Clock By Blog Tips

Wednesday, February 23, 2011

Waspadalah.....Inilah Tempat Nongkrong Para Kuman Sehari-hari


Beberapa tempat yang terlihat bersih bukan berarti tak ada kumannya. Setidaknya ada 7 tempat dan benda sehari-hari yang paling sering menjadi sarang kuman. Apa saja?

Tempat paling nyaman untuk menjadi sarang kuman seperti dilansir Prevention, Selasa (22/2/2011), yaitu:

1. Keran dapur
Air mengalir dan permukaan yang selalu lembab merupakan kondisi ideal untuk pertumbuhan bakteri. "Karena air keran jauh dari steril, jika Anda secara tidak sengaja menyentuh permukaan dengan jari kotor atau makanan, bakteri dapat tumbuh di tap," jelas Kelly Reynolds, PhD, seorang ahli mikrobiologi dan profesor di University of Arizona College of Public Health.



Seiring waktu, bakteri membangun dan membentuk dinding patogen, yang disebut biofilm yang menempel pada permukaan keran. "Akhirnya, biofilm yang bahkan mungkin cukup besar dapat masuk ke makanan atau peralatan memasak," lanjutnya.

2. Keset
Studi menunjukkan bahwa hampir 96 persen dari sol sepatu mengandung bakteri coliform, juga termasuk bakteri pada tinja. "Daerah di dekat pintu depan Anda adalah salah satu paling kotor di rumah," kata Reynolds. Bila tidak dibersihkan atau sepatu tetap digunakan di dalam rumah, artinya Anda memberi tumpangan gratis pada bakteri untuk masuk ke dalam rumah.



3. Dashboard mobil

Ketika udara yang membawa spora jamur dan bakteri tersedot lewat ventilasi, ia akan mampir di dashboard dan menjadi tempat deposit spora dan kuman. Dashboard cenderung tetap hangat sehingga menjadi tempat nyaman untuk pertumbuhan kuman dan bakteri. Untuk mengatasinya, teratur membersihkan dashboard mobil dengan tisu desinfektan.


4. Botol saus di restoran
Tidak banyak restoran yang secara teratur membersihkan botol saus atau pun kecapnya dengan cairan desinfektan. "Dan kenyataannya adalah bahwa banyak orang tidak mencuci tangan mereka sebelum makan. Jadi, sementara Anda mungkin rajin mencuci tangan, tapi orang-orang yang menuangkan saus tomat sebelum Anda mungkin tidak cuci tangan, yang berarti kuman saat ini ada pada kentang goreng Anda," kata Reynolds.



5. Ponsel
Beberapa studi pada ponsel dan PDA menemukan bahwa alat komunikasi tersebut membawa sangat banyak bakteri, termasuk Staph (yang dapat menyebabkan infeksi kulit), Pseudomonas (infeksi mata) dan salmonella (penyakit lambung). Banyak perangkat elektronik dilapisi kulit atau vinil, yang memberikan banyak lipatan dan celah-celah untuk kuman bersembunyi.



6. Pintu lemari es
Survei University of Arizona dari 160 rumah di tiga kota AS menemukan bahwa gagang pintu di sekitar lemari pendingin positif 83 persen mengandung kuman. KUman dapat menyebar setiap kali pintu lemari es terbuka dan dapat mencemari makanan.


7. Wastafel dapur
Partikel makanan yang tertinggal di piring akan dibilas atau direndam hingga terbuang dalam wastafel. Tapi selama perjalanan tersebut kemungkinan bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang dapat menyebabkan penyakit seperti E.coli dan salmonella. Bakteri ini dapat menempel di tangan atau menyebar di makanan.





detik

Tuesday, February 22, 2011

Waspadalah.....8 dari 10 Browser Rawan Kejahatan Cyber


Para peneliti menemukan bahwa delapan dari sepuluh browser web mudah diserang peretas dan penjahat karena tidak terus diperbarui (update).

Mayoritas para pengguna tidak mengikuti tindakan pencegahan dasar dengan menginstal file-file penambal untuk lubang-lubang keamanan, membuatnya menjadi mangsa yang relatif mudah untuk diidentifikasi oleh pencuri dan penyerang lain.

Telegrapah melaporkan, penemuan itu datang setelah pemerintah memperkirakan bahwa kejahatan cyber telah membebani konsumen 3,1 miliar poundsterling per tahun, dari 27 miliar poundsterling biaya ekonomi. Kantor kabinet mengatakan bisnis menanggung biaya sebesar 17 miliar poundsterling.

Penelitian terhadap browser itu dipimpin oleh Qualys, firma keamanan AS. Mereka mengumpulkan data dari layanan gratis yang menawarkan scan browser dan plug-in untuk kerentanan "unpatched".

Tidak termasuk plug-ins, gambaran keamanan untuk browser termasuk Chrome, Firefox, Internet Explorer, Opera dan Safari, relatif lebih rapat. Pada pengujian bulan Januar, hanya 25 persen dari browser-browser itu yang memiliki kerentanan "unpatched." Ini karena browser-browser itu biasanya secara otomatis diperbarui, demikian pernyataan Qualys dalam konferensi keamanan RSA di San Francisco.

Tapi plug-in, piranti lunak add-ons yang melayani banyak fitur-fitur canggih di web seperti video dan interaktivitas, sangat sering tidak diperbarui secara otomatis dan membiarkan pengguna terkena.

Target paling empuk adalah Java plug-in Oracle, yang rentan untuk diretas pada lebih dari 40 persen dari mesin yang dipindai. Plug-in Adobe Reader, yang memungkinkan para pengguna untuk melihat dokumen PDF di dalam jendela browser, adalah yang kedua, dengan kira-kira 32 persen dari instalasi yang membutuhkan pembaruan keamanan.

Plug-in media player Quicktime Apple memiliki kerentanan "unpatched" 25 persen dari mesin.

Pada bulan Januari, raksasa jaringan Cisco melaporkan bahwa kerentanan dalam Java saat ini merupakan yang paling subur bagi kejahatan kriminal. Keberhasilan serangan pada "plug-in", yang bisa memberi peretas kontrol jarak jauh dari browser dan memungkinkan mereka untuk mencuri data sensitif seperti mandat Internet banking, melebihi serangan pada Adobe Reader dengan faktor 3,5.

Cisco mengatakan serangkaian kerentanan baru kepada publik awal tahun 2010 telah membuat Java menjadi terget yang lebih mudah dan "terus berhasil adalah karena orang tidak terfokus pada kebutuhan untuk 'patch' Java".

Satu pembaruan Java dirilis pada bulan Oktober menambal 29 kerentanan dilabeli Oracle sebagai "kritis".

Para pakar keamanan berharap generasi browser dan situs web berikutnya akan membantu memecahkan masalah, karena introductrion HTML5 berarti banyak fungsi yang saat ini disediakan oleh plug-in akan dimasukkan ke dalam browser pembaruan secara otomatis.




wartakota

Waspadalah.....Seks Oral Bisa Sebagai Penyebab Kanker Tenggorokan


Selama ini rokok dianggap paling banyak menyebabkan kanker tenggorokan. Tapi penemuan terbaru menunjukkan bahwa virus yang menyebar melalui oral seks sekarang menjadi penyebab utama kanker tenggorokan.

Ilmuwan yang melakukan penelitian menunjukkan bahwa Human Papilloma Virus (HPV) yang menyebar selama hubungan seks tanpa kondom dapat menyebabkan kanker mulut yang berpotensi mematikan dalam beberapa dekade terakhir.

Untuk itu, dokter kini telah banyak menyerukan agar anak laki-laki juga melakukan vaksinasi HPV seperti halnya remaja putri, untuk menghentikan penyebaran virus HPV tersebut.

"HPV yang menular melalui hubungan seksual merupakan penyebab yang lebih besar dari beberapa kanker mulut ketimbang tembakau," jelas Prof Maura Gillison dari Ohio State University di Columbus, seperti dilansir Dailymail, Senin (21/2/2011).

Menurut Prof Gillison, meski bukti ilmiah belum sepenuhnya mengetahui apakah vaksin dapat melindungi orang dari infeksi HPV yang menyebabkan kanker, tapi sejauh ini vaksin telah terbukti sangat efektif. 90 persen vaksin HPV efektif mencegah infeksi virus yang juga menyebabkan kanker serviks pada wanita tersebut.

Dokter semakin khawatir bahwa virus yang menyebar melalui aktivitas seksual ini berada di belakang peningkatan kanker.

Di Inggris kejadian kanker tenggorokan meningkat tajam, sementara di AS timbulnya kanker mulut terkait dengan HPV menjadi dua kali lipat dalam 20 tahun terakhir.

Menurut Prof Gillison, di Swedia pada 1970-an, sekitar seperempat dari kanker amandel terkait dengan HPV, tetapi pada pertengahan 2000-an angka tersebut menjadi 90 persen.

"Itu data yang paling menarik, dalam suatu populasi dengan peningkatan kanker tonsular atau kejadian kanker orofaring yang kita lihat di sejumlah tempat di seluruh dunia, mungkin disebabkan oleh HPV," katanya.

Prof Gillison mengatakan, seseorang yang terinfeksi HPV 16, yaitu strain virus HPV yang terkait dengan kanker mulut, meningkatkan risiko menjadi 14 kali lipta mengalami kanker orofaringeal (kanker pangkal lidah, belakang tenggorokan atau tonsil).

"Yang paling kuat terkait dengan infeksi HPV oral adalah jumlah pasangan seks yang melakukan aktivitas seks oral. Semakin banyak partner seks yang Anda miliki, semakin besar kemungkinan Anda terinfeksi HPV oral," jelas Prof Gillison.

Tahun lalu sebuah studi di Johns Hopkins University menemukan bahwa HPV menimbulkan risiko lebih besar terkena kanker dari rokok atau alkohol.

Studi di Amerika pada 300 partisipan menunjukkan bahwa orang dengan lebih dari enam pasangan seks, hampir sembilan kali lebih berisiko tertular penyakit ini. Sementara orang yang sudah mengalami infeksi HPV oral sebelumnya, 32 kali lebih besar untuk mengembangkan kanker.



detik

Waspadalah.....Yang Banyak Dipercaya Orang Tapi Salah


Banyak sekali mitos tentang kesehatan yang beredar di masyakat dan dipercaya turun temurun tanpa diketahui pasti kebenarannya. Setidaknya ada 7 mitos tentang kesehatan yang banyak dipercaya.

Berikut beberapa mitos tentang kesehatan yang banyak dipercaya di masyarakat, seperti dilansir howstuffworks, Senin (21/2/2011), yaitu:

1. Mitos, cokelat dan makanan yang digoreng bisa menyebabkan jerawat
Jerawat terjadi ketika kelenjar minyak di bawah kulit memproduksi minyak yang disebut sebum terlalu banyak. Ketika sebum dan sel-sel kulit mati memblokir pori-pori, kulit menjadi teriritasi, bengkak dan berubah merah, yang merupakan tanda-tanda jerawat.



Tidak diketahui mengapa kelenjar sebaceous menghasilkan sebum berlebihan, namun hormon adalah tersangka utama, yang menjelaskan mengapa remaja lebih mudah berjerawat. Stres dan keturunan juga dapat menjadi faktor, tapi tidak ada kaitan antara jerawat dengan cokelat atau pun makanan yang digoreng.

2. Mitos, kopi membuat orang terjaga
Kafein pada kopi bertindak sebagai stimulan dan melawan efek penenang. Hal ini dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Untuk beberapa orang, efek ini dianggap dapat membuatnya tetap terjaga dan menghilangkan kantuk. Namun penelitian di Inggris mengungkapkan efek tersebut sebenarnya hanya sugesti.


Para peneliti menyebutnya efek balikan (withdrawal effect), yang didapat karena minum kopi di malam hari. Ketika tubuh menjadi tidak bugar saat bangun pagi, sebenarnya kopi hanya mengembalikannya ke kondisi normal, bukan lebih segar seperti yang dirasakan.

3. Mitos, udara dingin bisa menyebabkan pilek
Pilek dan flu disebabkan oleh virus (lebih dari 200 jenis yang berbeda), bukan udara dingin. Udara dingin tidak akan merusak kekebalan tubuh seseorang kecuali ia mengalami hipotermia. Hal yang membuat seseorang terkena flu saat musim dingin adalah pada kondisi ini orang lebih sering berada di dalam rumah sehingga virus cenderung terkurung di ruang tertutup dan mudah menular.



4. Mitos, terlalu banyak gula membuat anak hiperaktif
Banyak orangtua membatasi asupan makanan yang mengandung gula karena khawatir anaknya menjadi hiperaktif. Tak apa-apa membatasi makanan yang banyak mengandung gula, tapi itu adalah penalaran yang salah.

Kakanan berkalori tinggi menawarkan sedikit gizi dan dapat menyebabkan kegemukan dan masalah lainnya, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang mengatakan gula menyebabkan hiperaktif. Gula dapat memberikan meningkatkan energi jangka pendek, tapi itu tidak sama dengan hiperaktivitas.

5. Mitos, menelan permen karet dapat menyebabkan gangguan pencernaan selama 7 tahun
Mungkin beberapa orang pernah mendengar kabar burung bahwa permen karet yang tertelan akan tetap tinggal di dalam perut selama 7 tahun. Tapi kabar tersebut tidaklah benar. Meskipun permen karet tidak dapat dicerna oleh perut seperti makanan lain, tapi sistem pencernaan bisa memindahkannya melalui aktivitas usus dan akan terbuang melalui feses saat anak buang air besar.



6. Mitos, tunggu 30 menit setelah makan sebelum berenang
Orangtua biasanya menyuruh anak-anak menunggu 30 menit setelah makan sebelum terjun ke kolam renang. Yang dikhawatirkan adalah anak mengalami kram dan tenggelam.


Tapi ahli menyebutkan bahwa kemungkinan makan sebelum berenang memang bisa menyebabkan sedikit kram, tetapi untuk sebagian besar orang, hal ini tidak berbahaya. Tubuh mengalihkan aliran darah dari otot ke sistem pencernaan untuk memacu pencernaan, tapi tidak dalam jumlah yang bisa mengurangi fungsi otot.

7. Mitos, tubuh bisa mengalami flu ketika divaksin
Vaksinasi sering disalahpahami karena diciptakan dari virus itu sendiri. Yang perlu dipahami, ketika Anda mendapatkan vaksinasi flu, Anda tidak disuntik dengan virus secara keseluruhan, tetapi dengan virus yang sudah dilemahkan atau mati. Itu berarti, bagian virus yang yang menginfeksi tubuh akan dimatikan, tetapi bagian virus yang merangsang tubuh untuk membuat antibodi masih aktif.




detik

Friday, February 18, 2011

Waspadalah.....Tidur Terlalu Malam Menyebabkan Kanker Hati


Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT,GPT), ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!
Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.
Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.

Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Ch’uan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Saat ini ada seorang pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hampir 80% dari livernya (hati) sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, Bagaimana mungkin? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal.
Bagaimana mungkin hanya dalam waktu satu tahun yang relatif singkat bisa tumbuh kanker hati yang demikian besar?

Ternyata check-up yang dilakukannya hanya memeriksa fungsi hati.
Hasil pemeriksaan juga menunjukkan normal.


Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling
dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling disalahpahami oleh masyarakat kita.
Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati.


Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal.
Dokter Hsu mengatakan, GOT dan GPT adalah enzim yang paling banyak ditemui di dalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu dan sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka GOT dan GPT akan lari keluar. Hal ini menyebabkan kandungan GOT dan GPT di dalam darah meningkat.Tetapi tidak adanya peningkatan angka GOT dan GPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan pada hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati, meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi dalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.

Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka GOT dan GPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan yang tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga
berakibat terjadilah banyak kisah sedih.
Penyebab utama kerusakan hati adalah :
  1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab utama.
  2. Tidak buang air di pagi hari.
  3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
  4. Tidak makan pagi.
  5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
  6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
  7. Minyak goreng yang tidak sehat.
    Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkomsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
  8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3 – 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Sebab:
Malam hari pk 9 – 11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang
tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
Malam hari pk 11 – dini hari pk 1 : saat proses de-toxin di bagian hati,harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
Dini hari pk 1 – 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
Dini hari pk 3 – 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran. 
Pagi pk 5 -7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.
Pagi pk 7 – 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9 -10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, tidurlah yang nyenyak dan jangan bergadang.




unikboss

Waspadalah.....Ganja Cuma Beri Gairah Seks Sesaat Setelah Itu Pria Impoten


Pengguna ganja atau marijuana sering menganggap bahwa barang ilegal yang digunakannya dapat meningkatkan keinginan atau gairah seksual. Tapi penelitian terbaru tentang kesehatan seksual menunjukkan bahwa ganja dapat membuat pria disfungsi ereksi alias impoten.

"Penelitian terbaru termasuk temuan bahwa penis berisi reseptor untuk bahan aktif marijuana, bisa membuat anak muda mungkin berpikir ulang untuk efek jangka panjang menggunakan marijuana," jelas Rany Shamloul, dokter dari University of Ottawa dan Queen's University di Kanada, seperti dilansir Livescience, Jumat (18/2/2011).

Menurut Shamloul, temuan ini adalah pesan yang kuat kepada generasi muda, khususnya laki-laki muda.

Para ilmuwan pertama kali mempelajari tentang kaitan ganja dan seks sejak tahin 1970-an. Beberapa peneliti telah menemukan bahwa ganja tampaknya memiliki efek obat cinta.

Dalam studi 1982 yang diterbitkan dalam Journal of Psychoactive Drugs, 75 persen dari perokok ganja mengatakan bahwa barang ilegal tersebut secara jangka pendek dapat meningkatkan kehidupan seks.

Namun studi lain yang diterbitkan dalam jurnal yang sama pada tahun yang sama menemukan bahwa disfungsi ereksi dua kali lipat lebih umum pada pengguna ganja. Efek ini jelas lebih berbahaya ketimbang efek jangka pendek yang diperoleh.

Penelitian lain tentang dosis ganja juga menunjukkan bahwa sejumlah kecil ganja dapat sedikit membuat pria disfungsi seksual, tetapi dosis ganja yang tinggi dapat membuat pria impoten (tidak bisa atau tidak mampu mempertahankan ereksi).

"39 persen pria dalam studi tahun 1982 yang mengatakan ganja dapat meningkatkan kehidupan seks karena mereka telah mengalami efek obat ini yang dapat mengubah persepsi waktu, sehingga mereka menganggap dapat berhubungan seks dengan durasi yang panjang," jelas Shamloul.


Yang paling penting, menurut Shamloul, adalah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2010 dalam journal European Urology. Dalam penelitian tersebut, peneliti menemukan bahwa reseptor untuk tetrahydrocannabinol (THC), yaitu bahan aktif dalam ganja, terdapat dalam jaringan penis dari lima pasien difungsi ereksi dan enam monyet rhesus jantan yang diteliti.

Shamloul mengatakan, reseptor tersebut terutama pada otot polos penis. Penelitian laboratorium tambahan menunjukkan bahwa THC memiliki efek penghambatan pada otot.

"Ini adalah efek yang lebih serius pada fungsi ereksi karena otot polos membentuk 70 persen hingga 80 persen dari penis itu sendiri," kata Shamloul.

Shamloul telah melaporkan temuannya pada jurnal online edisi 26 Januari dalam Journal of Sexual Medicine.

"Penggunaan ganja tersebar luas, terutama pada pria di puncak kehidupan seksual mereka," kata Shamloul.

Laporan PBB menyebutkan 162 juta orang menggunakan ganja di seluruh dunia setiap tahun. Lebih dari 22 juta menggunakannya sehari-hari.




detik

Waspadalah.....Bila Sepatu Tetap Dipakai di Dalam Rumah


Kebiasaan tetap mengenakan sepatu saat masuk ke dalam rumah bahkan kamar banyak dilakukan orang. Sebaiknya tinggalkan kebiasaan tersebut bila Anda tak ingin penyakit berbahaya hinggap di dalam rumah.

Dr Charles Gerba, seorang ahli mikrobiologi dan profesor di University of Arizona pada tahun 2008 bergabung dengan pembuat sepatu Rockport untuk mempelajari mikroorganisme jenis apa saja yang diangkut oleh alas kaki, terlebih bila tetap digunakan di dalam rumah.

Hasilnya, penelitian tersebut menemukan beberapa jumlah besar kuman menempel di sepatu, seperti dilansir Ecochildsplay, Jumat (18/2/2011), yaitu:

1. Escherichia coli (E. Coli)

Escherichia coli dapat menyebabkan gejala mulai dari sakit perut yang parah disertai dengan diare hingga gagal ginjal dan kematian (berpotensi dalam 1 dari 50 korban).

2. Klebsiella pneumonia

Klebsiella pneumonia merupakan bakteri negatif yang dapat dengan cepat menghancurkan jaringan paru-paru. Klebsiella pneumonia juga dapat menyebabkan pneumonia dan luka dan infeksi aliran darah, 25 hingga 50 persen pasien akan mengalami kematian.

3. Serratia ficaria

Serratia ficaria dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, kandung empedu, sepsis (sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap infeksi yang dapat melukai jaringan tubuh melebihi infeksi umumnya), serta infeksi empedu.

Dalam penelitian tersebut, Dr Gerba mempelajari 10 orang yang diminta menggunakan sepatu baru selama dua minggu, yang kemudian diuji bakteri dan kuman apa saja yang terkandung di dalamnya.

Setelah dua minggu, lebih dari 420.000 unit bakteri ditemukan pada bagian luar sepatu. Dari semua bakteri dan kuman tersebut, 27 persennya adalah virus mematikan E. Coli. Juga terdeteksi Klebsiella pneumonia dan Serratia ficaria.

"Penyebab paling mungkin (96 persen) dari banyaknya bakteri coliform dan E. coli pada bagian luar sepatu menunjukkan bahwa sepatu sering kontak dengan kotoran (tinja), yang kemungkinan besar berasal dari lantai di toilet umum atau kontak dengan hewan," jelas Dr Gerba.

Menurut Dr Gerba, penelitiannya juga menunjukkan bahwa bakteri dapat dilacak di ruang pribadi atau rumah setelah sepatu yang terkontaminasi dengan bakteri tersebut tetap digunakan di dalam rumah.

Bahkan yang lebih mengkhawatirkan adalah bagi ibu dan anak-anak, karena 90 hingga 99 persen bakteri dan kuman pada bagian luar sepatu ditransmisikan ke ubin dan karpet rumah.

Setiap bakteri dan kuman yang ada di ubin dan karpet tersebut dapat berpindah ke kaki atau tangan anak, yang kemudian akan diangkut ke tempat tidur.

Dr Gerba merekomendasikan, untuk membantu menjaga rumah bebas dari bakteri dan kuman, sebaiknya lepaskan sepatu dan biarkan tetap berada di depan pintu ketika Anda tiba di rumah. Sering menyedot debu dan mengepel juga akan membantu. Studi ini juga menemukan bahwa mencuci sepatu dapat mengeliminasi lebih dari 90 persen bakteri dan kuman.



detik

Thursday, February 17, 2011

Waspadalah.....G-String Picu Infeksi Organ Intim!


Jakarta - Sebagian wanita tidak segan-segan menggunakan g-string saat akan memakai celana putih yang body fit, atau rok pensil berwarna nude.

Selain membuat tampilan menjadi lebih seksi, g-string juga akan mencegah timbulnya visible panty line (VPL). Tetapi siapa sangka, di balik keseksiannya, jika g-string sering digunakan akan menimbulkan petaka.

Ada sejumlah penelitian yang menyebut keseksian g-string mengundang sejumlah risiko penyakit kewanitaan, seperti urinary tract infection (UTI) dan infeksi organ intim.

Permukaan celana yang mengerucut seperti tali memudahkan gesekan di bagian kulit. Gesekan yang terjadi sepanjang hari inilah yang sering menimbulkan iritasi kulit di area kewanitaan yang sangat lembut dan sensitif.

Dokter Liza Masterson, ginekolog asal Los Angeles, mengungkap hasil penelitiannya bahwa bahan g-string seperti nilon seringkali berperan menahan kelembaban sehingga mendukung perkembangbiakan bakteri di area intim.

Permukaan celana dalam yang sempit dan mengerucut seperti tali membuat bakteri mudah berpindah dari sisi luar ke dalam. Termasuk mengantarkan bakteri e-coli ke area organ intim. Bakteri yang sampai di permukaan dalam akan berkembang biak dan menginfeksi area intim.

Pemakaian g-string juga bisa meningkatkan risiko iritasi kulit. Permukaan celana yang mengerucut seperti tali memudahkan gesekan di bagian kulit. Gesekan yang terjadi sepanjang hari inilah yang seringkali menimbulkan iritasi karena kulit di area intim sangat lembut dan sensitif.

Sementara The American Journal of Epidemiology mempublikasikan sebuah studi pada 1987 yang seolah melawan hasil penelitian Masterson. Studi ini tidak menemukan indikasi pengaruh pemakaian g-string terhadap munculnya infeksi pada organ intim wanita.

Memperkuat simpulan itu, studi Universitas Nara Women Jepang pada 1994 menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara pemakaian pakaian dalam berbahan dasar katun dan bahan sintesis lainnya. Namun, pakaian dalam berbahan katun tetap lebih dianjurkan karena membuat kulit lebih mudah bernapas.

Walau demikian, studi menunjukkan bahwa responden wanita yang memakai pakaian dalam berbahan katun maupun bahan sintetis lainnya memiliki kelembapan kulit dan temperatur yang sama. Ini bertentangan dengan kenyataan bahwa pemakaian pakaian dalam berbahan sintesis membuat kulit lebih cepat berkeringat dan lebih lembab.

Terlepas dari hasil penelitian yang bertentangan itu, sejumlah pakar kesehatan mengingatkan pentingnya merawat kebersihan organ intim. Hentikan pemakaian celana dalam jenis tertentu jika mengalami iritasi. Setiap orang memiliki sensitivitas berbeda terhadap bahan celana dalam.

Tips memakai celana dalam model g-string:
- Gunakan g-string hanya pada saat perlu, seperti menggunakan gaun ketat. Jangan digunakan setiap hari!
- Hindari pemakaian g-string berbahan nilon, karena tidak akan mudah menyerap keringat.
- Hindari pemakaian g-string yang terlalu ketat karena akan menempel di area intim. 




Waspadalah.....Pria Botak di Usia 20-an Tahun Lebih Berbahaya


Selain masalah kemampuan ejakulasi, kebotakan menjadi masalah paling serius buat pria. Persoalannya bisa tambah berisiko jika kebotakan pria dialami di usia 20-an tahun.

Bila seorang pria sudah mulai mengalami kerontokan rambut dan kebotakan pada usia 20-an tahun, maka ia memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami kanker prostat di kemudian hari.

Hal ini berdasarkan hasil studi yang dilakukan peneliti Prancis, yang menunjukkan bahwa pria dengan kanker prostat dua kali lebih mungkin telah menunjukkan tanda-tanda kebotakan pada usia 20 tahun.

Peneliti mencatat bahwa pola kebotakan pada pria (androgenic alopecia) dikaitkan dengan konversi testosteron ke hormon androgen. Hormon androgen sebelumnya juga telah diketahui terlibat dalam pertumbuhan kanker prostat.

Selain itu, obat finasteride yang digunakan untuk mengobati kebotakan dengan memblok konversi testosteron menjadi androgen yang diduga menyebabkan rambut rontok, juga telah terbukti mengurangi insiden kanker prostat.

Dalam penelitian tersebut, peneliti membandingkan 388 pria yang dirawat karena kanker prostat dengan 281 pria sehat. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa pria dengan kanker prostat dua kali lebih mungkin mengalami kebotakan saat berusia 20 tahun.

Namun, risiko kanker prostat tidak berkembang pada pria yang mengalami kebotakan di usia 30-an atau 40-an tahun.

"Saat ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa skrining dapat bermanfaat untuk kanker prostat. Kita perlu cara untuk mengidentifikasi orang yang berisiko tinggi untuk mengembangkan penyakit," jelas penulis studi Dr Philippe Giraud, dari European Hospital Georges Pompidou di Paris, seperti dilansir Healthday, Rabu (16/2/2011).

Menurut Dr Giraud, kebotakan di usia 20 tahun dapat menjadi salah satu faktor risiko yang mudah dikenali. "Lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sekarang untuk mengkonfirmasi hal ini," tambahnya.

Dr Giraud yang juga seorang profesor onkologi radiasi di Paris Descartes University, telah melaporkan temuannya dalam edisi online jurnal Annals of Oncology edisi 15 Februari.





 detik

Friday, February 11, 2011

Waspadalah.....Menahan Suara Desahan Saat Bercinta Bisa Bikin Penyakit


Jangan menahan diri anda saat mendesah, karena itu bagian dari keindahan. 

Desahan seringkali sulit terkontrol saat mencapai puncak kenikmatan dalam hubungan seksual. Saat menyadarinya, banyak pasangan yang menahan erangan kenikmatan itu sekuat tenaga. Alasannya: malu!

Seperti dikutip dari laman Shine, banyak pasangan menahan desahan lantaran khawatir menembus tembok dan terdengar tetangga. Sebagian malu karena tak ingin terlihat konyol dan terkesan seperti bintang porno.
Di balik kesan tabu yang mempengaruhi psikologis sejumlah pasangan, desahan saat berhubungan seksual ternyata memiliki sejumlah manfaat. 

1. Desahan menjadi salah satu cara untuk mengomunikasikan perasaan kepada pasangan saat berhubungan intim. Desahan akan menuntun pasangan meneruskan rangsangan dan memudahkan menuju kenikmatan puncak. 

2. Dengan desahan, pasangan akan merasa bahwa sentuhan atau rangsangan yang diberikan tepat, tanpa perlu mengeluarkan kata-kata. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri pasangan. 

3. Desahan yang muncul saat melakukan hubungan intin bisa membantu pasangan untuk mengembangkan teknik rangsangan seksual sesuai keinginan Anda. 

4. Desahan membuat tenggorokan dan mulut terbuka. Hal ini bermanfaat untuk melepas ketegangan di area leher. Kondisi ini melancarkan aliran darah ke otak sehingga akan memaksimalkan sensasi kenikmatan.
Desahan memang reaksi alamiah yang muncul saat berhubungan intim. Tapi, jangan gaduh dan membiarkan suara nikmat menembus tembok kamar. Jangan sampai bernasib sama dengan pasangan Steve dan Caroline Cartwright, yang harus berurusan dengan pengadilan gara-gara gaduh saat bercinta.



vivanews

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran