Clock By Blog Tips

Thursday, November 25, 2010

Waspadalah...Penyebab Pindah Kerja


Menjelang akhir tahun, saatnya untuk kembali melihat perkembangan karier Anda. Jika mulai tidak menikmati pekerjaan atau merasa karier dalam keadaan 'mentok', itu bisa jadi indikasi bahwa Anda harus segera mencari pekerjaan baru.

Saat pikiran tersebut sering muncul tetapi keraguan juga datang cobalah pikirkan kembali matang-matang terkait perkembangan karier Anda. Untuk membantu Anda mengambil keputusan, ketahui empat kondisi di mana sebaiknya Anda mencari pekerjaan baru untuk segera meninggalkan pekerjaan sekarang yang kurang menjanjikan.

1. Gaji tidak sesuai
Pekerjaan terus bertambah, tetapi tidak diikuti kenaikan gaji meskipun Anda sudah bekerja lebih dari setahun? Kondisi tersebut tentu bukan hal baik. Dengan porsi pekerjaan makin bertambah, seharusnya ada penyesuaian pembayaran sebagai bentuk penghargaan perusahaan.

 
"Jika Anda tetap bekerja tanpa ada kompensasi sesuai, atau tidak sepadan antara biaya makan dan transportasi, segera cari pekerjaan baru jika tidak ingin merugi," kata Radhika Goswami, Konsultan Sumber Daya Manusia asal India, seperti dikutip dari Idiva.com. 

2. Tak ada kepuasan
"Tidak adanya kepuasan akan membuat karyawan kehilangan motivasi dalam bekerja. Hal ini akan berdampak pada hasil pekerjaan yang cenderung menurun atau memburuk. Jangan tunggu sampai Anda dipecat, lebih baik cari pekerjaan lain sesegera mungkin," kata Goswami.

Jika pekerjaan mulai tidak menarik, fasilitas kantor sangat tidak memuaskan dan Anda selalu mengeluh, pasti hasil pekerjaan akan buruk. Cari pekerjaan yang memang bisa membuat Anda mendapat kepuasan, bukan hanya soal materi tetapi juga psikologis.

3. Jenjang karier tidak jelas
Semua orang pasti ingin mendapatkan karier yang lebih baik setelah sekian lama bekerja. Jika sudah bekerja dalam hitungan tahun dan tidak ada peningkatan karier, Anda bisa jadi terjebak dalam pekerjaan yang sama bertahun-tahun. Apalagi jika penilaian hasil pekerjaan tidak jelas, begitu pun jenjang karier yang ada. Sebaiknya, jangan sia-siakan waktu Anda dalam ketidakjelasan, karena ini terkait masa depan.


4. Tawaran lebih baik

Dapat tawaran pekerjaan lebih baik tetapi tidak terlalu menguasai bidangnya? Jangan takut untuk mencobanya. Ini merupakan tantangan besar yang harus Anda taklukan. Sebenarnya, melepaskan pekerjaan saat ini bukan semata soal materi atau gaji lebih baik, tetapi juga keberanian Anda lepas dari 'zona nyaman.




• VIVAnews

Interesting | Militerania

Imbalan Buat yang Rajin Mandi..

Jakarta, Sebagian besar orang melakukan mandi hanya sebagai rutinitas saja, padahal banyak faedah yang bisa didapatkan jika rajin mandi. Apa saja imbalan buat yang rajin mandi?

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa orang dengan diabetes yang menghabiskan waktu setengah jam untuk berendam di air hangat bisa menurunkan kadar gulanya sekitar 13 persen.

Seperti dikutip dari Healthmad.com, Kamis (25/11/2010) penelitian lain di Jepang menunjukkan 10 menit berendam dalam air hangat dapat memperbaiki kesehatan jantung baik pada pria maupun wanita, serta mengurangi rasa sakit.

Berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang diperoleh seseorang dari mandi, yaitu:

1. Relaksasi otot sehingga bisa membantu mengurangi kram, rasa sakit, menghilangkan sakit kepala akibat ketegangan, meningkatkan elastisitas otot dan juga membuat tubuh menjadi rileks.

Ketika mandi air hangat diikuti dengan peregangan lembut akan bermanfaat bagi sistem muskuloskeletal, sehingga membantu mempertahankan posisi otot dan mengurangi ketegangan.

2. Rutinitas mandi secara teratur bisa mengurangi bau badan, menghilangkan sel-sel kulit mati dan membunuh strain bakteri serta virus, sehingga bisa menurunkan risiko terkena pilek dan infeksi.

3. Meningkatkan sirkulasi sistem getah bening yang dibutuhkan dalam proses berkeringat. Hal ini membantu membersihkan sistem dari racun, serta sistem yang bertanggung jawab terhadap respons kekebalan untuk menghancurkan bakteri dan virus yang bisa membuat sakit.

4. Meningkatkan sirkulasi darah sehingga seluruh organ tubuh bisa mendapatkan jumlah oksigen yang cukup dan jaringan yang rusak mendapatkan sel darah yang bergizi.

Selain itu sel-sel mati juga dikeluarkan dari tubuh lebih cepat dan meningkatkan kemampuan untuk tetap sehat dan energik.

5. Secara psikologis, mandi memberikan waktu bagi seseorang untuk bersantai dan beristirahat dari rutinitas sehari-hari. Saat mandi biasanya seseorang melepaskan segala hal yang dapat mengganggu pikirannya dan membuat otak menjadi lebih rileks.

Sebaliknya jika orang malas mandi kemungkinan akan merasa gatal dan banyak kotoran yang melekat di tubuh, hal ini tentu saja meningkatkan risiko seseorang terkena infeksi.

Banyak orang tidak menyadari, tubuh manusia rata-rata ditutupi oleh sekitar 2 meter kulit yang mengandung 2,6 juta kelenjar keringat yang selalu berkeringat.

Selain kelenjar keringat, kulit juga ditumbuhi oleh ribuan rambut-rambut kecil dan halus. Jika seseorang tidak mandi, maka lapisan kotoran akan semakin menebal dan membuat kotoran sulit keluar dari tubuh.

Orang yang tidak mandi beberapa hari akan menimbulkan bau yang disebabkan oleh bercampurnya antara bakteri dan rambut di kulit dengan hasil metabolisme berupa protein dan asam lemak.

detikhealth

Wednesday, November 24, 2010

Waspadalah....Kenali Empat Tanda Pria Incar Uang Anda


Apakah Anda yakin dengan ketulusan cinta pasangan? Siapa tahu ia hanya ingin mempermainkan atau memanfaatkan uang Anda. Tak ada salahnya mengenali tanda-tanda pria yang hanya mengincar uang Anda.

1. Royal hanya di awal hubunganIa memang terlihat mudah mengeluarkan uang saat awal pendekatan demi membuat Anda bertekuk lutut. Setelah berhasil mendapatkan Anda, ia umumnya akan berhenti membayar, dan justru meminta Anda membayarinya.


"Jika seseorang mengincar uang Anda, memang sulit mengetahuinya di awal. Karena mereka justru terlihat mudah mengeluarkan uang pada awal pendekatan demi mendapatkan Anda," kata Dr Diana Kirschner, psikolog dan penulis buku 'Love in 90 Days: The Essential Guide to Finding Your Own True Love', seperti dikutip dari Your Tango.

2. Membuai tiada henti
Ucapan manis, kiriman bunga, atau coklat memang sangat membuai. Tetapi, jika dilakukan secara berlebihan, pasti ada yang salah. Terima saja pemberiannya. Tetapi jangan sampai Anda terjebak pemberiannya. Sejumlah pria matre seringkali menggunakan hadiah sebagai umpan.


3. Selera tinggiIa memiliki selera yang tinggi dalam segala hal. Mulai dari baju bermerk, sepatu mahal, atau gadgetnya selalu keluaran terbaru. "Seorang pria yang mengencani Anda untuk uang akan secara konsisten menyarankan Anda untuk pergi berbelanja bersama-sama, membuat referensi terus menerus dan selalu menyarankan pergi ke suatu tempat yang mahal," kata Nicole Johnson, seorang konsultan kencan.


4. Meminjam uangHati-hati jika baru beberapa hari dekat, ia sudah berani meminjam uang. Akan makin kelihatan kalau ia pria matrealistis, jika uang tersebut tidak pernah dikembalikannya dengan berbagai alasan. Biasanya ia akan meminjam uang sedikit demi sedikit, tetapi berkali-kali, sehingga Anda tidak menyadari kalau meminjamkan banyak uang padanya. (pet)


• VIVAnews

Militerania | Interesting

Tuesday, November 23, 2010

Waspadalah....Orangtua Bercerai, Anak Rentan Stroke

Apa pun alasannya, perceraian selalu menimbulkan akibat buruk pada anak. Rumah tangga yang runtuh beresiko besar menimbulkan guncangan dan gangguan emosional pada anak. Bahkan, penelitian teranyar menunjukkan anak yang orangtuanya bercerai lebih rentan mengalami serangan stroke.

Meski serangan stroke disebabkan oleh multi faktor, seperti kebiasaan merokok, kegemukan dan kadar kolesterol, fakta baru menunjukkan perceraian orangtua juga berkontribusi pada terjadinya stroke. Kesimpulan itu dibuat berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 13.000 orang Kanada. Sekitar 10 persen dari responden itu mengalami perceraian orangtua ketika mereka masih anak-anak atau remaja.

Hasilnya ditemukan, anak yang menjadi korban perceraian orangtua beresiko dua kali lebih besar menderita serangan stroke.

Karena stroke lebih banyak terjadi pada orang yang berusia di atas 60 tahun, para ahli mempekirakan para responden yang stroke itu lahir pada generasi tahun 1940-an. "Perceraian agak jarang pada masa itu dan konsekuensinya tentu berbeda dengan perceraian yang dialami anak-anak di masa sekarang," kata Esme Fuller-Thomson, peneliti.

Thomson memperkirakan, anak-anak yang menjadi korban perceraian di masa itu mungkin hidup dalam kondisi serba kekurangan dibanding anak yang tumbuh dalam keluarga yang utuh. "Kemiskinan di masa kanak-kanak diketahui sangat berpengaruh pada kesehatan mereka di usia dewasa," kata profesor dari University of Toronto ini.

Faktor lain yang mungkin berpengaruh adalah kondisi stres kronik yang dialami oleh anak-anak akibat perceraian orangtua. "Stres kronik bisa mengganggu tubuh mengatur hormon stres, yakni kortisol. Hal ini bisa menyebabkan seseorang lebih rentan terkena penyakit," katanya.

Meski secara statistik terbukti anak-anak itu menderita akibat perceraian kedua orangtuanya, namun menurut Thomson hal ini masih merupakan hipotesa awal. "Studi ini hanya menunjukkan kaitan antara perceraian dan stroke, bukan hubungan sebab akibat," katanya.

kompas

Interesting | Militerania

Waspadalah...Tips Agar Anak Pintar, Kreatif, dan Percaya Diri

Menjadi orangtua memang tak ada sekolahnya. Belajar dari pakar bisa menjadi cara agar orangtua lebih tepat mengasuh anak. Dimulai dari belajar untuk mengetahui tumbuh kembang anak, dan memahami prinsip positive parenting. Dengan begitu orangtua lebih mampu mendukung stimulasi positif untuk anak dan mengatasi berbagai kendala dalam masa tumbuh kembang anak.

Apa sebenarnya hasil yang bisa dicapai orangtua dengan memahami ilmu parenting? Dukungan yang tepat dari orangtua membantu tumbuh kembang anak lebih optimal dalam ranah fisik-motorik, psikososial/kepribadian, kemampuan bahasa, berpikir, kecerdasan, dan kreativitas. Play Terapist dan psikolog Lembaga Psikologi Terapan UI, Dra Mayke S. Tedjasaputra, MSI, mengatakan, anak akan memiliki kemampuan berpikir jernih, kritis, berbicara dengan bahasa terstruktur dan kreatif jika didukung dengan pengasuhan yang tepat dari orangtuanya.

"Kemampuan ini sering dilupakan sistem pendidikan," kata Mayke, saat peluncuran rumah edukasi parenting beberapa waktu lalu.

Bagaimana menjadi orangtua yang positif?
1. Percaya diri dan tumbuhkan kepercayaan kepada anak
Mayke menjelaskan orangtua perlu menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung anak untuk bereksplorasi. Karena dengan mendapatkan kedua hal ini, anak bisa mengawali langkahnya bereksplorasi.

   
Caranya, orangtua perlu percaya diri sehingga tidak mudah khawatir. Lalu berikan juga kepercayaan dan kesempatan kepada anak untuk mencoba hal baru.

"Orangtua yang takut anaknya sakit lalu membatasi aktivitasnya justru membuat anak tidak berkembang. Orangtua perlu memberikan tempat bermain yang aman dan nyaman agar anak bisa tumbuh optimal dalam lingkungan fisik dan psikososialnya," lanjutnya.

2. Menyisihkan waktu bersama
Hubungan yang sehat dan lekat dengan anak perlu dibangun dan diupayakan oleh orangtua. Bagaimana pun perhatian dan dukungan positif dari Anda memberikan rasa percaya diri kepada anak.


Caranya, cari dan ciptakan waktu untuk melakukan kegiatan bersama dan berkomunikasi dengan anak. Dengan cara ini anak merasa dicintai. Kepercayaan dirinya tumbuh optimal dengan waktu khusus yang diberikan orangtuanya untuk membangun hubungan.

3. Jadilah teladan
Salah satu tugas orangtua adalah menanamkan nilai positif secara konsisten. Anak akan tumbuh dengan memahami makna tanggungjawab jika orangtua menjalankan tugas penanaman nilai dengan tepat.

Caranya, berikan contoh dan teladan yang baik bagi anak, berikan rambu tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, dan yang terpenting konsistensi intra dan inter individual.

"Jika orangtua bangun pagi dengan bermalas-malasan, anak akan mencontoh. Maka, jadilah teladan yang baik," kata Mayke.
    

Sedangkan untuk tetap konsisten, pastikan ayah maupun ibunya tidak dipengaruhi emosi dalam memberikan rambu kepada anak. Jangan membuat anak bingung dengan sikap berbeda dari ayah dan atau ibunya, maupun inkonsistensi keduanya dalam menjalankan pengasuhan. Anak akan menjadi bingung dan was-was, mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak.

4. Memahami anak
Anak akan tumbuh optimal jika mendapatkan pemahaman dan stimulasi yang sesuai dari orangtuanya. Karenanya orangtua perlu mengenali kelebihan dan kekurangan anak.

"Jangan menekan anak untuk diam, misalnya. Anak tiga tahun bisa duduk diam itu sudah luar biasa, tetapi jangan memaksanya," kata Mayke.
  
       
Stimulasi berupa pujian juga boleh diberikan, tetapi jangan berlebihan. Ungkapkan rasa bangga saat anak Anda berhasil menghabiskan makanannya atau saat mendapatkan prestasi di sekolahnya. Namun jangan berhenti di situ, anak pun memerlukan dukungan saat ia gagal atau bahkan ragu ketika melakukan sesuatu. Dorongan dan dukungan positif dari orangtua membantu perkembangan anak.

5. Mampu mengatasi stres
Kunci sukses positif parenting adalah juga kemampuan orangtua mengatasi stres. Kemampuan mengatasi stres akan mempengaruhi komunikasi dengan si kecil, menjadi lebih positif.

Caranya, orangtua perlu belajar mengendalikan diri dalam mengatasi emosi. Jika merasa perlu mintalah bantuan ahli atau lakukan saja relaksasi maupun hubungan spiritual.

    
  
Ketika menghadapi masalah, sebaiknya orangtua perlu fokus pada solusi dan bukan lari dari kenyataan. Termasuk ketika konflik terjadi pada pasangan, maka sebaiknya bangun komunikasi terbuka antarpasangan. Ciptakan juga komunikasi terbuka dengan orang yang terlibat dalam pengasuhan seperti teman atau orangtua. Selain bisa belajar dari pengalaman orang lain, Anda juga bisa sekaligus menyatukan pemahaman tentang bagaimana pola asuh di rumah agar mereka bisa memahami dan mengikuti saat berada di dekat buah hati Anda.

Terakhir, orangtua juga perlu terus belajar mengenali kelebihan dan kekurangan diri. Mengembangkan sikap mau belajar dan mau berubah menjadi cara untuk mengeksplorasi diri lebih positif sebagai orangtua. Setiap orang tua pastinya ingin sang buah hati tumbuh dan berkembang secara optimal. Nah, untuk memaksimalkannya, Ibu bisa melakukan beberapa tips mudah berikut, agar anak bertambah pintar, mudah berkonsentrasi dalam pelajaran dan baik secara nutrisi.

1. Ajari anak dengan kebiasaan makan yang baik
Tak dapat dipungkiri bahwa kesehatan fisik yang optimal berawal dari asupan nutrisi yang baik. Karena itu, konsumsi berbagai ragam makanan dalam jumlah cukup untuk membantu mendapatkan nutrisi seimbang. Biasakan anak untuk makan teratur mulai dari sarapan, makan siang, dan makan malam.

Biasakan pula untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti yang terdapat pada sereal sarapan. Konsumsi lemak, gula dan garam dalam jumlah sedikit. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang beraneka ragam untuk mebantu mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral serta serat. Cukup minum minimal 8 gelas sehari.

2. Cukup Olahraga
Isi waktu luang dengan kegiatan fisik yang disukainya. Seperti berenang, bersepeda dan aneka olahraga lainnya.
  

3. Berikan stimulasi kognitif yang cukup
Dukung kegiatan "self expression" yang dia lakukan. Seperti bermain alat musik, menulis, kegiatan seni, "public speaking" atau bercerita kepada anggota keluarga. Dukung kegiatan membaca yang dapat menambah pengetahuannya. Sertakan anak dalam kegiatan sosial dan kegiatan sehari-hari lainnya. Setiap situasi akan menambah kesempatan anak untuk belajar. Hal ini akan membantu anak menjadi lebih kreatif, pintar dan lebih percaya diri.


4. Cukup tidur
Mungkin terkesan sepele tetapi sebenarnya, tidur akan membantu hormon pertumbuhan yang bekerja sewaktu anak tidur. Sebaiknya anak mendapatkan tidur nyenyak setidaknya selama 8jam. Anak yang kurang tidur akan susah berkonsentrasi di sekolah dan mudah marah.
   

5. Hindari stress
Anak-anak juga bisa terkena stress. Karena itu bantulah anak untuk memilih cara dalam mengatasi stress. Misalnya, bermain, atau mendengarkan musik, membaca, bercerita kepada orang tua, atau anggota keluarga lainnya, berdoa dan sebagainya.



suaramedia

Interesting | Militerania

Waspadalah...Terasa Sepele, Gejala Awal Serangan Jantung Seperti Masuk Angin

Masuk angin hanya sebuah gejala penyakit yang masih harus dibedakan berdasarkan gejala. Dokter dapat mendiagnosis lewat keluhan si penderita atau dengan memeriksa kondisi jasmani fisiknya.

 “Belum perlu sampai periksa darah segala. Sebab dari keluhan fisik saja umumnya dokter dapat mendiagnosis dengan jelas penyakit apa yang sebetulnya dialami si penderita,” kata Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI Prof dr Hendarman T Pohan SpPD-KPTI.

Dia membedakan gejala masuk angin dengan angin duduk. Kalau masuk angin dikarenakan infeksi karena virus atau bakteri di bagian dalam tubuh. Sementara angin duduk dapat dikarenakan serangan jantung atau sakit maag. “Sebetulnya orang masuk angin itu merupakan gejala yang muncul dari semua gejala infeksi. Baik itu infeksi yang disebabkan oleh bakteri maupun virus. Dari sana dapat dibedakan atau didiferensiasikan,” kata Hendarman.


Sedangkan mereka yang mengalami angin duduk harus dibedakan lagi. Apakah nyeri di dada itu dikarenakan berasal dari maag atau apakah dia memang mengalami serangan jantung. “Biasanya angin duduk menyerang tanpa rasa demam, batuk atau pilek. Keluhan yang dirasakan berupa keluhan nyeri di tengah dada. Mereka yang mengalami keluhan semacam ini harus segera memeriksakan diri ke dokter,” sarannya.

Bagi mereka yang mengalami gejala semacam ini bila sedang melakukan aktivitas harus segera istirahat menghentikan segala aktivitasnya. Setelah itu, segera hubungi dokter, sebab kalau ternyata itu disebabkan dari serangan jantung, maka riskan sekali kalau dibiarkan terlalu lama. Terkadang orang yang punya sakit maag merasakan keluhan yang dialaminya adalah nyeri di bagian belakang tubuh karena penyakit maag itu sendiri. Padahal, ternyata dia terkena serangan jantung.


“Angin duduk jauh lebih berbahaya bila dibandingkan masuk angin. Sebab, kalau masuk angin, kami masih punya waktu untuk menangani keluhan yang dialami tadi. Dia akan mengalami panas demam dan dokter dapat mengetahui ke arah mana penyakit itu dari hasil diagnosisnya,” paparnya.
Sementara, angin duduk sangat berbahaya. Sebab, bila ditangani hanya digosok-gosok dengan minyak angin tanpa memeriksakan diri ke dokter, tahu-tahu dia mengalami serangan jantung. Memungkinkan dalam beberapa menit bisa berujung maut. Hal senada diungkapkan Konsultan Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Pusat Jantung Nasional RS Harapan Kita dr Aulia Sani SpJP.

Dia mengatakan bahwa seorang yang terkena serangan jantung harus segera dilakukan pengobatan dengan benar. Sebab, kalau salah ditangani, maka akan menyebabkan serangan lebih hebat dan dapat berakibat fatal, yakni menyebabkan kematian. “Kami harus hati-hati bila mengalami gejala-gejala seperti masuk angin. Terutama kalau usianya sudah di atas 40 tahun, bisa jadi itu merupakan serangan jantung,” kata Aulia.


Dia berpendapat, masyarakat jangan menganggap remeh bila mengalami gejala masuk angin. Sebab, kalau tidak terdiagnosis dan segera ditangani secara tepat, gejala ini dapat berakibat fatal pada kematian. “Berdasarkan sebuah penelitian, diketahui bahwa masuk angin sebagian besar justru merupakan gejala serangan jantung,” katanya.

Apakah Anda sering mengalami gejala-gejala seperti ini: dada nyeri dan sesak napas? Mula-mula, nyeri itu hanya terasa di dada sebelah kiri saja, tapi lama-kelamaan menjalar sampai bahu, leher, dan lengan kiri. Bahkan, terkadang rasa nyeri itu bisa sampai ulu hati dan menusuk ke belakang.
Sebagian besar masyarakat menganggap nyeri di punggung, rahang, dan perut, lalu mual, pusing dan keringat dingin sebagai masuk angin. Padahal, gejala ini bisa mengindikasikan seseorang terkena penyakit jantung.

Umumnya, gejala tersebut hilang setelah beristirahat sehingga orang akan semakin yakin bahwa yang dideritanya adalah masuk angin biasa. Padahal, yang terjadi adalah penyempitan pangkal pembuluh darah koroner kiri {left main desease). Kondisi ini membuat tekanan darah menuju jantung menurun sehingga mengakibatkan pusing dan keringat dingin.


"Jika penyempitan merembet ke penyumbatan darah, si penderita bisa mati mendadak." kata ahli penyakit jantung RS Khusus Jantung Binawaluya. Dr dr Muhammad Munawar, SpJP(K.) saat acara Media Briefing Experience di RS Khusus Jantung Binawaluya. Jl TB Simatupang, Jakarta, baru-baru ini. Jika sering mengalami gejala ini, kata Muhammad, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke bagian penyakit dalam. Apalagi, rasa nyeri semakin menggila saat menarik napas dalam.

Rasa nyeri itu kadang-kadang muncul tidak hanya saat beraktivitas, tetapi juga saat bersantai. "Jika gejala seperti ini terjadi sudah dipastikan seseorang terkena penyakit jantung. Anda Iebih baik langsung berobat ke dokter sebelum telat," saran Muhammad. Penyempitan pangkal pembuluh darah koroner kiri atau leftmain (LM) disease adalah penyempitan pada pangkal pembuluh koroner kiri lebih dari 50 persen sebelum bercabang menjadi pembuluh koroner kiri depan (left anterior descending LAD) dan pembuluh koroner kiri belakang (left ctrtumflex LCx).

 Penyempitan ini paling sering disebabkan ateroskleroSis, mtu timbunan plak berupa endapan lemak, trombosit, makrofag dan leukosit yang membuat penyumbatan darah. Penyempitan pada LM, ujar Muhammad, akan memberikan implikasi yang lebih berat dibandingkan penyempitan pada daerah lain."Bila terjadi penyumbatan mendadak ini, yang dalam bahasa awam disebut serangan jantung, maka dapat terjadi kematian mendadak sebelum pasien dibawa ke rumah sakit. Penyempitan pada LM harus ditangani segera," ujarnya.

Gejala awal dari penyakit jantung hampir sama dengan masuk angin. Itulah sebabnya, banyak orang yang lantas mengabaikan gejala ini. Kalaupun ada yang mengambil tindakan, mereka lebih suka mengobati dengan cara kerokan. "Padahal, kerokan hanya untuk menghilangkan angin saja," ujar dia.

Pembuluh darah menyempit
Hilangnya rasa nyeri setelah kerokan juga berarti penyakit hilang. Maklum, gejala nyeri di jantung hingga sesak napas terkadang hilang dengan sendirinya. Namun, terkadang bisa timbul disertai rasa nyeri yang hebat.
Penyempitan pembuluh darah


"Kalau sudah terlalu sering muncul, rasanya bisa seperti ditusuk-tusuk," imbuh Harmani Kalim, ahli penyakit jantung di Rumahsakit Harapan Kita, Jakarta Barat.
Menurut para ahli jantung, gejala seperti ini muncul karena pembuluh darah mengalami penyempitan. Alhasil, distribusi makanan bagi jantung atau oksigen tidak bisa berjalan normal. Padahal, oksigen dibutuhkan untuk mendukung kinerja jantung.
"Bila pasokan oksigen berkurang, kinerja jantung terganggu, bahkan bisa mengakibatkan serangan jantung atau yang sering dikenal gagal jantung," lanjutnya.

Oleh karena itu, para pakar jantung menyarankan agar Anda lebih waspada bila mengalami kram atau nyeri pada jantung. Apalagi bila sudah disertai dengan sesak napas.
Harmani menambahkan, timbulnya nyeri dada juga merupakan tanda telah terjadi kerusakan pada otot-otot jantung yang memompa darah. Kerusakan tersebut akan terus berkembang seiring pertambahan umur. Jadi, "Begitu nyeri terasa, lebih baik segera ke dokter atau ahli jantung," imbuh Emanoel. Maklum, jika terlambat, dokter atau ahli jantung hanya punya waktu sekitar 12 jam untuk bisa kembali melebarkan pembuluh darah tersebut.

Sikap waspada juga dibutuhkan, lantaran penyakit jantung termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penelitian yang dilakukan Kementerian Kesehatan menyebutkan, sejak tahun 2007; penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dengan jumlah kematian lebih dari 220.000 jiwa per tahunnya. Jumlah itu di atas penyakit tuberkulosis yang jumlah kematiannya 127.000 jiwa pertahun.

Angka kematian ini juga semakin bertambah setiap tahunnya, seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia yang suka mengudap makanan tinggi lemak. Selain itu, faktor gaya hidup yang tak sehat, seperti gemar merokok, menenggak alkohol berlebihan, penyakit hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi, juga menambah banyak deretan penderita penyakit jantung. (fn/rs/bv/tt)

suaramedia

Interesting | Militerania

Waspadalah....Tak Ingin IQ Anak Merosot, Jangan Kasari Mereka

 Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua sebagai manusia kadang lupa mengontrol emosi. Berbagai masalah yang dihadapi dan belum lagi energi yang habis ketika mengurus rumah tangga seringkali membuat orang tua lupa menjaga kendali.

Pukulan ringan atau kekerasan kerap terjadi ketika orang tua emosional. Walau begitu, tidak sedikit orang tua yang langsung merasa menyesal ketika telah melakukannya.

Universitas Tulane, Los Angeles melakukan penelitian terhadap kekerasan anak. Hasilnya, anak berusia tiga tahun yang sering mendapatkan kekerasan fisik dari orang tua, cenderung bersikap lebih agresif saat berusia lima tahun. Makin sering kekerasan yang didapatkan, makin agresif pula perilakunya.

Anak berusia tiga tahun yang sering mendapatkan kekerasan fisik dari orang tua, cenderung bersikap lebih agresif saat berusia lima tahun. Makin sering kekerasan yang didapatkan, makin agresif pula perilakunya.


Studi lain yang dilakukan oleh Universitas Duke, North Carolina menyatakan bahwa balita yang mengalami kekerasan berdampak memiliki 'Intelligence Quotient' atau IQ yang rendah. Kekerasan terhadap bayi saat masih berumur satu tahun, akan membuat anak tersebut mempunyai nilai kognitif yang lebih rendah saat mereka di usia tiga tahun dibandingkan dengan balita yang tidak mendapatkan kekerasan dari orang tuanya.

Kekerasan terhadap bayi saat masih berumur satu tahun, akan membuat anak tersebut mempunyai nilai kognitif yang lebih rendah saat mereka di usia tiga tahun dibandingkan dengan balita yang tidak mendapatkan kekerasan dari orang tuanya.

Tapi khilaf memang tidak bisa dihindari. Jika terlanjur melakukan kekerasan, maka orang tua bisa meminta maaf kepada sang anak.

"Jika pemukulan terjadi secara spontan, orang tua harus menjelaskan secara spesifik dan dengan lembut mengapa mereka melakukan hal tersebut. Mereka juga harus meminta maaf kepada anak mereka karena telah kehilangan kendali," menurut American Academy of Pediatrics, seperti yang dikutip dari sheknows.
Bila anda jengkel dengan kelakuan anak, jangan sampai anda menimbulkan rasa takut atau menggunakan tehnik manipulatif. Mungkin hal tersebut akan berhasil hanya untuk jangka pendek tapi efek positifnya tidak akan bertahan lama.

Sebaiknya anda jangan memaksa dan menghukum anak, bila mereka melakukan suatu pekerjaan yang tidak anda sukai. Kendati anak tampaknya menuruti perintah anda, keinginannya untuk mencoba atau berusaha akan hilang begitu anda lenyap dari pandangannya.

Jangan pernah membandingkan anak dengan anak lainnya, karena justru akan membuat dirinya merasa pecundang bila tidak bisa mencapai prestasi dengan standar absolut. Hal ini juga tidak baik untuk hubungan antara anda dan anak.
Jika anda ingin menjelaskan atau menguliahinya dengan suara yang tidak tinggi, bagi anak tetap terdengar seperti bentakan sehingga mereka akan berpikir bahwa anda tidak sayang dengannya bila mengalami kegagalan. Hal tersebut akan membuat anak tidak akan mendengarkan apa yang anda katakan.

Jangan mengkritik anak karena justru akan membuat tekanan karena telah melakukan kesalahan yang kemungkinan sudah disadarinya. Tetapi kritikan ini justru tidak akan membantu anak untuk belajar mengatahui bagaimana mengerjakan sesuatu dengan benar. Sehingga anak akan mengulangi kembali kesalahannya.

suaramedia

Interesting | Militerania

Waspadalah...10 Hal yang Wajib Dihindari Dalam ber-Make Up

Bereksperimen memang boleh, tapi jangan sampai make up Anda membuat penampilan jadi 10 tahun lebih tua. Padahal make-up bertujuan untuk membuat targetnya menjadi lebih cantik / tampan dan lebih muda. Upss..jangan sampai ah. Berikut beberapa kesalahan ber-make-up yang harus dihindari:

1. Memulas Foundation terlalu tebal.
Maunya sih menutupi kekurangan tekstur kilit, tapi make up yang cenderung berat atau tebal ini merupakan kunci utama mengapa seseorang tampil lebih tua dari usia sesungguhnya.
Ahli make up, Chrisanne Davis menyarankan agar menggunakan foundation yang ringan dan meresap. Jangan lupa oleskan dengan spon padat dan tekan-tekan untuk bagian wah yang memiliki kerutan atau masalah. Semakin tipis semakin baik, karena pada dasarnya, foundation memiliki tekstur yang cukup tebal untuk melapisi.

2. Warna dasar yang terlalu terang.
Warna foundation yang lebih pucat atau lebih terang dari warna natural wajah Anda bisa menonjolkan garis-garis atau kerut halus di wajah. Sekalipun Anda memiliki kulit wajah yang bersemu sekalipun, Anda harus tetap menggunakan warna yang lebih gelap agar tidak tampak lebih tua.


3. Mengaplikasikan concealer terlalu banyak di lingkaran hitam di bawah mata.
Kulit di bawah wajah akan semakin menipis seiring dengan pertambahan usia. Mengamplikasikan concealer, terlalu tebal akan terlihat seperti topeng di wajah. Sapukan tipis-tipis dengan kuas. Kuas akan membantu membaurkan warna lebih merata. Dan gunakan hanya di daerah yang gelap, tidak diseluruh lingkaran mata.


4.Bedak tabur yang tidak merata
Bedak tabur baik digunakan untuk bagian wajah yang cenderung mengkilat seperti hidung dan dagu. Namun di bagian wajah yang lain, bedak tabur bisa memberikan kesan menonjolkan kerut wajah dan membuat kulit wajah terlihat amat kering. Hindari juga menggunakan bedak tabur di daerah mata.


5. Menyapukan blush on merah muda di pipi
Hasilnya bisa membuat tampilan pipi Anda seperti melorot/turun. Sebaiknya, sapukan warna tersebut dibagian tulang pipi, dan jangan sampai terlalu dekat dengan hidung. Dan baurkan warnanya dengan kuas besar yang bisa memulas seluruh tulang pipi.
Jangan mau jadi drama queen. hilangkan kebiasaan menggunakan wanra seperti keungunan, dan kecoklatan. Warna itu juga akan membuat wajah makin kempot untuk si kurus dan seperti badut kalau Anda punya pipi yang gemuk.

6. Lipstik cair.
Garis-garis indah di bibir akan menghilang sejalan dengan pertambahan usia. Sehingga jika Anda menggunakan lipstik cair akan terlibat melebar dan tidak membentuk garis-garis bibir.


7.Warna-warna terang.
Warna yang terlalu terang, atau terlalu gelap, ataupun yang berbau metalik akan terlihat tebal dan padat pada garis bibir. Gantikan dengan lisptik warna-wanra ringan dan lembut.



8.Maskara terlalu tebal
Maskara yang terlalu tebal hanya akan membuat bayangan di bawah mata makin nampak. Secara umum penampilan jadi tampak tua. Gunakan warna maskara yang pekat. Sehingga akan menonjolkan warna putih dari bola mata. Hasilnya, mata tampil lebih jernih dan putih. Dan hingga memuulas maskara dengan teknik menggumpal.


9.Eyeliner yang membembingkai mata menjadi kecil
Fokus pandangan akan tertuju pada mata yang kecil dan juga mengundang perhatian pada lingkar hitam mata Anda. Bentuk mata sedikit melebar di luar lingkaran mata.


10. Bush on atau eye liner bershimmer
Sedikit tambahan shimmer pada blush on, atau eye liner tidak mengapa. tapi jika digunakan pada seluruh wajah Anda hasilnya akan membentuk dan menonjolkan garis-garis halus di wajah.


Sumber : Nova

Interesting | Militerania

Waspadalah.. Mata Lelah di Depan Komputer


Kebiasaan berlama-lama di depan monitor Laptop maupun PC pasti akan membuat mata lelah dan kepala pening. Entah itu untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing.
Walau banyak yang menganggap fakta ini tidak sepenuhnya benar, namun kenyataannya hal ini tetap mempengaruhi kesehatan mata kita.

Efeknya terkadang kita sedikit kesulitan untuk memfokuskan objek pandang, dan sebagainya. Hal ini tentunya diakibatkan pancaran radiasi monitor yang terlalu lama saat kita bekerja.
Bahkan gangguan seperti mata kering yang membuat mata terasa perih juga mengancam. 

Berikut ini beberapa tips menghindari mata lelah saat berada di depan monitor:

1. Jaga Jarak Pandang Anda
Berada terlalu dekat dengan monitor memang sedikit membahayakan bagi mata kita. Seharusnya kita menjaga jarak pandang ke monitor kita dengan baik. Jarak yang disarankan adalah sekitar 20-40 inchi (50-100cm) dari mata.
Jika kita masih kesulitan membaca padahal monitor sudah berada pada jarak 20 inchi, cobalah untuk memperbesar font kita hingga kita merasa nyaman. Bila perlu, ganti ukuran monitor dengan yang lebih besar.

2. Beralih ke LCD
Monitor tabung (CRT) memang memberi efek yang lebih buruk dibanding LCD, selain itu, energi listrik yang dibutuhkan juga lebih besar. Disarankan mengganti monitor CRT dengan LCD.
Bagi yang masih menyeyangi monitor CRT, ada baiknya kita membeli filter anti-radiasi. ini adalah solusi untuk mengurangi rasa nyeri mata akibat duduk berlama-lama di depan monitor, namun dengan harga yang lebih terjangkau.

3. Atur Monitor
Beberapa monitor yang ada sekarang banyak menyediakan pre-set display mode, untuk memudahkan pengguna mengganti setting layar mereka. Pre-set setting tersebut memberi level brightnes yang berbeda, untuk menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. Adakalanya manfaatkan hal tersebut.
Misal settingan seperti, ‘text’ atau ‘internet’ akan terasa lebih sejuk di mata, saat kita gunakan untuk mengetik ataupun browsing. Setingan ‘game’ atau ‘movie’ akan terlihat lebih terang saat digunakan.

4. Gunakan Kacamata Anti Radiasi
Walau hal ini membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal, namun ada baiknya saat memiliki cukup uang kita membeli kacamata anti-radiasi.
Selain bisa dibawa kemanapun kita bekerja, kacamata ini tak hanya berguna saat kita bekerja di depan monitor, namuna juga melindungi mata dari cahaya lampu mobil, radiasi TV, dan sebagainya.

Faktanya lapisan anti-radiasi pada kacamata tersebut, sangat berguna bagi mata kita. Karena lapisan tersebut secara otomatis mengurangi efek nyeri di mata akibat radiasi cahaya berlebih.

5. Istirahatkan Mata Anda
Cara termudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata sekitar 5 menit tiap jamnya.
Kita dapat menggunakan waktu 5 menit tersebut untuk berjalan-jalan, melihat pemandangan, mencuci muka dan sebagainya. Yang penting menjauh dari monitor.

Bila perlu, beli dan konsumsi vitamin untuk mata yang mungkin saja sangat diperlukan oleh mata Anda.

gugling

Waspadalah....Kenali Waktu Tidur Yang Tepat


Tidur merupakan kebutuhan utama dalam hidup manusia. Bukan hanya untuk menghilangkan rasa lelah, namun juga berfungsi sebagai penyegar dan pembuang zat-zat beracun yang dilakukan saat tidur. Untuk itu perlu dikenali saat-saat dimana tubuh kita melakukan proses pembuangan racun dalam tubuh.

Sebagaimana waktu tidur yang benar, bisa semakin membantu dalam proses berikut:

Pukul 21.00 – 23.00
Malam hari adalah waktu pembuangan zat-zat yang tidak berguna/beracun (detoxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini, kita harus dalam suasana tenang atau mendengarkan musik. jangan sibuk bekerja di waktu-waktu ini.

Pukul 23.00 – 01.00
Dinihari merupakan terjadinya proses detoxin dibagian hati yang berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Pukul 01.00 – 03.00
Dinihari proses detoxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

Pukul 03.00 – 05.00
Dini hari terjadi detoxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk selama durasi waktu ini. karena proses pembersihan (detoxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

Pukul 05.00 – 07.00
Detoxin dibagian usus besar, disarankan untuk buang air.

Pukul 07.00 – 09.00
Pagi dimana merupakan waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, disaranakn untuk sarapan pada durasi ini.
Bagi yang sedang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pukul 06.30. Makan pagi sebelum pukul 07.30 sangat baik untuk kesehatan.

gugling

Interesting | Militerania

Belajar Al-Qur'an Online

Murottal Al-Qur'an

Listen to Quran