalam Perdoki (Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia).

Dr. Kasyunnil menceritakan pengalamannya bertemu seorang calon karyawan yang akan melakukan medical check-up. Karena ingin terlihat bugar dan sehat saat melakukan tes kesehatan sebelum kerja, calon karyawan tersebut minum sembarangan multivitamin dan olahraga terlalu berlebihan. Hasilnya, pada saat tes kesehatan diketahui bahwa fungsi ginjal dan hatinya meningkat hingga lebih dari 3 kali lipat.

"Obat-obatan hanya kamuflase untuk mengatasi kelelahan. Stimulan seperti kafein juga bukan pengobatan yang efektif untuk kelelahan dan benar-benar dapat membuat masalah lebih buruk ketika obat dihentikan. Obat penenang juga cenderung memperburuk kelelahan dalam jangka panjang," tegas Dr. Kasyunnil.





Sumber : detik

Monday, July 18, 2011

Waspadalah.....Makanan Pemicu Sakit Jantung


Penyakit jantung merupakan penyakit menakutkan karena menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia. 

Jika sebelumnya penyakit ini dianggap monopoli orangtua, namun saat ini diderita pula oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Hal ini disebabkan adanya perubahan gaya hidup, terutama pada orang muda perkotaan modern.

Penyakit jantung memang sulit terdeteksi sehingga kerap disebut silent killer. Cara terbaik agar kita terhindar dari penyakit ini yakni dengan menerapkan gaya hidup sehat, salah satunya yakni dengan memilih menu makanan seperti yang dipaparkan oleh Mayo Clinic dan Food and Drug Administration:

Lemak jenuh
Makanan mengandung lemak jenuh termasuk daging merah, produk susu, dan kelapa serta minyak sawit. Berlebihan dalam mengonsumsinya dapat menyebabkan risiko penyakit jantung dengan membuat arteri mengeras dan sempit.

Makanan olahan
Makan makanan yang diproses, seperti keripik kentang, hot dog, atau produk keju dapat menyebabkan risiko penyakit jantung terutama jika Anda memakannya dalam jumlah banyak.

Gula
Meskipun Anda rasa tak apa mengemil makanan manis, tapi dalam jumlah berlebihan makanan manis dapat menyebabkan diabetes yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Lemak trans
Lemak trans adalah jenis lemak yang mungkin Anda makan pada makanan panggang atau makanan cepat saji.

Telur
Makan telur dalam porsi cukup atau moderat memang tidak akan berbahaya. Tetapi makan terlalu banyak telur atau produk dari kuning telur dapat meningkatkan kolesterol, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung.

Garam
Makanan asin termasuk sup kaleng, pasta, dan sayuran serta makanan ringan kemasan biasanya mengandung garam tambahan sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. 







Sumber : Inilah.com

Waspadalah.....Gairah Seksual Redup? Ini Pemicunya


Studi The British Association of Urological Surgeons menemukan bahwa 2/3 wanita mengalami penurunan gairah seksual terhadap pasangannya. Dari studi itu terungkap bahwa ada banyak hal yang bisa membunuh gairah seksual wanita.

Sebanyak 47 persen wanita mengalami penurunan hasrat seksual, 45 persen mengalami masalah orgasme, 40 persen mengalami masalah gairah, 39 persen merasa kurang puas, 37 persen kurang lubrikasi, dan 36 persen mengaku nyeri saat berhubungan seks.

Psikoterapis Dr Tina B Tessina yang juga penulis 'Money, Sex and Kids: Stop Fighting About the Three Things That Can Ruin Your Marriage' mengatakan, salah satu masalah terbesar yang dihadapi wanita ketika berhubungan seksual saat mengingat pengalaman buruk bersama pria di masa lalu. Ini membuatnya merasa sangat tak nyaman.

"Seks adalah kegiatan yang sangat intim. Dan wanita rentan mengalami hal-hal yang bisa menurunkan gairah seksualnya. Ketika mereka merasa tidak aman dan tidak dicintai, mereka akan memiliki masalah." kata sang psikoterapis yang dijuluki sebagai 'Dr Romantis'.

Selain itu, media seperti televisi, film , serta iklan-iklan majalah dan televisi seringkali menampilkan sosok wanita dengan bentuk tubuh langsing ideal, membuat banyak wanita dengan proporsi tubuh tak ideal merasa minder saat berhadapan dengan suami.

Dr Tessina mengatakan, aktivitas seksual adalah salah satu bentuk komunikasi. Karenanya, Anda boleh mengatakan terus terang kepada pasangan jika tidak benar-benar menikmati hubungan intim yang terjadi.  "Jika ingin kehidupan rumah tangga langgeng, berbagi apapun dengan pasangan sangat penting."

Tapi jika Anda merasa kesulitan mengkomunikasikanmasalah kehidupan seksual dengan pasangan, mungkin Anda butuh seorang terapis. "Anda perlu memahami perasaan dan reaksi Anda sendiri untuk berkomunikasi kepada seseorang yang mencintai Anda," kata Dr Tessina.

Dr Tessina mengatakan, tidak mudah memperbaiki hubungan suami istri yang tak harmonis. Namun, proses penyembuhan yang sukses akan membuat hubungan lebih kuat.

"Ini seperti menemukan yang terbaik dari siapa Anda, yang tersembunyi di bawah rasa sakit dan ketakutan. Berfokus pada penyembuhan luka seksual akan membebaskan Anda untuk mencintai pasangan sepenuhnya. Mungkin untuk pertama kalinya dalam hidup Anda," ujarnya.






Sumber : VivaNews

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran