Clock By Blog Tips

Thursday, January 13, 2011

Waspadalah.....Bernapas Lewat Mulut Bisa Membahayakan Kesehatan


New Jersey, Saat sedang flu, kebanyakan orang sering mengalami hidung tersumbat sehingga harus bernapas melalui mulut. Tapi dalam kondisi normal sebaiknya jangan sering-sering bernapas melalui mulut karena bisa berbahaya untuk kesehatan.

Dalam jangka pendek, bernapas melalui mulut bisa menyebabkan mulut kering, napas bau dan membuat tidur kurang nyenyak. Tapi bila Anda terus-menerus bernapas melalui mulut, hal tersebut bisa lebih parah dan membahayakan kesehatan.

"Bernapas lewat mulut bisa menggangu amandel dan kelenjar gondok, sehingga akan membuat Anda makin tersiksa karena sinus menjadi padat yang menyebabkan penyumbatan lebih lanjut pada saluran udara bagian atas," jelas Dr Yosh Jefferson, dokter gigi fungsional di New Jersey, dilansir MSNBC, Rabu (12/1/2011).



Dr Jefferson menjelaskan, ketika mengambil oksigen melalui hidung maka oksigen akan melewati selaput lendir dan ke dalam sinus, menghasilkan oksida nitrat yang dibutuhkan tubuh untuk semua otot polos, seperti jantung dan pembuluh darah.

"Jadi ketika Anda tidak bernapas melalui hidung, darah Anda sebenarnya tidak mendapatkan semua oksigen yang diperlukan untuk berfungsi dengan baik," lanjut Dr Jefferson.

Dr Jefferson yakin bahwa bernapas melalui mulut sering menjadi akar penyebab masalah kesehatan dan perilaku yang sering diabaikan, terutama pada anak usia sekolah.



"Anak-anak yang sering bernapas melalui mulut cepat merasa lelah, mudah marah dan tidak bisa berkonsentrasi di sekolah. Mereka mungkin juga didiagnosa dengan ADHD atau hiperaktif," jelas Dr Jefferson.

Dan menurut laporan Dr Jefferson yang dipublikasikan jurnal General Dentistry, bernapas melalui mulut yang sering dialami anak-anak bisa mengubah bentuk wajah.

"Bila kebiasaan bernapas lewat mulut sudah parah, anak bisa mengembangkan apa yang disebut long face syndrome (sindrom wajah panjang), yaitu wajah menjadi sempit dan fitur wajah sangat tidak menarik," jelas Dr Jefferson.

Selain itu, sindrom ini juga membuat amandel menjadi bengkak. Kadang-kadang posisi rahang juga menjadi aneh untuk menjalankan fungsi mendapatkan banyak oksigen ke dalam tubuh.

"Ini bisa terjadi pada orang dewasa, tetapi lebih sering pada anak-anak. Banyak orang yang menganggap bahwa sindrom ini karena genetika, padahal bukan. Ini adalah karena kebiasaan bernapas lewat mulut," tutup Dr Jefferson.


detik

Wednesday, January 12, 2011

Waspadalah.....Kemasan Makanan Mengandung Zat Berbahaya


Jika Anda termasuk orang yang suka mengonsumsi makanan kemasan, sebaiknya kurangi sekarang juga. Menurut sebuah penelitian, makanan kemasan ternyata mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Peneliti dari Universitas Toronto telah menemukan bahwa makanan kemasan merupakan sumber utama dari sejumlah senyawa kimia yang berbahaya seperti, endocrine destructors dan perfluorocarbon carboxylic acids. Demikian yang dikutip dari Geniusbeauty.

Tidak hanya sterofoam saja, kemasan kertas yang biasa dipakai untuk sandwich dan kentang goreng atau alumunium foil untuk lasagna mengandung bahan kimia yang dapat memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan. Zat-zat berbahaya yang terkandung dalam kemasan tersebut akan mencemari darah manusia dan mengganggu kesehatan sistem kerja endokrin sehingga menyebabkan gangguan hormonal.

Selama penelitiannya, para peneliti mengamati tikus yang terkena zat dalam kemasan makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini terakumulasi dalam tubuh dan tidak dieliminasi.

Para peneliti mengungkapkan bahwa, bahan kimia tersebut dapat menyebabkan masalah seperti kerusakan pada sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kadar kolesterol serta menyebabkan kegagalan dalam kelenjar tiroid. Oleh karena itu, ada baiknya Anda waspada dan mulai mengurangi mengonsumsi makanan dalam kemasan.

wolipop

Tuesday, January 11, 2011

Waspadalah..... Sariawan Tak Kunjung Sembuh


Kondisi mulut, lidah, gigi, maupun gusi bisa menjadi indikator ampuh untuk mendeteksi gangguan kesehatan. Contohnya saja sariawan yang biasanya disebabkan kurangnya konsumsi vitamin C atau tak sengaja menggigit lidah . Namun jika sariawan tak kunjung sembuh, waspadalah.

Sariawan yang disebabkan kurang vitamin C biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu. Namun jika sariawan tak sembuh-sembuh, bahkan jika jumlahnya bertambah banyak dan berubah warna menjadi putih bisa berindikasi gangguan kesehatan.



Menurut Profesor Bidang Kedokteran Gigi Klinis dari University of California, Susan Hyde, sariwan yang tak kunjung sembuh, terutama yang ada di bawah lidah, bisa berindikasi pada gejala kanker mulut. Cara mengatasinya hanya dengan pendeteksian dini.



Hyde menjelaskan, di Amerika Serikat, hanya 35% pengidap kanker mulut yang berhasil sembuh. Supaya tidak terlambat, segeralah berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala di atas. Semakin cepat kanker terdeteksi, maka tingkat kesembuhannya akan semakin tinggi.(PreventionIndonesia/MEL)


liputan6

Waspadalah.....Jangan Lakukan 5 Kesalahan Umum Dalam Berbusana !


BANYAK orang akan mengupayakan tampil sempurna setiap hari. Namun ada kalanya seseorang, termasuk Anda mengalami "salah kostum" yang berdampak besar terhadap penampilan.

Ingin tahu apa saja kesalahan umum wanita saat berbusana? Simak beberapa panduan berikut, seperti yang dinukil Sheknows, Selasa (11/1/2011).

Garis celana dalam yang tampak jelas 

Kenakan celana dalam yang lebih pas, agar garis celana dalam tidak terlihat. Jika celana dalam telah pas, tapi garis celana dalam tetap terlihat, maka celana panjang yang Anda kenakan terlalu ketat. Kesalahan yang sama, menampilkan terlalu banyak belahan payudara sangatlah tidak menarik.

Busana terlalu ketat

Memakai busana yang terlalu ketat hingga kancing di bagian payudara maupun perut tampak ingin lepas, merupakan kesalahan fatal.

Jangan memaksakan diri membeli busana dengan ukuran lebih kecil dari tubuh Anda. Sebaliknya, jangan kenakan busana yang longgar untuk menyembunyikan bentuk tubuh yang gemuk. Busana yang terlalu besar hanya akan membuat Anda tampak lebih besar dari kenyataannya.

Matching dari atas kepala hingga ujung kaki

Gaun merah, tas merah, sepatu merah, lipstik merah! Matching sudah tidak "in". Hindari mengenakan semuanya dalam warna yang sama. Lebih baik campurkan warna terang dengan warna yang lebih netral dan kenakan satu saja benda yang berpola mencolok.

Aksesori berlebihan

Anda tidak membutuhkan lima lapis kalung, bangles bergemerincing yang dapat bergerak bebas hingga siku, atau membawa tas dengan pola yang ramai, itu berlebihan.

Lebih baik pilih tas yang berbahan patent yang akan cukup muat dengan seluruh benda yang Anda bawa, lalu kenakan satu perhiasan saja yang cukup mencolok dan sesuai untuk menyempurnakan seluruh penampilan Anda dengan sepasang sepatu yang cantik.

Terlalu pendek, terlalu ketat, terlalu menunjukkan belahan tubuh

Salah kostum dengan busana yang kurang pantas untuk acara khusus, merupakan kesalahan terfatal wanita.


okezone

Waspadalah.....Jarak Kelahiran Dekat Tingkatkan Risiko Autis

Jarak kelahiran anak yang terlalu dekat berpeluang meningkatkan risiko autisme bagi anak kedua. Demikian hasil kesimpulan awal sebuah penelitian terhadap lebih dari setengah juta anak-anak di California.

Anak-anak yang dilahirkan kurang dari dua tahun setelah saudara mereka, disinyalir memiliki risiko autisme lebih besar ketimbang mereka yang dilahirkan setelah jeda tiga tahun.

Semakin cepat orangtua mengandung anak kedua, semakin besar pula kemungkinan anak tersebut menderita autis. Efek itu ditemukan pada orangtua di semua kelompok usia, sehingga membantah pendapat bahwa usia orangtua yang lebih tua merupakan penyebab risiko autisme, bukannya jarak kelahiran yang pendek.

"Jujur saja, hasil studi ini cukup mengejutkan bagi kami," cetus Peter Bearman, penulis senior di Universitas Columbia, New York, seperti dikutip Straits Times, Senin (10/1/2011).

"Apapun yang kami lakukan, entah menyelidiki tingkat keparahan autisme, usia orangtua, atau dimensi-dimensi lain yang bisa kami pikirkan, kami tidak bisa menyingkirkan penemuan ini," tambah Bearman.

Di Amerika Serikat, jarak kelahiran yang pendek semakin banyak terjadi. Sebagian besar dikarenakan banyak wanita kini memilih menunda kehamilan, atau justru akibat kehamilan yang tak direncanakan
 
okezone

Waspadalah.....Dua Jam Tonton TV Tingkatkan Serangan Jantung

WASHINGTON - Sebuah studi baru terungkap seseorang yang menghabiskan lebih dari dua jam per hari waktu luang menonton televisi atau duduk di depan layar memeiliki risiko penyakit jantung dan meninggal lebih besar.

Para peneliti mengatakan efek terlihat bahwa bagaimana kita memilih untuk menghabiskan waktu luang dari pekerjaan yang memiliki dampak besar pada kesehatan secara keseluruhan.

"Ini semua masalah kebiasaan. Banyak dari kita telah belajar setelah pulang dari aktifitas adalah, memutar TV dan duduk selama beberapa jam, ini nyaman dan mudah dilakukan, "kata Dr Emmanuel Stamatakis, ahli epidemiologi dan kesehatan masyarakat di University of College London.

"Tapi sangat buruk bagi jantung dan kesehatan secara umum," tambahnya, seperti dikutip AFP, Selasa (11/1/2011).

Pasalnya kegiataan duduk atau membungkuk di depan TV, semakin memperpanjang daftar buruknya kesehatan mereka setelah sebelumnya telah berjam-jam duduk di depan di layar komputer untuk bekerja. Padahal, duduk dalam jangka waktu lama sangat buruk bagi kesehatan.

Para peneliti mempelajari data dari 4.512 orang dewasa yang ikut ambil bagian dalam Survei Kesehatan di Skotlandia. Dari informasi itu disebutkan bahwa, setelah bekerja kebanyakan dari paka pekerja itu meluangkan waktu untuk menonton TV atau bermain game.

Dari hasil itu terlihat, 48 persen yang menghabiskan waktu dua atau lebih jam per hari di depan TV memiliki resiko yang sangat besar terhadap masalah kesehatan.
 
okezone

Waspadalah.....Penyebab Mati Saat Bercinta


Kematian bisa datang kapan saja, tak terkecuali saat berada di puncak kenikmatan hubungan seksual. Beberapa kasus kematian mendadak menimpa banyak orang saat menjalankan aktivitas seksual tertentu yang sebagian besar akibat serangan jantung.

Orgasme seksual yang terjadi lewat intercourse (sanggama) maupun masturbasi dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Bagi yang punya masalah dengan hipertensi maupun lemah jantung, kondisi ini bisa memicu kematian mendadak atau sudden death.

Raja terakhir Bangsa Hun di Eropa, Atilla tercatat dalam sejarah sebagai bukti kedahsyatan orgasme yang mematikan. Raja yang bahkan sangat ditakuti Bangsa Romawi ini tewas di abad ke-5, bukan dalam peperangan melainkan saat berhubungan seks dengan permaisurinya.

Tokoh moderen yang juga meninggal akibat serangan jantung saat berhubungan seks adalah mantan wakil presiden Amerika Serikat, Nelson Rockefeller. Tokoh lainnya yang senasib antara lain Jack McConaughey (ayah kandung aktor Matthew McConaughey) dan mantan presiden Prancis Felix Faure.

Kematian mendadak saat melakukan aktivitas seksual juga banyak disebabkan karena tercekik. Kasus ini umumnya menimpa penderita autoerotic asphyxiation, yakni penyimpangan seks yang membuat seseorang hanya bisa mencapai orgasme ketika saluran napas disumbat misalnya dengan mengikat leher.

Penyimpangan semacam ini jugalah yang menewaskan aktor kenamaan David Carradine secara tragis di sebuah hotel di Thailand pada Juni 2009. Karena tak ada tanda-tanda penganiayaan, diduga kuat David tewas saat melakukan masturbasi di kamar mandi dengan melilitkan dasi di lehernya.

Selain David, penyimpangan ini tampaknya juga diderita vokalis grup band INXS, Michael Hutchence yang ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana dan leher tercekik ikat pinggang tahun 1997. Dugaan penyimpangan seks disampaikan oleh pacarnya saat itu, Paula Yates meski polisi lebih fokus pada dugaan overdosis obat terlarang.

Meski serangan jantung dan penyimpangan seks adalah penyebab paling umum kematian mendadak saat berhubungan seks, sebenarnya ada berbagai kemungkinan penyebab lainnya.

Dikutip dari Newsofap, Senin (10/1/2011), berikut ini beberapa penyebab seseorang tewas saat berhubugan seks.

1. Keracunan gas beracun Gas karbon monoksida (CO) merupakan racun mematikan yang dihasilkan oleh asap knalpot. Bagi pasangan yang gemar berhubungan seks di dalam mobil, gas ini menjadi ancaman terutama jika membiarkan mesin mobil menyala di ruangan tertutup.

Salah satu korbannya adalah Jose Agustino Noha, petugas kamar jenazah di Amerika yang ditemukan mati lemas dalam kondisi tanpa busana bersama pasangannya. Bukan lemas karena kelelahan, keduanya keracunan gas CO saat bercinta di dalam mobil jenazah yang diparkir dalam kondisi mesin menyala.

2. Sadomasokis yang kelewat sadis Sadisme dan masokisme (sadomasokisme) merupakan bentuk fantasi seksual yang melibatkan penyiksaan dalam berhubungan seks. Beberapa orang hanya bisa merasa puas dengan melihat pasangannya diikat dan disiksa, sebagian lagi justru menikmati ketika tubuhnya dicambuki atau ditetesi lilin panas.

Kirsten Taylor, gadis 29 tahun asal Pennsylvania tewas di tangan suaminya Toby akibat fantasi brutal semacam ini. Toby menjepit kedua puting Kirsten dengan kawat, lalu mengalirinya dengan listrik bertegangan tinggi. Toby akhirnya dipenjara dengan tuduhan pembunuhan yang disengaja.

3. Mabuk alkohol Di bawah pengaruh alkohol, segala sesuatu bisa terjadi di luar kontrol kesadaran. Bagi sebagian orang, gairah seks bisa meningkat hingga level yang tak tertahankan ketika sedang mabuk minuman keras.

Sepasang kekasih di Namibia yang kebetulan sedang mabuk berat ini misalnya, nekat berhubungan seks di tengah jalan tanpa menyadari ada truk besar yang akan melintas. Keduanya terlindas dan tewas seketika, sementara sang sopir truk didakwa kurang berhati-hati dalam mengemudi.

4. Libido tinggi Beberapa orang dilahirkan dengan libido atau gairah seks yang menggebu-gebu, sehingga tidak mudah terpuaskan oleh pasangannya. Kondisi semacam ini disebut hiperseks dan kadang-kadang menghadirkan masalah tersendiri dalam kehidupan seksual seseorang.

Robert Ashitey misalnya, pria 30 tahun asal Ghana ini tak harus dipenjara jika seandainya mampu mengontrol libidonya. Suatu ketika ia mengajak sang istri untuk bercinta dengan hebatnya, sampai-sampai tak menyadari bahwa wanita yang memang sudah berusia 75 tahun tersebut akhirnya mati kelelahan.

5. Variasi ekstrem Untuk mengatasi kejemuan, sah-sah saja pasangan suami istri melakukan hubungan seks di tempat-tempat yang tidak lazim seperti di toilet atau bahkan di dalam lift. Namun tempat-tempat berisiko tinggi tentu harus dihindari, misalnya di atap rumah pada pagi hari yang sudah pasti licin karena berembun.

Sepasang pria dan wanita di South Carolina, Amerika tampaknya kurang memperhitungkan risiko tersebut hingga akhirnya ditemukan tewas terjatuh oleh seorang sopir taksi yang melintas. Keduanya dalam kondisi tanpa busana, sementara baju dan celananya berada di atap rumah yang tingginya sekitar 15 meter.

6. Bercinta dengan hewan Zoofilia merupakan bentuk penyimpangan seks yang membuat seseorang terangsang untuk bersetubuh dengan binatang. Karena desain alat kelamin pada masing-masing spesies tidak selalu cocok, bentuk penyimpangan seks ini juga bisa menyebabkan seseorang meregang nyawa.

Seorang pria di Washington tewas akibat perdarahan dalam di usus, sementara hasil visum menunjukkan anusnya sobek akibat disetubuhi kuda peliharaannya. Investigasi pihak berwajib mengungkap pria itu memang kecanduan film porno, khususnya yang mempertontonkan hubungan seks dengan manusia dengan binatang.


detik

Monday, January 10, 2011

Wasapadalah.....Bahaya Melahirkan Caesar Berulang-ulang


Beberapa ibu hamil melakukan operasi caesar yang berulang-ulang karena berbagai alasan. Padahal melakukan caesar berulang-ulang bisa menimbulkan risiko kesehatan tersendiri untuk perempuan tersebut.

Saat ini banyak sekali ibu hamil yang melahirkan bayinya melalui operasi caesar baik karena memiliki masalah dengan kehamilannya ataupun tidak.

Banyaknya perempuan yang melakukan operasi caesar juga dipengaruhi oleh teknologi reproduksi yang semakin canggih atau ukuran bayi yang terlalu besar karena meningkatnya penderita diabetes pada ibu hamil.

Operasi caesar merupakan salah satu jenis operasi yang diperlukan untuk menyelamatkan ibu dan bayi yang dikandungnya. Tapi jika ibu seringkali melakukan operasi caesar, maka bisa berbahaya dan meningkatkan risiko kesehatan.

Risiko tersebut misalnya histerektomi (pengangkatan rahim) hampir 5 kali lebih tinggi terjadi pada perempuan yang sudah 4 kali operasi caesar, serta risiko transfusi darah lebih tinggi jika sudah 6 kali operasi caesar.


Sebagian besar dokter tidak menyarankan perempuan untuk melakukan operasi caesar lebih dari 3 kali. Jika perempuan tersebut hamil kembali, maka akan dianjurkan untuk melahirkan melalui vagina atau secara normal.

Dikutip dari FoxNews, Rabu (20/10/2010) operasi caesar yang berulang-ulang memungkinkan terjadinya komplikasi. Salah satu komplikasi yang potensial adalah placentation abnormal atau placenta accreta. Placentation abnormal ini terjadi pada 1 dari 2.500 kehamilan.

Beberapa risiko lain dari operasi caesar berulang adalah:

Rahim pecah (uterine rupture)
Perempuan yang sering melakukan operasi caesar memiliki risiko lebih besar terkena kondisi pecahnya rahim. Hal ini karena bekas luka di rahim rentan untuk robek atau hancur dan bekas luka ini lebih berisiko dibandingkan dengan bekas luka horisontal yang rendah. Perempuan yang mengalami kondisi ini kemungkinan berisiko mengalami kematian bayi 10 kali lebih tinggi.

Adhesi dan jaringan parut
Seperti halnya pembedahan perut lain, maka caesar juga akan menimbulkan jaringan parut atau adhesi. Beberapa perempuan ada yang merasakan sakit akibat adhesi tersebut, tapi ada juga yang menjadi lumpuh akibatnya. Adhesi yang luas bisa menimbulkan komplikasi lain yang menimbulkan rasa sakit sehingga menyebabkan ketidaknyamanan.

Plasenta previa
Risiko melahirkan secara caesar berkali-kali membuat letak plasenta terlalu dekat dengan leher rahim, sehingga jika leher rahim terbuka bisa menyebabkan keguguran dan perdarahan hebat. Jika perdarahan yang terjadi sangat banyak dapat mengakibatkan anemia atau ibu memerlukan transfusi darah.


Placenta accreta
Placenta acreta terjadi jika tempat menempel plasenta terlalu dalam ke dalam dinding rahim, dan bekas luka caesar dapat meningkatkan risiko ini. Kondisi ini kemungkinan bisa melibatkan kerusakan pada rahim atau organ lainnya serta perdarahan.



detik

Waspadalah.....Kapan Boleh Berhubungan Seks Setelah Melahirkan?


Keinginan untuk berhubungan seks bisa timbul pada siapapun, termasuk ibu yang baru melahirkan. Tapi kapan sebaiknya perempuan yang baru melahirkan boleh berhubungan seks?

Melahirkan merupakan suatu proses yang cukup traumatis bagi perempuan. Jika ia melahirkan melalui vagina, maka jaringan vagina yang halus akan menjadi tegang, memar atau ada yang robek, sehingga dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk menyembuhkan cedera ini.

Selain itu melahirkan juga melibatkan perubahan hormon yang sangat besar serta tekanan emosi. Sebagai konsekuensinya, sangat sedikit perempuan yang merasa seksi setelah melahirkan dan juga emosi yang tidak terkontrol.

Seperti dikutip dari Netdoctor.co.uk, Jumat (7/1/2011) secara umum, perempuan harus mempertimbangkan terlebih dahulu apakah ia bisa melakukan hubungan seks penuh atau tidak sampai ia melakukan pemeriksaan pasca melahirkan (postnatal check up). Pemeriksaan ini biasanya terjadi sekitar enam minggu setelah melahirkan. Namun umumnya perempuan belum merasa siap untuk melakukan hubungan seks secara penuh, terutama jika ia memiliki jahitan dan permukaan vagina yang sakit.

Dilansir dari Babycenter, selama proses melahirkan, rahim dan leher rahim mengalami perubahan yang signifikan. Dan selama fase penyembuhan, lapisan rahim terutama tempat di mana plasenta ditempelkan rentan terhadap infeksi. Karenanya hubungan seksual sangat rentan menularkan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi.

Warna dari lokhia (perdarahan pasca melahirkan) bisa menjadi tanda proses penyembuhan dari lapisan rahim. Kondisi ini bisa berlangsung selama 3-8 minggu. Jika lokhia tidak lagi berwarna merah terang atau sudah berwarna putih kekuningan, maka itu menjadi tanda proses penyembuhan lapisan hampir selesai.

Kondisi ini mungkin sudah aman bagi perempuan untuk melakukan hubungan intim lagi. Tapi jika kondisi vagina yang robek masih dalam proses penyembuhan, maka harus menunggu waktu lebih lama lagi untuk bisa berhubungan intim.

Jika seseorang mencoba melakukan hubungan seksual yang terlalu cepat, maka hal ini tidak hanya menimbulkan rasa sakit tapi juga dapat mengganggu proses penyembuhan luka yang mungkin memerlukan prosedur operasi lain.

Sebaiknya ibu yang baru melahirkan menunggu minimal enam minggu sebelum melakukan hubungan seksual. Serta tak ada salahnya menanyakan tenaga kesehatan untuk memastikan apakah vagina dan perineum (daerah antara lubang dubur dan alat kemaluan luar) sudah cukup sembuh dan aman untuk berhubungan seks.


detik

Waspadalah.....Ini Dia Penyebab Mudah Sakit Hati



Jika Anda termasuk orang yang mudah mengalami sakit hati, mungkin Anda termasuk orang yang memiliki gen sakit hati. Sehingga membuat Anda lebih mudah sakit psikis maupun fisik.

Peneliti juga menemukan hubungan yang jelas antara sakit hati dan sakit fisik terhadap orang yang memiliki gen sakit hati. Seseorang yang baru dipecat atau dicampakkan kekasihnya tidak hanya akan tersiksa batinnya tapi juga fisiknya akan sakit-sakitan jika dilahirkan dengan gen pemicu sakit hati.

Menurut peneliti dari University of California-Los Angeles, beberapa orang dilahirkan dengan gen pembuat sakit hati tersebut. Dalam studinya peneliti melakukan survei terhadap 122 partisipan untuk mengetahui seberapa sensitif seseorang terhadap sebuah penolakan.

Setelah melakukan scan otak dan tes air liur, diketahui bahwa mereka yang lebih mudah sakit hati punya sebuah penanda genetik yang sama. Di sisi lainnya, gen tersebut juga akan mempengaruhi bagian otak yang mengontrol rasa sakit, dimana rasa sakit akan lebih mudah terasa.

Itulah sebabnya mengapa ada sebagian orang yang lebih rentan sakit-sakitan ketika sedang patah hati atau mengalami penolakan, bukan karena faktor psikologisnya yang membuat demikian, tapi memang ada gen pemicunya.


"Penemuan in bisa memunculkan obat baru yang bisa membuat seseorang tidak cepat sakit hati dan mengurangi sakit fisik akibat perasaan yang tidak enak," kata psikiater Markus Heilig seperti dilansir Doublex.

Dalam American Psychological Association, psikolog Naomi Eisenberger yang juga terlibat dalam studi tersebut mengatakan, "Terkadang seseorang sulit menerima kenyataan bahwa ia adalah tipe orang yang mudah sakit hati, tapi dengan fakta biologis bahwa ia memiliki gen sakit hati, semuanya akan lebih mudah diatasi".

Untuk itu, beberapa orang yang mudah sakit hati sebaiknya mulai berlatih mengontrol emosi agar fisiknya juga tidak ikut-ikutan sakit.

"Jika Anda termasuk tipe orang yang sangat mudah sakit hati, mungkin Anda harus curiga mempunyai gen sakit hati ini. Langkah selanjutnya adalah mengantisipasi kelemahan itu dengan menyesuaikan sikap, menghindari kata-kata menghina dan ambil nafas dalam-dalam, maka semuanya akan berjalan normal kembali," tutur Naomi.


wolipop

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran